Dalam dunia pelayaran dan industri maritim, pemilihan tali kapal tidak bisa dilakukan secara asal karena menyangkut keselamatan, efisiensi kerja, dan kelancaran operasional. Tali digunakan untuk berbagai aktivitas penting seperti menambat kapal di dermaga, melakukan towing ringan, mengikat muatan di atas dek, hingga mendukung kegiatan perikanan dan industri terkait. Salah satu jenis tali yang banyak dipilih adalah tali PP monofilament (PP mono) karena sifatnya yang ringan, mengapung di air, serta mudah ditangani oleh awak kapal. Namun, kualitas tali PP mono sangat bergantung pada spesifikasi material, konstruksi, dan kejelasan dokumen pendukungnya. Oleh karena itu, memilih pemasok yang tepat menjadi hal krusial. PT. Velasco Indonesia Persada Jual Tali PP Mono Bersertifikat dengan spesifikasi jelas dan mutu terjamin untuk mendukung kebutuhan tambat dan aplikasi maritim lainnya secara aman dan profesional.


Apa Itu Tali PP Mono Bersertifikat?

Tali PP mono adalah tali tambang sintetis yang terbuat dari polypropylene monofilament, yaitu serat tunggal berdiameter relatif besar yang dipilin menjadi strand dan kemudian dirangkai menjadi tali. Berbeda dengan multifilament yang terdiri dari banyak serat halus, monofilament memiliki struktur lebih padat dan karakter permukaan yang khas.

Istilah bersertifikat pada tali PP mono mengacu pada ketersediaan dokumen dan data teknis yang menyatakan bahwa tali tersebut diproduksi dengan standar mutu tertentu. Sertifikasi ini dapat berupa:

  • Dokumen spesifikasi teknis pabrikan
  • Data diameter, konstruksi, dan material
  • Informasi karakteristik penggunaan
  • Sertifikat mutu atau dokumen pendukung sesuai kebutuhan kapal atau proyek

Dengan tali PP mono bersertifikat, pengguna memiliki kepastian bahwa tali yang dipakai bukan hanya “terlihat kuat”, tetapi memang dirancang dan diproduksi untuk memenuhi kebutuhan operasional secara aman dan konsisten.

Baca Juga: Mengenal Tali PP Monofilament

Jual Tali Kapal PP Mono CIR 6 Berkualitas

Karakteristik Utama Tali PP Mono

Tali PP monofilament memiliki karakteristik khas yang membuatnya banyak digunakan di sektor maritim dan industri:

  • Mengapung di Air: Polypropylene tidak menyerap air, sehingga tali tetap mengapung di permukaan laut. Hal ini memudahkan penanganan dan meningkatkan visibilitas saat operasi di air.
  • Ringan: Dibandingkan banyak jenis tali lain dengan diameter serupa, PP mono relatif ringan sehingga mudah ditangani oleh awak kapal.
  • Permukaan Kasar: Struktur monofilament memberikan permukaan yang agak kasar, membantu cengkeraman tangan terutama dalam kondisi basah.
  • Tidak Mudah Menyerap Air Asin: Sifat ini membuat tali tidak cepat berat, tidak mudah berjamur, dan lebih stabil dalam lingkungan laut.
  • Harga Relatif Ekonomis: Untuk penggunaan massal dan operasional harian, tali PP mono menjadi pilihan yang efisien dari sisi biaya.

Baca Juga: Kelebihan dan Penggunaan Tali PP Mono di Berbagai Industri

Fungsi dan Aplikasi Tali PP Mono

Tali PP mono digunakan secara luas dalam berbagai kegiatan, antara lain:

  • Untuk Mooring / Tambat Kapal: Sebagai tali tambat, PP mono berfungsi menghubungkan kapal dengan bollard atau bolder di dermaga. Sifatnya yang ringan dan mengapung memudahkan proses lempar-tarik tali saat kapal sandar.
  • Untuk Lashing / Pengikatan: Dalam kegiatan pengikatan muatan atau peralatan, tali PP mono banyak digunakan di industri perkapalan, kayu, perkebunan, hingga pergudangan.
  • Untuk Net / Jaring Perikanan: Di sektor perikanan, PP mono sering dimanfaatkan sebagai material jaring karena tidak menyerap air dan mudah ditarik kembali.
  • Untuk Towing Ringan: Untuk penarikan ringan seperti perahu kecil atau alat bantu, PP mono cukup efektif selama digunakan sesuai kapasitasnya.

Baca Juga: Kelebihan dan Penggunaan Tali PP Mono di Berbagai Industri

Harga Tali Kapal PP Monofilament Terbaru

Parameter Teknis Tali PP Mono yang Wajib Diperhatikan

Saat membeli tali PP mono bersertifikat, beberapa parameter teknis berikut perlu menjadi perhatian utama:

  • Diameter Tali: Diameter menentukan kapasitas kekuatan tarik. Pemilihan diameter harus disesuaikan dengan ukuran kapal dan beban kerja.
  • Konstruksi Tali
    • 3 strand: umum digunakan untuk aplikasi standar dan ringan
    • 8 strand: lebih kuat dan stabil, cocok untuk tambatan yang lebih berat
  • Panjang Coil: Panjang coil memengaruhi efisiensi penggunaan dan penyimpanan tali di kapal atau gudang.
  • Material: Pastikan tali menggunakan 100% polypropylene monofilament untuk mendapatkan karakter asli PP mono.
  • Ketahanan UV dan Lingkungan Laut: Tali PP mono memiliki ketahanan tertentu terhadap UV dan air asin, namun tetap perlu penyimpanan yang baik untuk memperpanjang umur pakai.
  • Dokumen dan Sertifikasi: Sertifikasi dan data teknis membantu memastikan tali sesuai standar dan mudah dipertanggungjawabkan saat inspeksi.

