Di dunia pelayaran modern, komunikasi antar kapal tidak hanya mengandalkan radio, AIS, atau lampu navigasi malam hari. Ada satu sistem visual yang sudah digunakan sejak lama, namun masih sering diremehkan dan bahkan dilupakan, yaitu Day Shape atau sering juga disebut Day Signal. Day Shape adalah tanda visual berbentuk geometri berwarna hitam yang dipasang pada kapal di siang hari untuk menunjukkan kondisi atau status operasi kapal kepada kapal lain di sekitarnya. Dalam aturan internasional, terutama COLREG (International Regulations for Preventing Collisions at Sea), Day Shape memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah tabrakan dan mengurangi kesalahpahaman di jalur pelayaran yang padat. Melalui artikel ini, kita akan membahas secara lengkap jenis-jenis Day Shape kapal dan maknanya menurut COLREG, bagaimana penggunaannya, situasi kapan harus dipasang, hingga pentingnya ketersediaan Day Shape yang berkualitas di atas kapal. Pembahasan ini sangat bermanfaat bagi pelaut, operator kapal, pemilik kapal, maupun pihak yang bergerak di bidang keselamatan maritim.


Apa Itu Day Shape dalam Navigasi Kapal?

Secara sederhana, Day Shape adalah tanda visual berbentuk objek geometris berwarna hitam yang dipasang di kapal pada siang hari untuk menunjukkan kondisi operasional kapal tertentu. Day Shape digunakan sebagai pengganti atau pelengkap informasi yang pada malam hari ditunjukkan melalui lampu navigasi.

Jika lampu navigasi (navigation lights) berfungsi sebagai bahasa visual di malam hari, maka Day Shape adalah bahasa visual pada siang hari. Keduanya diatur dalam aturan yang sama, yaitu COLREG, dan wajib diketahui oleh semua pelaut.

Beberapa ciri utama Day Shape:

  • Bentuk standar: bola (sphere), kerucut (cone), silinder (cylinder), diamond (belah ketupat), dan kombinasi dari bentuk-bentuk tersebut.
  • Warna: hitam pekat agar kontras dengan langit dan mudah terlihat dari jarak jauh.
  • Penggunaan: dipasang pada kapal pada siang hari untuk menunjukkan kondisi khusus seperti berlabuh, tidak dapat bermanuver, memancing, melakukan towing panjang, terbatas oleh draft, dan lain-lain.

Day Shape digunakan secara luas oleh berbagai jenis kapal, mulai dari kapal dagang, kapal tanker, kapal penumpang, tugboat, kapal nelayan, kapal kerja (working vessel), hingga kapal-kapal khusus di sektor offshore. Tanpa Day Shape, kapal lain akan kesulitan menilai kondisi dan kemampuan manuver kapal di sekitarnya, sehingga risiko tabrakan dan konflik manuver menjadi jauh lebih besar.

Baca Juga : Mengenal Fungsi dan Manfaat Day Signal Black pada Kapal

Peran Day Shape dalam Aturan COLREG

COLREG (International Regulations for Preventing Collisions at Sea) adalah peraturan internasional yang mengatur tata cara pencegahan tabrakan di laut. Di dalamnya, diatur berbagai hal, seperti hak lintas (right of way), manuver kapal dalam berbagai situasi, penggunaan lampu navigasi, bunyi isyarat, hingga Day Shape yang dipasang pada siang hari.

Day Shape adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sistem ini. Perannya adalah:

  • Memberikan informasi visual yang jelas kepada kapal lain mengenai kondisi khusus sebuah kapal.
  • Melengkapi informasi dari lampu navigasi yang digunakan di malam hari.
  • Membantu pelaut mengambil keputusan manuver yang aman sesuai dengan kondisi kapal lain.
  • Menjadi bahasa standar internasional yang sama di seluruh dunia, sehingga pelaut dari negara manapun akan memahami maknanya.

COLREG mengatur:

  • Kapan Day Shape harus digunakan.
  • Bentuk apa yang harus dipasang pada kondisi tertentu.
  • Ukuran minimal, posisi, dan visibilitasnya.

Kapal yang tidak mengikuti aturan penggunaan Day Shape dapat dianggap melanggar COLREG, yang berdampak pada risiko hukum, administratif, maupun keselamatan.

Baca Juga: Jenis Sarana Bantu Navigasi Pelayaran

Jenis-Jenis Day Shape Kapal dan Maknanya Menurut COLREG

Berikut adalah jenis-jenis Day Shape yang paling umum digunakan di kapal beserta maknanya:

1. Bola Hitam (Black Ball)

Bola hitam adalah salah satu Day Shape yang paling sering digunakan dan paling mudah dikenali. Bentuknya bulat (sphere) dan biasanya digantung di haluan atau tempat yang terlihat jelas.

Makna bola hitam menurut COLREG:

a. Satu bola hitam (●)

    • Menandakan bahwa kapal sedang berlabuh (at anchor).
    • Day Shape ini biasanya dipasang di haluan kapal pada siang hari saat kapal tidak bergerak dan tengah menurunkan jangkar.
    • Tujuannya adalah agar kapal lain mengetahui bahwa kapal tersebut berada dalam posisi diam dan tidak sedang berlayar sehingga perlu mempertimbangkan jarak aman.

b. Dua bola hitam vertikal (● ●)

    • Menandakan bahwa kapal berada dalam kondisi not under command, atau tidak dapat bermanuver sesuai aturan karena suatu hal.
    • Misalnya kerusakan mesin, masalah kemudi, atau kondisi lain yang membuat kapal sulit menghindari manuver kapal lain.
    • Kapal lain harus sangat berhati-hati dan memberi ruang manuver sebesar mungkin.

Bola hitam menjadi simbol status yang sangat penting. Satu bola memberi tahu bahwa kapal dalam keadaan diam (berlabuh), sementara dua bola vertikal memberi sinyal bahwa kapal mengalami gangguan dan tidak dapat bermanuver sesuai ketentuan normal.

2. Kerucut Hitam (Black Cone)

Kerucut hitam adalah bentuk Day Shape yang berbentuk segitiga tiga dimensi. Posisinya bisa dengan puncak mengarah ke bawah atau ke atas tergantung maknanya.

Makna kerucut hitam menurut COLREG:

a. Satu kerucut dengan puncak mengarah ke bawah (▼)

    • Digunakan oleh kapal layar (sailing vessel) yang sedang menggunakan mesin bantu selain layar.
    • Artinya kapal tersebut tidak lagi dianggap sebagai kapal layar murni, tetapi diperlakukan sebagai kapal bermesin.
    • Kapal lain akan memperlakukannya sebagai power-driven vessel, yang memiliki aturan prioritas berbeda dibanding kapal layar.

b. Dua kerucut saling bertemu puncak (◄►)

    • Digunakan oleh kapal yang sedang memancing (fishing vessel) dengan alat yang menyebar ke samping atau ke kedalaman (dragging gear).
    • Bentuk dua kerucut ini menunjukkan bahwa kapal memiliki area kerja yang luas di sekitarnya sehingga kapal lain harus menjaga jarak.

Kerucut hitam sangat penting untuk menandai perbedaan status antara kapal layar, kapal bermesin, dan kapal yang sedang melakukan operasi penangkapan ikan.

3. Diamond (Belah Ketupat)

Bentuk diamond atau belah ketupat digunakan dalam kombinasi dengan bola hitam.

Makna diamond (◇) menurut COLREG:

  • Diamond digunakan sebagai bagian dari kombinasi bola – diamond – bola (● ◇ ●).
  • Kombinasi ini menunjukkan bahwa kapal berada dalam kondisi restricted in her ability to manoeuvre karena terbatas oleh draft (constrained by draught).
  • Contohnya adalah kapal tanker atau kapal besar lain yang bergerak di perairan dangkal, sehingga kemampuannya untuk menghindar atau bermanuver sangat terbatas.
  • Kapal lain harus menyadari bahwa kapal dengan tanda ini tidak bisa dengan mudah mengubah haluan atau kecepatan.