Baca Juga: Perbedaan Tali Kapal PP Mono dan PP Muti serta Mixed Rope

Kenapa Harus Memilih Tali PP Mono Bersertifikat?

Mengapa tidak sekadar beli tali PP mono biasa saja? Berikut beberapa alasan kenapa bersertifikat sangat penting, terutama untuk kapal dan industri serius:

  • Keamanan Kerja Lebih Terjamin: Tali yang bersertifikat berarti sudah melalui kontrol kualitas produksi tertentu. Dengan semakin jelasnya data teknis, risiko tali putus di luar perhitungan dapat ditekan. Ini sangat penting untuk tambat dan towing, di mana putusnya tali bisa berakibat fatal.
  • Kualitas dan Kekuatan Lebih Konsisten: Produk bersertifikat biasanya dihasilkan dari proses yang sama dan terkontrol, sehingga kualitas antar coil atau batch lebih seragam. Hal ini membuat perhitungan beban dan pemakaian di lapangan lebih mudah diprediksi.
  • Memudahkan Inspeksi dan Audit: Saat dilakukan inspeksi internal, audit keselamatan, atau pemeriksaan oleh pihak ketiga, adanya dokumen pendukung dan spesifikasi membuat proses menjadi lebih mudah. Anda dapat menunjukkan bahwa tali yang digunakan bukan produk sembarangan.
  • Umur Pakai Lebih Terukur: Dengan data teknis yang jelas, Anda bisa membuat SOP penggantian tali yang lebih terencana, misalnya berdasarkan jam kerja, siklus pemakaian, atau inspeksi berkala, sehingga umur pakai tali bisa dimaksimalkan tanpa mengorbankan keselamatan.

Baca Juga: Tali PP Monofilament YSR Bersertifikat 

Jual Tali PP Monofilament Ukuran 16 mm
Jual Tali PP Monofilament Ukuran 16 mm

Kesalahan Umum Saat Membeli Tali PP Mono

Agar tidak mengulang kesalahan yang sama, berikut beberapa hal yang sering terjadi di lapangan ketika orang membeli tali PP mono:

  • Hanya fokus pada harga murah tanpa melihat spesifikasi dan sertifikasi.
  • Tidak menanyakan data teknis: diameter real, konstruksi, material, atau karakteristik kekuatan.
  • Salah memilih konstruksi: misalnya menggunakan tali yang idealnya hanya untuk lashing ringan sebagai tali tambat utama.
  • Mengabaikan aspek penyimpanan dan perawatan, padahal tali disimpan di area terbuka dan terkena sinar matahari terus menerus.
  • Tetap menggunakan tali yang sudah jelas aus atau rapuh hanya karena ingin menghemat biaya penggantian.

Menghindari kesalahan-kesalahan tersebut akan sangat membantu menjaga keamanan operasional sekaligus melindungi investasi peralatan Anda.

Baca Juga: Tali Tambat Kapal PP Monofilament Berkualitas

Jual Tali PP Mono Bersertifikat di PT. Velasco Indonesia Persada

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang alat kapal, mooring equipment, rigging, dan perlengkapan maritim, PT. Velasco Indonesia Persada jual tali PP mono bersertifikat yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, terutama di sektor perkapalan dan industri terkait.

PT. Velasco Indonesia Persada memahami bahwa setiap kapal dan industri memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu, produk yang disediakan bukan sekadar “tali”, tetapi tali dengan spesifikasi yang jelas, dokumentasi pendukung, dan didukung oleh tim yang memahami aplikasi di lapangan.

Apakah Anda membutuhkan tali untuk tambat kapal, lashing kargo, towing ringan, atau kebutuhan perikanan? Tim Velasco siap membantu memberikan rekomendasi ukuran, konstruksi, serta panjang coil yang paling sesuai dengan kebutuhan operasional Anda.

Baca Juga: Distributor Tali PP Monofilament Terpercaya

Tali PP Monofilament

Spesifikasi Tali PP Mono yang Ditawarkan PT. Velasco Indonesia Persada

Berikut adalah spesifikasi tali PP monofilament merk YSR yang tersedia di PT. Velasco Indonesia Persada, sangat relevan untuk kebutuhan marine:

  • Merk: YSR
  • Warna: Putih dengan strip biru (mudah dikenali di dek dan permukaan air)
  • Permukaan: Kasar, ideal untuk cengkeraman kuat meski dalam kondisi basah
  • Ukuran Tersedia:
    • 6 mm – 36 mm: Konstruksi 3 strand → cocok untuk lashing, aplikasi umum, dan mooring di kelas tertentu
    • 40 mm (Cir 5) – 96 mm (Cir 12): Konstruksi 8 strand → sangat kuat untuk tambatan yang lebih berat
  • Panjang Coil: ± 220 meter → efisien untuk pemotongan ke beberapa panjang sesuai kebutuhan kapal/proyek
  • Material: 100% Polypropylene Monofilament, ringan, mengapung di air, dan tidak menyerap air
  • Sertifikasi: Tersedia dokumen pendukung dari pabrikan sesuai kebutuhan pengguna (misal untuk kebutuhan administrasi kapal atau proyek).

Dengan spesifikasi tersebut, tali PP mono YSR dari PT. Velasco Indonesia Persada menjadi pilihan yang tepat untuk Anda yang membutuhkan tali bermutu, bersertifikat, dan siap pakai di lingkungan maritim.