Diamond tidak digunakan sendirian, melainkan selalu menjadi bagian dari kombinasi bentuk.

4. Silinder Hitam (Cylinder)

Silinder adalah bentuk Day Shape yang memanjang seperti tabung. Bentuk ini digunakan dalam konteks operasi towing.

Makna silinder:

  • Menunjukkan bahwa kapal sedang melakukan towing (menunda kapal atau objek lain) dengan panjang towing lebih dari jarak tertentu (umumnya >200 meter).
  • Day Shape ini menjadi peringatan kepada kapal lain bahwa di belakang kapal tersebut terdapat beban tarik yang panjang dan berpotensi berbahaya jika didekati.
  • Kapal lain harus menghindari melintas di antara tugboat dan objek yang ditarik.
5. Kombinasi Day Shape (Complex Day Shapes)

Selain Day Shape tunggal, COLREG juga mengatur kombinasi bentuk untuk menunjukkan kondisi yang lebih spesifik. Di antaranya:

a. Bola – Diamond – Bola (● ◇ ●)

    • Menunjukkan bahwa kapal berada dalam kondisi restricted manoeuvrability, misalnya:
      • Kapal yang sedang melakukan operasi pemasangan pipa bawah laut.
      • Kapal sedang melakukan penyelaman (diving operations).
      • Kapal sedang melakukan pemeliharaan kabel bawah laut.
      • Kapal sedang melakukan operasi pemindahan barang di tengah laut.
    • Kombinasi ini memberi tahu bahwa kapal tidak dapat mengubah haluan atau kecepatan dengan leluasa.

b. Dua bola hitam (● ●)

    • Seperti dijelaskan sebelumnya, menandakan kapal not under command.

c. Dua kerucut bertemu (◄►)

    • Untuk kapal memancing dengan alat tertentu.

d. Bola – Bola – Bola (● ● ●)

    • Dalam beberapa konteks digunakan untuk kapal yang terdampar (aground), digabung dengan tanda lain.

Kombinasi ini membuat sistem Day Shape sangat kaya dan mampu menggambarkan banyak situasi operasi kapal hanya dengan simbol sederhana.Situasi Kapal Wajib 

Baca Juga: Pentingnya Alat Navigasi Kapal dalam Menjamin Keamanan Pelayaran

Menggunakan Day Shape

Tidak semua kapal setiap waktu harus memasang Day Shape. Namun, pada kondisi tertentu, penggunaannya menjadi wajib. Beberapa situasi tersebut antara lain:

  • Kapal Berlabuh (Anchored): Wajib memasang satu bola hitam di haluan pada siang hari.
  • Kapal Tidak Dapat Bermanuver (Not Under Command): Wajib memasang dua bola hitam vertikal.
  • Kapal dengan Keterbatasan Manuver (Restricted in Ability to Manoeuvre): Menggunakan kombinasi bola – diamond – bola.
  • Kapal Memancing (Fishing Vessel): Menggunakan kombinasi kerucut sesuai jenis alat tangkap.
  • Kapal Towing / Menunda: Menggunakan silinder dan tanda lain sesuai panjang towing.
  • Kapal Terbatas oleh Draft (Constrained by Draught): Menggunakan kombinasi bola–diamond–bola.
  • Kapal Layar yang Menggunakan Mesin: Wajib memasang kerucut dengan puncak menghadap ke bawah.

Dengan mematuhi aturan ini, kapal menunjukkan kepatuhan terhadap COLREG dan memberikan informasi jelas kepada kapal lain.

Baca Juga: Perlengkapan Dek Kapal

Aturan Ukuran, Material, dan Penempatan Day Shape

Agar Day Shape berfungsi efektif, COLREG juga mengatur teknis pemasangannya, bukan hanya bentuknya.