Baca Juga: Distributor Resmi Tali Kapal PP Monofilament Merk YSR 

Keunggulan Membeli Tali PP Mono di PT. Velasco Indonesia Persada

Mengapa memilih PT. Velasco Indonesia Persada untuk pengadaan tali PP mono bersertifikat? Berikut beberapa keunggulan yang bisa Anda dapatkan:

  • Spesifikasi Jelas dan Konsisten: Setiap produk disertai informasi spesifikasi yang lengkap dan konsisten. Hal ini memudahkan perhitungan teknis dan pemenuhan standar internal perusahaan Anda.
  • Pilihan Ukuran dan Konstruksi Lengkap: Dari diameter kecil hingga besar, dari 3 strand hingga 8 strand, Anda dapat menyesuaikan dengan aplikasi tambat, lashing, towing, atau net sesuai kebutuhan.
  • Fokus pada Kebutuhan Marine dan Industri: PT. Velasco Indonesia Persada tidak hanya menjual tali, tetapi juga memahami karakter pekerjaan di kapal, pelabuhan, dan sektor industri. Rekomendasi yang diberikan bukan sekadar teori, melainkan mengacu pada praktik lapangan.
  • Layanan Konsultasi yang Membantu: Tim Velasco siap diajak berdiskusi terkait pemilihan tali, estimasi kebutuhan, hingga rekomendasi penggunaan yang aman. Hal ini sangat membantu bila Anda ingin memastikan tali yang dibeli benar-benar sesuai dengan aplikasi di lapangan.
  • Harga Kompetitif dengan Kualitas Terjaga: Dengan kombinasi kualitas tali, dukungan teknis, dan ketersediaan sertifikasi, Anda mendapatkan produk yang ekonomis sekaligus aman.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jual tali PP mono bersertifikat, spesifikasi produk, dan penawaran harga terbaik, Anda dapat menghubungi PT. Velasco Indonesia Persada melalui email, telepon, atau WhatsApp. Tim kami siap membantu Anda mulai dari konsultasi teknis hingga proses pengiriman.

Selain tali PP mono, PT. Velasco Indonesia Persada juga menyediakan berbagai alat kapal, mooring equipment, rigging & lifting, dan perlengkapan keselamatan maritim lainnya. Kunjungi website resmi kami di www.velascoindonesia.com untuk melihat katalog produk lengkap dan ajukan penawaran sekarang. Dengan memilih tali bersertifikat dari supplier yang tepat, Anda ikut memastikan keselamatan, kelancaran, dan efisiensi operasi di laut maupun di darat.

Baca Juga: Distributor Tali Mooring kapal Berkualitas

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Jual Tali PP Mono Bersertifikat di jakarta dan juga menjual Tali PE, Tali PP Multifilament, mixed rope dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Tali PP Monofilament, Tali Manila  Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Kami juga ( Open Reseller Silahkan Hubungi (021) 690 5530 atau [email protected]. Sosmed kami Instagram dan Facebook Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Dalam dunia maritim dan industri, tali bukan sekadar alat bantu pengikat, tetapi komponen penting yang berperan langsung pada keselamatan, kelancaran operasional, dan efisiensi kerja. Mulai dari tambat kapal (mooring), penarikan (towing), penanganan muatan, perikanan, hingga keperluan konstruksi, semua membutuhkan tali dengan konstruksi dan material yang tepat. Dua konstruksi tali yang paling sering digunakan pada aplikasi kapal adalah tali 3 strand dan tali 8 strand. Keduanya sama-sama berbentuk pilinan, namun memiliki struktur, karakteristik, dan peruntukan yang berbeda. Dengan memahami perbedaan konstruksi tali 3 strand dan 8 strand, pengguna dapat memilih jenis tali yang paling sesuai dengan kebutuhan, sehingga tali bekerja optimal dan tidak berbahaya bagi kru maupun peralatan. Artikel ini akan membahas struktur, fungsi, perbandingan, hingga jenis-jenis tali 3 strand dan 8 strand yang tersedia di PT. Velasco Indonesia Persada.

Membedah Struktur Tali 3 Strand dan 8 Strand

Sebelum membahas lebih jauh, penting untuk memahami dulu apa itu “strand” dalam konstruksi tali. Secara sederhana, strand adalah kumpulan serat atau yarn yang dipilin menjadi satu helai yang lebih besar. Beberapa strand kemudian dipilin lagi secara bersama-sama untuk membentuk satu tali kapal yang utuh.

Pada tali 3 strand, tali disusun dari tiga helai utama yang masing-masing sudah terdiri dari kumpulan serat yang dipilin. Ketiga helai ini kemudian dipilin berlawanan arah sehingga menghasilkan tali dengan bentuk spiral yang sangat khas. Sedangkan pada tali 8 strand, konstruksinya lebih kompleks. Tali ini terdiri dari delapan helai yang diatur sedemikian rupa, biasanya dengan teknik anyaman silang (plaited), sehingga bentuknya lebih bulat, stabil, dan cenderung tidak mudah melintir.

Perbedaan jumlah strand ini bukan sekadar soal tampilan, tetapi berdampak pada:

  • Fleksibilitas tali
  • Kenyamanan handling (dipegang & dioperasikan)
  • Distribusi beban dan kekuatan
  • Kecenderungan tali untuk melintir atau tetap stabil

Itulah mengapa pemilihan antara tali 3 strand dan 8 strand tidak bisa asal, tetapi harus disesuaikan dengan jenis aplikasi dan kebutuhan di lapangan.