1. Ukuran Day Shape
  • Day Shape harus berukuran cukup besar sehingga terlihat jelas dari jarak jauh.
  • Untuk kapal besar, diameter bola hitam umumnya minimal sekitar 0,6 meter atau lebih, disesuaikan regulasi rinci.
  • Ukuran yang terlalu kecil akan membuat Day Shape tidak efektif.
2. Material Day Shape
  • Harus terbuat dari bahan yang tahan cuaca, tahan sinar UV, dan tahan air laut.
  • Rangka dalamnya harus cukup kuat namun tetap ringan, sehingga mudah dipasang dan dilepaskan.
  • Banyak Day Shape modern yang menggunakan material plastik atau kain kuat dengan rangka lipat, sehingga praktis dalam penyimpanan.
3. Warna Day Shape
  • Harus hitam pekat, bukan abu-abu atau warna lain, agar kontras dengan langit.
  • Warna yang pudar dapat mengurangi visibilitas, sehingga perawatan dan penggantian berkala diperlukan.
4. Penempatan Day Shape
  • Day Shape harus dipasang di titik yang paling terlihat dari segala arah (360°), biasanya di tiang utama atau struktur tinggi di kapal.
  • Tidak boleh tertutup oleh struktur lain, crane, antena, atau spanduk.
  • Penempatannya juga harus memperhatikan keseimbangan dan keselamatan kru saat memasang. 

Baca Juga: Supplier Perlengkapan Kapal Berkualitas

Fungsi Day Signal Kapal dalam Menunjang Keselamatan Pelayaran

Dampak Tidak Menggunakan Day Shape yang Sesuai

Mengabaikan penggunaan Day Shape bukan hanya masalah kecil; dampaknya bisa sangat serius:

  • Peningkatan Risiko Tabrakan: Kapal lain tidak dapat menilai kondisi kapal yang seharusnya memasang Day Shape, sehingga salah dalam mengambil keputusan manuver.
  • Kesalahpahaman di Jalur Pelayaran Sibuk: Di perairan ramai, seperti pelabuhan, jalur sempit, atau area offshore, komunikasi visual yang tidak jelas dapat memicu konflik manuver dan hampir tabrakan (near miss).
  • Pelanggaran Regulasi Internasional: Kapal yang tidak mematuhi aturan COLREG, termasuk soal Day Shape, dapat dikenakan sanksi, diperiksa otoritas pelabuhan, atau dicatat sebagai pelanggar keselamatan.
  • Citra Buruk di Mata Otoritas dan Operator Lain: Profesionalisme pelayaran dinilai dari kepatuhan terhadap standar keselamatan. Kelalaian kecil seperti tidak memasang Day Shape bisa berdampak pada reputasi.
  • Potensi Klaim Asuransi Bermasalah: Dalam beberapa kasus kecelakaan, kelalaian penggunaan Day Shape dapat menjadi faktor yang memperberat posisi kapal dalam klaim asuransi.

Baca Juga: Distributor Alat navigasi Kapal Terlengkap

Manfaat Memahami Day Shape bagi Pelaut dan Operator Kapal

Di tengah banyaknya peralatan navigasi modern, pemahaman Day Shape sering kali terabaikan. Padahal, manfaatnya sangat besar:

  • Meningkatkan situational awareness (kesadaran situasi) kru kapal.
  • Membantu pelaut lebih cepat mengenali status kapal lain tanpa harus mengandalkan radio.
  • Mengurangi ketergantungan pada alat elektronik—Day Shape tetap berfungsi meskipun listrik padam.
  • Menjadi bagian penting dari pelatihan basic seamanship dan navigasi.
  • Mendukung budaya safety first di atas kapal.

Bagi operator kapal dan pemilik kapal, memastikan bahwa kru memahami dan menerapkan Day Shape dengan benar adalah investasi penting untuk keselamatan.