Baca Juga : Jenis Tali Dan Kegunaannya

Struktur Tali Kapal 3 Strand

Tali kapal 3 strand adalah tipe konstruksi yang paling klasik dan paling mudah dikenali. Struktur utamanya:

  • Struktur: Terdiri dari 3 helai tali (strand) yang dipilin menjadi satu.
  • Ukuran umum: Biasanya digunakan untuk diameter kecil hingga menengah, misalnya sekitar 6 mm hingga 36 mm.
  • Contoh material:
    • Tali PP monofilament (permukaan kasar dan kaku, mengapung di air)
    • Tali PP multifilament (permukaan halus dan fleksibel, mengapung di air)
    • Tali manila (serat alami, permukaan kasar dan tenggelam di air)

Karakteristik Tali 3 Strand

  • Lebih Fleksibel dan Lembut:  Karena berukuran kesil, tali 3 strand cenderung lebih fleksibel, mudah ditekuk, dan nyaman saat digulung dan ditata di deck kapal.
  • Mudah Di-splice (Disambung): Tali 3 strand lebih mudah untuk dibuat simpul khusus maupun teknik splicing (penyambungan) secara manual, sehingga sangat populer di kalangan pelaut tradisional maupun modern.
  • Cenderung Melintir (Twisting): Karena konstruksi spiralnya, tali 3 strand cenderung lebih mudah melintir ketika diberi beban atau ketika digulung, terutama jika tidak dipasang dengan benar.

Aplikasi Tali 3 Strand

  • Tali serbaguna/utility rope di kapal
  • Tali pengikat umum di pelabuhan
  • Tali pengikat di pertanian dan konstruksi
  • Tali manila 3 strand untuk aplikasi tradisional dan dekorasi bertema nautical

Tali 3 strand sangat cocok untuk tugas ringan hingga menengah yang tidak memerlukan fleksibilitas ekstrem, namun membutuhkan konstruksi yang kuat, sederhana, dan mudah ditangani.

Baca Juga: Alasan Tali Tambat Lebih Dipilih daripada Wire Rope atau Rantai

Struktur Tali Kapal 8 Strand

Berbeda dengan 3 strand, tali kapal 8 strand memiliki konstruksi yang lebih kompleks dan modern.

  • Struktur: Terdiri dari 8 helai kecil yang disusun dengan teknik anyaman silang (plaited), sehingga membentuk tali yang lebih bulat dan seimbang.
  • Ukuran umum: Umumnya digunakan untuk diameter yang lebih besar, misalnya 40 mm ke atas (sekitar cir 5 ke atas), hingga ukuran sangat besar untuk tambat kapal.
  • Contoh material:
    • PP monofilament (PP mono)
    • PP multifilament (PP multi)
    • Mixed rope (PP monofilament di dalam, polyester di luar)
    • Nylon dan material sintetis lainnya

Karakteristik Tali 8 Strand

  • Cenderung Lebih Kaku: Konstruksi 8 strand membuat tali relatif lebih kaku dibanding 3 strand, meski tingkat kekakuan juga dipengaruhi material.
  • Bentuk Lebih Bulat dan Stabil: Konstruksi anyaman silang membuat tali tidak mudah gepeng saat dibebani, sehingga distribusi bebannya lebih merata.
  • Tidak Mudah Melintir: Tali 8 strand cenderung anti-twist, artinya kecil kecenderungannya untuk memutar sendiri saat diberi beban, sangat penting untuk aplikasi mooring dan towing.

Aplikasi Tali 8 Strand

  • Mooring rope (tali tambat kapal di dermaga)
  • Towing rope (tali tarik kapal)
  • Tali pengaman dan penarik di offshore & tugboat
  • Aplikasi heavy duty di kapal besar dan industri marine

Karena fleksibilitas dan kemampuan distribusi beban yang lebih baik, tali 8 strand sangat populer di dunia perkapalan modern, terutama untuk kapal dengan ukuran menengah hingga besar.

Baca Juga: Toko Tali Tambang Kapal Terdekat

Perbedaan Utama Tali Kapal 3 Strand dan 8 Strand

Berikut ringkasan perbedaan mendasar antara tali 3 strand dan 8 strand:

Aspek 3 Strand 8 Strand
Konstruksi 3 helai besar dipilin 8 helai kecil dianyam silang
Fleksibilitas Sangat fleksibel Lebih Kaku
Kekuatan Tarik Cukup kuat untuk aplikasi ringan–sedang Lebih kuat untuk aplikasi berat
Anti Melintir Cenderung melintir Hampir tidak melintir
Harga Lebih ekonomis Lebih tinggi
Aplikasi Tugas umum dan diameter kecil Mooring, towing, offshore

Baik tali 3 strand maupun 8 strand, keduanya memiliki fungsi penting dengan karakteristik yang berbeda. Konstruksi 3 strand cocok untuk kebutuhan ringan hingga menengah dan diameter kecil, sedangkan konstruksi 8 strand lebih kuat, dan ideal untuk industri marine skala besar seperti mooring dan towing. Memahami perbedaan konstruksi tali 3 strand dan 8 strand menjadi kunci untuk menentukan produk yang paling tepat dan aman untuk setiap jenis pekerjaan.

Baca Juga: Jenis Tali yang Cocok untuk Menambat Kapal di Pelabuhan

Fungsi dan Aplikasi di Berbagai Sektor Industri

Baik tali 3 strand maupun 8 strand memiliki tempat masing-masing di berbagai sektor industri, di antaranya:

1. Industri Marine & Perkapalan
  • 3 strand: digunakan sebagai utility rope, tali pengikat umum, tali tangga kapal atau tali darurat.
  • 8 strand: menjadi standar untuk mooring rope dan towing rope karena kekuatan, fleksibilitas, dan kestabilannya saat menahan beban kapal, baik di dermaga maupun di laut lepas.
2. Perikanan
  • Tali PP 3 strand dan 8 strand digunakan sebagai tali jaring, tali jangkar perahu, tali pelampung, serta alat bantu penarikan alat tangkap.
  • Tali PP monofilament dan PP multifilament banyak digunakan karena sifatnya ringan dan mengapung di air.
3. Konstruksi & Industri Umum
  • Tali digunakan untuk penandaan area, pengaman sementara, pengangkatan ringan, hingga pengikat peralatan.
  • Struktur 3 strand sering dipakai sebagai tali serbaguna di proyek konstruksi.
4. Pertanian & Perkebunan
  • Tali 3 strand digunakan untuk mengikat tanaman, membuat pagar sementara, atau mengikat hasil panen.
  • Tali yang mengapung di air juga kadang dimanfaatkan di kolam dan tambak.
5. Outdoor & Rumah Tangga
  • Camping, kegiatan alam, pengikat barang di kendaraan, dan keperluan serbaguna.
  • Baik 3 strand maupun 8 strand dapat dipakai sesuai kebutuhan

Baca Juga: Supplier Tali Tambat Kapal Terpercaya

Cara Memilih Tali yang Tepat

Memilih tali tidak bisa hanya berdasarkan harga atau tampilan luar. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Beban Kerja (Working Load & Breaking Load): Pastikan tali yang dipilih memiliki breaking load yang sesuai atau lebih tinggi dari kebutuhan kerja, dengan faktor keamanan yang memadai.
  • Konstruksi Tali (3 Strand vs 8 Strand)
    • Pilih 3 strand untuk fungsi umum, tugas ringan–menengah, dan kebutuhan yang lebih mengedepankan kemudahan splicing.
    • Pilih 8 strand untuk mooring, towing, dan aplikasi berat yang memerlukan fleksibilitas tinggi dan stabilitas beban.
  • Material Tali
    • PP monofilament: kasar, kaku, mengapung di air, ekonomis.
    • PP multifilament: halus, fleksibel, mengapung di air.
    • Manila: serat alami, kasar, tenggelam di air, cocok untuk tampilan tradisional.
    • Mixed rope: kombinasi PP dan polyester, kuat, halus, dan sangat cocok untuk mooring modern.
  • Kondisi Lingkungan
    • Untuk laut dan outdoor ekstrem, gunakan material yang tahan UV dan air asin.
    • Untuk dekorasi atau fungsi tradisional, tali manila bisa menjadi pilihan unik.
  • Kenyamanan dan Cara Penggunaan
    • Jika tali sering di-handle dengan tangan, pilih konstruksi dan material yang lebih halus.
    • Jika tali sering disambung/splice manual, tali 3 strand akan lebih memudahkan.

Baca Juga: Perbedaan Tali Kapal PP Mono dan PP Muti serta Mixed Rope

Penyedia Tali 3 Strand & 8 Strand Berkualitas

Sebagai perusahaan yang berpengalaman di bidang perlengkapan kapal dan industri, PT. Velasco Indonesia Persada menyediakan berbagai jenis tali kapal dalam konstruksi 3 strand dan 8 strand dengan kualitas yang terjamin. 

PT. Velasco Indonesia Persada tidak hanya menjual tali secara umum, tetapi benar-benar memahami karakter setiap jenis tali, material, dan konstruksi, serta peruntukannya di lapangan. Dengan begitu, pelanggan tidak sekadar membeli produk, tetapi juga mendapatkan solusi yang tepat sesuai kebutuhan operasional di kapal, pelabuhan, perikanan, maupun industri lainnya.

Baca Juga: Distributor Tali Tambang Berkualitas

Jenis-jenis Tali Kapal 3 Strand dan 8 Strand yang Disediakan PT. Velasco Indonesia Persada

Berikut beberapa jenis tali kapal berkualitas yang disediakan PT. Velasco Indonesia Persada:

1. Tali PP Monofilament

Tali PP monofilament terbuat dari polypropylene monofilament dengan penanda strip warna biru. Karakteristiknya kasar dan kaku, serta mengapung di air, sangat cocok untuk kebutuhan kapal dan perikanan.

  • Bahan: Polypropylene Monofilament
  • Ciri: Permukaan kasar, kaku, mengapung di air
  • Varian Konstruksi: Tersedia dalam 3 strand dan 8 strand

Tali PP Monofilament

Spesifikasi Tali PP Monofilament (PP Mono):

  • Warna: Putih strip biru
  • Permukaan: Kasar
  • Ukuran: 6 mm – 96 mm (Cir 12″)
  • Konstruksi:
    • 3 strand untuk ukuran 6 mm – 36 mm
    • 8 strand untuk ukuran 40 mm – 96 mm
  • Panjang: ± 220 meter per coil
  • Kondisi di air: Mengambang

Tali PP monofilament ini banyak digunakan sebagai:

  • Tali tambat (mooring) untuk kapal kecil–menengah
  • Tali towing ringan
  • Tali untuk perahu nelayan
  • Tali serbaguna di pelabuhan dan industri

Baca Juga: Distributor Resmi Tali Kapal PP Monofilament Merk YSR 

2. Tali PP Multifilament

Tali PP multifilament juga terbuat dari polypropylene, namun menggunakan multifilament dengan karakteristik lebih halus dan fleksibel. Tali ini juga mengapung di air, sehingga sangat cocok untuk industri marine dan perikanan.

  • Bahan: Polypropylene Multifilament
  • Ciri: Permukaan halus, fleksibel, mengapung di air
  • Varian Konstruksi: Tersedia dalam 3 strand dan 8 strand

Tali Pp Multifilament

Spesifikasi Tali PP Multifilament:

  • Warna: Putih polos
  • Permukaan: Halus
  • Ukuran: 6 mm – 96 mm (Cir 12″)
  • Konstruksi:
    • 3 strand untuk ukuran 6 mm – 36 mm
    • 8 strand untuk ukuran 40 mm – 96 mm
  • Panjang: ± 220 meter per coil
  • Kondisi di air: Mengambang

Tali PP multifilament ideal untuk:

  • Tali mooring yang membutuhkan kenyamanan handling
  • Tali jaring dan peralatan tangkap ikan
  • Tali utility di kapal dan pelabuhan yang sering dipegang kru

Baca Juga: Supplier Tali PP Multifilament di Jakarta

3. Tali Manila

Tali manila adalah tali tradisional yang terbuat dari serat alami abaca (pisang manila). Tali ini memiliki permukaan kasar dan tenggelam di air, memberikan karakter yang sangat berbeda dari tali sintetis.

  • Bahan: Serat alami abaca (pisang manila)
  • Ciri: Permukaan kasar, tidak mengapung di air (tenggelam)
  • Varian Konstruksi: Umumnya hanya tersedia 3 strand

Spesifikasi Tali Manila:

  • Merek: Gurita
  • Bahan baku: 100% serat alami abaca
  • Konstruksi: 3 strand
  • Warna: Cokelat alami khas serat abaca
  • Ukuran Diameter: 4 mm – 64 mm
  • Panjang per roll: ± 220 meter

Tali manila banyak digunakan untuk:

  • Dekorasi bertema nautical dan marine
  • Aplikasi tradisional di kapal kayu
  • Pengikat yang membutuhkan tampilan alami

Baca Juga: Jual Tali Tambang Manila di Jakarta

4. Tali Mixed Rope

Tali mixed rope merupakan kombinasi cerdas antara dua material:

  • Bagian dalam: Polypropylene (PP)
  • Bagian luar: Polyester

Ini menjadikan tali sebagai produk yang halus dan fleksibel di bagian luar, tetapi kaku dan ringan di bagian dalam, serta mengapung di air. Tali mixed rope banyak digunakan pada aplikasi mooring modern.

  • Bahan: PP (inner) dan Polyester (outer)
  • Ciri:
    • Bagian luar halus dan fleksibel
    • Bagian dalam kaku dan ringan
    • Mengapung di air
  • Varian konstruksi: Hanya tersedia dalam konstruksi 8 strand

Mixed Rope

Spesifikasi Tali Mixed Rope:

  • Ukuran: 48 mm (CIR 6) s/d 64 mm (CIR 8)
  • Konstruksi: 8 strand (sesuai catatan: khusus 8 strand untuk mixed rope)
  • Warna: Umumnya putih dengan strip hitam
  • Permukaan: Halus dan terasa nyaman di tangan
  • Panjang per roll: ± 220 meter

Tali mixed rope sangat cocok untuk:

  • Mooring rope modern
  • Towing ringan hingga menengah
  • Aplikasi yang membutuhkan kombinasi kekuatan, fleksibilitas, dan kenyamanan handling

Baca Juga: Jual Tali Tambang Mix Rope Warna Putih Strip Hitam

Keunggulan Membeli Tali di PT. Velasco Indonesia Persada

Membeli tali di PT. Velasco Indonesia Persada memberikan berbagai keuntungan:

  • Produk Lengkap dan Terstruktur:  Menyediakan tali 3 strand dan 8 strand dari berbagai material (PP mono, PP multi, manila, mixed rope) dengan ukuran beragam.
  • Kualitas Terjamin: Hanya menjual produk dari merek yang dikenal, dengan kualitas yang konsisten dan spesifikasi teknis yang jelas.
  • Konsultasi Teknis: Tim Velasco dapat memberikan rekomendasi tali yang tepat berdasarkan aplikasi: mooring, towing, perikanan, konstruksi, dan lain-lain.
  • Harga Kompetitif: Cocok untuk pembelian proyek, kebutuhan kapal tunggal, hingga fleet kapal.
  • Pengiriman ke Seluruh Indonesia: Melayani kebutuhan dari berbagai daerah pelabuhan, galangan kapal, dan kawasan industri.

Jika Anda membutuhkan tali kapal 3 strand maupun 8 strand untuk mooring, towing, perikanan, atau kebutuhan industri lainnya, PT. Velasco Indonesia Persada siap menjadi mitra terpercaya Anda. Kami menyediakan berbagai jenis tali PP monofilament, PP multifilament, manila, dan mixed rope dengan spesifikasi lengkap dan kualitas teruji.

Untuk informasi produk lebih detail, konsultasi pemilihan tali yang tepat, serta permintaan penawaran harga, silakan hubungi tim kami melalui telepon, email, atau WhatsApp. PT. Velasco Indonesia Persada siap membantu menyediakan tali berkualitas yang aman, kuat, dan sesuai kebutuhan operasional kapal maupun industri Anda.

Baca Juga : Toko Alat Kapal Terlengkap

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Tali Kapal Berkualitas di jakarta dan juga menjual Tali PE, Tali PP Multifilament, mixed rope dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Tali PP Monofilament, Tali Manila  Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Kami juga ( Open Reseller Silahkan Hubungi (021) 690 5530 atau [email protected]. Sosmed kami Instagram dan Facebook Atau lihat produk kami lainnya di sini.

PT. Velasco Indonesia merupakan distributor tali tambang kapal terpercaya. Kami menjual berbagai jenis tali tambang kapal dengan berbagai ukuran.Selain itu kami juga menjual tali tambang impor dan lokal mulai dari ukuran kecil hingga besar.


Tali tambang merupakan salah satu jenis tali yang paling banyak ditemukan dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam industri perkapalan. Dalam industri perkapalan, tali tambang dimanfaatkan dalam sejumlah kegiatan yang mendukung aktivitas perkapalan mulai dari docking, towing, mooring,  rigging, membuat jala, menambatkan kapal hingga sebagai tali jangkar pada kapal kecil. 