Baca Juga: Jual Day Signal Black Kapal Berkualitas

PT. Velasco Indonesia Persada sebagai Distributor Day Signal Kapal Terpercaya

Day Shape adalah bagian fundamental dari sistem keselamatan navigasi kapal. Meskipun bentuknya sederhana—bola, kerucut, diamond, silinder—namun makna di baliknya sangat besar. Day Shape memberikan informasi visual yang jelas mengenai status operasional kapal, seperti sedang berlabuh, tidak dapat bermanuver, memancing, melakukan towing, hingga terbatas oleh draft.

Aturan penggunaan Day Shape diatur dalam COLREG, dan setiap kapal yang beroperasi di laut internasional maupun nasional wajib mematuhi aturan ini. Kelalaian dalam menggunakan Day Shape dapat berakibat meningkatnya risiko tabrakan, pelanggaran hukum, hingga membahayakan jiwa dan aset kapal. Dengan memahami jenis-jenis Day Shape kapal dan maknanya menurut COLREG, pelaut dan operator kapal dapat meningkatkan kewaspadaan, mengambil keputusan navigasi lebih tepat, serta menjaga keselamatan semua pihak di laut.

Untuk mendukung penerapan Day Shape dengan benar, kapal perlu dilengkapi perangkat Day Shape yang berkualitas. Di sinilah PT. Velasco Indonesia Persada hadir sebagai penyedia Day Shape kapal berkualitas dengan material marine grade, desain sesuai standar, tahan lama, dan sesuai standar  COLREG.

Keunggulan Membeli Day Shape dari PT. Velasco Indonesia Persada

  • Produk Sesuai Standar COLREG & SOLAS: Day Shape yang dijual dirancang mengikuti ukuran dan ketentuan internasional, sehingga dapat digunakan dengan percaya diri saat inspeksi keselamatan.
  • Kualitas Marine Grade: Bahan yang digunakan tahan terhadap kondisi laut: sinar UV, hujan, angin kencang, dan air asin, sehingga tidak mudah rapuh atau pudar.
  • Pilihan Bentuk Lengkap: Tersedia berbagai bentuk—bola, cone, diamond, cylinder—sehingga pemilik kapal dapat melengkapi semua kebutuhan sesuai jenis operasinya.
  • Harga Kompetitif dan Terukur: Harga disesuaikan dengan kualitas dan kebutuhan industri, cocok untuk pembelian satuan maupun untuk kebutuhan armada.
  • Pengiriman Cepat ke Berbagai Wilayah: Didukung jaringan logistik yang baik, Velasco dapat mengirim produk ke berbagai kota pelabuhan di Indonesia.
  • Layanan Konsultasi Teknis: Tim PT. Velasco Indonesia Persada siap membantu memberikan saran mengenai kombinasi Day Shape yang tepat untuk jenis kapal dan operasi tertentu.

Jika Anda membutuhkan Day Shape kapal yang sesuai standar COLREG dan SOLAS, baik untuk kapal niaga, kapal kerja, tugboat, kapal nelayan, maupun kapal penumpang, Anda dapat mempercayakannya kepada PT. Velasco Indonesia Persada. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk, spesifikasi teknis, rekomendasi bentuk Day Shape sesuai jenis kapal, serta penawaran harga terbaik, silakan hubungi tim kami melalui telepon, email, atau WhatsApp.

Baca Juga : Toko Alat Kapal Terlengkap 

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Day Shape Kapal Berkualitas di jakarta dan juga menjual  Polyform Boat Fender, Polyform BuoyMagnetic Compass, Reflective Solas Tape, Sopep Box, Explotion Proof Hand Light, Sea Anchor, Bailer, Battery Aldis Lamp, Aldis Lamp, Day Signal Black, Barometer Brass, Clinometer, Marine Clock Brass, Marine Ship Bell-Brass, Pilot Ladder, Embarkation Ladder  dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas.  Silahkan Hubungi (021) 690 5530, whatsapp di 081290808833 atau [email protected]. Sosmed kami Instagram dan Facebook Atau lihat produk kami lainnya di sini.