Ada banyak jenis tali tambang yang memiliki spesifikasi yang berbeda-beda  dan dapat disesuaikan dengan masing-masing bidang industri. Untuk industri perkapalan ada beberapa jenis tali tambang kapal yang digunakan. Berikut ini jenis tali tambang kapal : 

  • Tali Manila 

Tali tambang manila merupakan jenis tali tambang yang terbuat dari serat alami atau tumbuhan abacca, sejenis tumbuhan pisang-pisangan yang berasal dari negara Filipina. Tali ini memiliki karakteristik permukaan yang kasar sehingga sering digunakan untuk pembuatan tangga kapal. Selain itu, tali ini juga  banyak digunakan sebagai dekorasi kantor atau rumah karena bentuknya yang alami dan menarik. Selain memiliki tampilan menarik, tali manila juga punya banyak kelebihan yakni harganya yang murah, tidak mudah pecah, tidak meleleh, dan sangat artistik.

  • Tali Polypropylene (Tali PP)

Seperti namanya, tali PP terbuat dari serat buatan atau sintetis  yang disebut polypropylene. Tali Pp termasuk jenis tali yang banyak digunakan di banyak aktivitas perkapalan. Hal ini karena keunggulan dari tali PP itu sendiri dimana tali ini tahan terhadap pembusukan atau tidak mudah lapuk dan mudah mengapung. Tali PP dibagi dalam dua jenis yakni PP Monofilament dan tali PP Multifilament. Perbedaan kedua tali PP ini adalah   PP monofilament memiliki permukaan yang lebih kasar, sementara tali PP multifilament memiliki ukuran serat yang lebih kecil dan permukaan yang lebih halus.

  • Tali Nilon 

Tali nilon adalah yang paling umum digunakan dalam industri perkapalan karena memiliki karakteristik yang kuat, tahan terhadap gesekan, elastis, dan permukaan yang halus. Tak hanya itu, tali tambang yang satu ini tahan terhadap bahan kimia dan sinar matahari ultraviolet.

  • Tali Polyethylene (Tali PE)

Tali Polyethylene (PE) dibuat dari serat sintetis yang dikenal sebagai Polyethylene, yang memiliki berbagai karakteristik seperti lentur (tidak kaku), memiliki nilai breaking load yang rendah, tahan terhadap bahan kimia, tahan terhadap sinar matahari, dan ringan karena ukurannya yang lebih kecil. Aplikasi seperti lashing, packaging, jala-jala, dan kebutuhan olahraga adalah di mana tali tambang PE banyak digunakan.

Apapun jenis tali tambang kapal yang dibutuhkan pastikan anda membeli tali tanbang kapal di distributor terpercaya seperti PT. Velasco Indonesia Persada. Kami menjual berbagai jenis dan ukuran tali tambang kapal dengan harga terbaik. 

Baca Juga : Tips Memilih Tali Kapal

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Tali Kapal di jakarta dan juga menjual Tali PE, Tali PP Multifilament dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Tali PP Monofilament, Tali Manila, Tali Megaflex  Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Anda pernah ke pelabuhan? Pernahkah Anda naik kapal lain? Beberapa dari kita mungkin belum pernah pergi ke pelabuhan atau bahkan naik kapal. Sebagai sarana transportasi laut kapal akan berlabuh di pelabuhan atau dermaga untuk menaikan dan menurunkan penumpang atau barang. Bahan untuk membuat kapal dapat berlabuh di dermaga atau pelabuhan dengan sempurna diperlukan suatu alat supaya kapal tidak bergerak. Alat tersebut dinamakan bollard kapal. Dalam artikel ini kami akan membahas terkait pengertian dan jenis bollard kapal.

Pengertian Bollard Kapal 

Bollard yang juga dikenal sebagai Bollard Pelabuhan (juga dikenal sebagai Mooring Bollard, Bolder, dan Anchor Bolt) merupakan sebuah alat yang digunakan sebagai penambat tali kapal saat kapal bersandar. Ini adalah komponen yang sangat penting dalam konstruksi dermaga atau pelabuhan.

Bollard terbuat dari baja cor yang dilengkapi dengan baut khusus yang disebut anchor bolt, yang ditanam pada pondasi dermaga atau pelabuhan agar mampu menahan gaya yang digunakan untuk penambatan kapal di dermaga. Kapal dapat dikatakan terlambat apabila kapal telah terikat ke Bolder kapal di tepi dermaga. Ini dilakukan agar kapal dapat dilindungi dari arus, angin, dan gelombang perairan. Bollard kapal biasanya terletak di tepi pelabuhan atau dermaga dengan jumlah satu atau bahkan lebih, tergantung pada panjang dermaga.

Untuk menambat kapal di dermaga diperlukan tali tambat kapal yang nantinya akan di kaitkan ke Bollard dermaga. Semakin besar kapal yang ditambatkan, semakin banyak tali tambat yang diperlukan. Sementara kapal layar membutuhkan empat hingga enam tali tambat, kapal tanker membutuhkan hingga dua belas tali tambat. Awak kapal harus bekerja sama dengan buruh pelabuhan untuk menambatkan tali kapal ke dermaga.

Jenis Bollard Kapal 

Bollard Kapal dibagi dalam beberapa jenis tergantung pada bentuk dan kapasitas nya. Untuk kapasitas bollard kapal bervariasi yakni antara 10-200 ton. Berikut beberapa jenis bollard yang sering digunakan:

  • Bitt bollard

Bitt bollard Pengertian dan Jenis Bollard Kapal

Tipe yang pertama adalah bitt bollard yang merupakan tipe bollard yang banyak ditemui di dermaga. Bitt bollard yang juga dikenal sebagai “Bollard Pion” atau “Straight Bollard memiliki karakteristik lurus vertikal yang membesar pada bagian kepalanya. Bitt bollard memiliki kapasitas antara 10 dan 200 ton.

  • Tee bollard

Tee bollard Pengertian dan Jenis Bollard Kapal

Tee bollard ini berbahan dasar cor logam, atau besi cor, dan memiliki kapasitas beban antara 10 dan 100 ton. Bentuknya mirip dengan jamur. Karakteristik ini membuat jenis bollard ini sangat cocok untuk menambatkan  tali pada kapal.

  • Curve Bollard 

Curve Bollard 

Jenis bollard ini juga disebut Harbour Bollard karena bentuknya mirip cocor bebek. Sama seperti jenis sebelumnya, jenis Bollard ini juga terbuat dari besi cor  yang memiliki kapasitas beban antara 10 dan 150 ton.

Demikian penjelasan mengenai Pengertian dan Jenis Bollard Kapal. Sebagai distributor alat kapal, PT velasco Indonesia menjual berbagai jenis tali tambat kapal, rantai jangkar, jangkar kapal dan lainnya. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi tim kami melalui email, telepon ataupun whatsapp. 

Baca Juga : Jual Alat Keselamatan Kapal Lengkap Harga Terbaik

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Alat Keselamatan Kapal di jakarta dan juga menjual Life Jacket Light Battery, Immersion Suit, Whistle Life Jacket, Life Jacket with Whistle, Inflatable Life Jacket  dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Life Jacket Marine, Working Vest, Life Buoy Line, Ring Buoy Light, Ring Buoy Solas, Flotation Safety Knife, SCBA – Self Contained Breathing Apparatus, Thermal Protective Aid, First Aid Kit, Emergency Food & Drink, Pelican Hook, HRU For Epirb, HRU For Life Raft, Inflatable Life Raft, Imo Sign, Binocular  Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Peranan tali dalam industri perkapalan sangatlah penting. Tali tambang umumnya digunakan untuk beberapa aplikasi mulai dari mooring (penambatan), lashing (mengikat layar), towing (menarik) hingga pembuatan tangga pilot. Dalam memilih tali kapal tidak boleh sembarang, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Berikut kami akan menjelaskan mengenai tips memilih tali kapal. Yuk simak!

Dalam memilih tali kapal, hal utama yang harus diperhatikan adalah kekuatan tali. Tali kapal harus memiliki kekuatan dan kualitas yang baik. Sebab jika tidak, dapat menyebabkan sejumlah baik kerugian material hingga keselamatan kerja yang dapat menyebabkan korban jiwa. 

Tips memilih tali kapal 

Berikut ini beberapa tips memilih tali kapal yang bagus : 

1. Breaking load dan ukuran

Seperti yang disebutkan sebelumnya, hal terpenting dalam memilih tali adalah nilai breaking load dan ukuran dari jenis tali yang Anda gunakan. Semakin besar ukuran tali maka semakin besar pula nilai breaking load tali tersebut. 

2. Sesuaikan dengan kegunaan/kebutuhan 

Tali merupakan salah satu alat yang memiliki berbagai macam fungsi (multifungsi) yang berkaitan dengan jenis tali. Pada kapal, tali umumnya digunakan untuk aplikasi mengikat, menambat, menarik, membuat tangga dan lain-lain. 

3. Jenis tali 

Ada beberapa jenis tali yang sering digunakan dalam industri perkapalan yakni Tali manila, Tali PP Monofilament, Tali PP Multifilament, dan Megaplex. Dimana jenis-jenis tali tersebut memiliki fungsi dan kegunaan masing-masing. 

  • Tali manila: Jenis tali ini terbuat dari serat alami yang berasal dari pohon abaca. Tali manila banyak digunakan  pembuatan jala-jala dan tangga kapal. 
  • Tali PP Monofilament: tali ini terbuat dari serat sintetis. Umumnya jenis tali yang disebut tali PP mono ini berwarna putih dengan strip biru. Tali ini memiliki nilai breaking load yang cukup besar dan tidak mudah menyerap air. 
  • Tali PP Multifilament: Jenis tali ini disebut juga PP multi yang terbuat dari serat sintetis. Umumnya tali PP multi memiliki warna putih polos dengan permukaan yang halus dan tahan terhadap gesekan. 
  • Tali megaflex:  Dibanding tiga jenis tali sebelumnya, tali megaflex merupakan jenis tali yang memiliki kualitas tinggi. Tali ini terbuat dari campuran serat High Tenacity Polyester untuk bagian luar dan  dan serat High Tenacity Polypropylene fiber untuk bagian dalam. Jenis tali ini memiliki nilai breaking load yang tinggi serta tahan terhadap gesekan sehingga lebih kuat dan awet. 

4. Memiliki sertifikat

Pastikan jenis tali kapal yang anda beli memiliki sertifikat (tergantung pada jenis tali). Sertifikat ini menandakan kualitas dan keaslian dari tali yang Anda beli 

5. Tidak cacat fisik 

Pastikan tidak ada cacar pada bagian fisik tali, seperti terbakar atau sobek. 

Itulah beberapa tips memilih tali kapal yang baik. Pastikan Anda membeli tali kapal yang sesuai dengan kebutuhan dan di distributor terpercaya.  PT. Velasco Indonesia Persada merupakan distributor yang menjual berbagai jenis tali tambang berkualitas dengan harga terbaik. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi marketing kami melalui whatsapp atau email yang tertera. 

Baca Juga : Jual Berbagai Jenis Tali Tambang Kualitas Terbaik

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Tali Tambang di jakarta dan juga menjual Tali PE, Tali PP Multifilament dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Tali PP Monofilament, Tali Manila, Tali Megaflex  Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.