Dalam dunia maritim dan industri, tali bukan sekadar alat bantu pengikat, tetapi komponen penting yang berperan langsung pada keselamatan, kelancaran operasional, dan efisiensi kerja. Mulai dari tambat kapal (mooring), penarikan (towing), penanganan muatan, perikanan, hingga keperluan konstruksi, semua membutuhkan tali dengan konstruksi dan material yang tepat. Dua konstruksi tali yang paling sering digunakan pada aplikasi kapal adalah tali 3 strand dan tali 8 strand. Keduanya sama-sama berbentuk pilinan, namun memiliki struktur, karakteristik, dan peruntukan yang berbeda. Dengan memahami perbedaan konstruksi tali 3 strand dan 8 strand, pengguna dapat memilih jenis tali yang paling sesuai dengan kebutuhan, sehingga tali bekerja optimal dan tidak berbahaya bagi kru maupun peralatan. Artikel ini akan membahas struktur, fungsi, perbandingan, hingga jenis-jenis tali 3 strand dan 8 strand yang tersedia di PT. Velasco Indonesia Persada.

Membedah Struktur Tali 3 Strand dan 8 Strand

Sebelum membahas lebih jauh, penting untuk memahami dulu apa itu “strand” dalam konstruksi tali. Secara sederhana, strand adalah kumpulan serat atau yarn yang dipilin menjadi satu helai yang lebih besar. Beberapa strand kemudian dipilin lagi secara bersama-sama untuk membentuk satu tali kapal yang utuh.

Pada tali 3 strand, tali disusun dari tiga helai utama yang masing-masing sudah terdiri dari kumpulan serat yang dipilin. Ketiga helai ini kemudian dipilin berlawanan arah sehingga menghasilkan tali dengan bentuk spiral yang sangat khas. Sedangkan pada tali 8 strand, konstruksinya lebih kompleks. Tali ini terdiri dari delapan helai yang diatur sedemikian rupa, biasanya dengan teknik anyaman silang (plaited), sehingga bentuknya lebih bulat, stabil, dan cenderung tidak mudah melintir.

Perbedaan jumlah strand ini bukan sekadar soal tampilan, tetapi berdampak pada:

  • Fleksibilitas tali
  • Kenyamanan handling (dipegang & dioperasikan)
  • Distribusi beban dan kekuatan
  • Kecenderungan tali untuk melintir atau tetap stabil

Itulah mengapa pemilihan antara tali 3 strand dan 8 strand tidak bisa asal, tetapi harus disesuaikan dengan jenis aplikasi dan kebutuhan di lapangan.

Baca Juga : Jenis Tali Dan Kegunaannya

Struktur Tali Kapal 3 Strand

Tali kapal 3 strand adalah tipe konstruksi yang paling klasik dan paling mudah dikenali. Struktur utamanya:

  • Struktur: Terdiri dari 3 helai tali (strand) yang dipilin menjadi satu.
  • Ukuran umum: Biasanya digunakan untuk diameter kecil hingga menengah, misalnya sekitar 6 mm hingga 36 mm.
  • Contoh material:
    • Tali PP monofilament (permukaan kasar dan kaku, mengapung di air)
    • Tali PP multifilament (permukaan halus dan fleksibel, mengapung di air)
    • Tali manila (serat alami, permukaan kasar dan tenggelam di air)

Karakteristik Tali 3 Strand

  • Lebih Fleksibel dan Lembut:  Karena berukuran kesil, tali 3 strand cenderung lebih fleksibel, mudah ditekuk, dan nyaman saat digulung dan ditata di deck kapal.
  • Mudah Di-splice (Disambung): Tali 3 strand lebih mudah untuk dibuat simpul khusus maupun teknik splicing (penyambungan) secara manual, sehingga sangat populer di kalangan pelaut tradisional maupun modern.
  • Cenderung Melintir (Twisting): Karena konstruksi spiralnya, tali 3 strand cenderung lebih mudah melintir ketika diberi beban atau ketika digulung, terutama jika tidak dipasang dengan benar.

Aplikasi Tali 3 Strand

  • Tali serbaguna/utility rope di kapal
  • Tali pengikat umum di pelabuhan
  • Tali pengikat di pertanian dan konstruksi
  • Tali manila 3 strand untuk aplikasi tradisional dan dekorasi bertema nautical

Tali 3 strand sangat cocok untuk tugas ringan hingga menengah yang tidak memerlukan fleksibilitas ekstrem, namun membutuhkan konstruksi yang kuat, sederhana, dan mudah ditangani.

Baca Juga: Alasan Tali Tambat Lebih Dipilih daripada Wire Rope atau Rantai

Struktur Tali Kapal 8 Strand

Berbeda dengan 3 strand, tali kapal 8 strand memiliki konstruksi yang lebih kompleks dan modern.

  • Struktur: Terdiri dari 8 helai kecil yang disusun dengan teknik anyaman silang (plaited), sehingga membentuk tali yang lebih bulat dan seimbang.
  • Ukuran umum: Umumnya digunakan untuk diameter yang lebih besar, misalnya 40 mm ke atas (sekitar cir 5 ke atas), hingga ukuran sangat besar untuk tambat kapal.
  • Contoh material:
    • PP monofilament (PP mono)
    • PP multifilament (PP multi)
    • Mixed rope (PP monofilament di dalam, polyester di luar)
    • Nylon dan material sintetis lainnya

Karakteristik Tali 8 Strand

  • Cenderung Lebih Kaku: Konstruksi 8 strand membuat tali relatif lebih kaku dibanding 3 strand, meski tingkat kekakuan juga dipengaruhi material.
  • Bentuk Lebih Bulat dan Stabil: Konstruksi anyaman silang membuat tali tidak mudah gepeng saat dibebani, sehingga distribusi bebannya lebih merata.
  • Tidak Mudah Melintir: Tali 8 strand cenderung anti-twist, artinya kecil kecenderungannya untuk memutar sendiri saat diberi beban, sangat penting untuk aplikasi mooring dan towing.

Aplikasi Tali 8 Strand

  • Mooring rope (tali tambat kapal di dermaga)
  • Towing rope (tali tarik kapal)
  • Tali pengaman dan penarik di offshore & tugboat
  • Aplikasi heavy duty di kapal besar dan industri marine

Karena fleksibilitas dan kemampuan distribusi beban yang lebih baik, tali 8 strand sangat populer di dunia perkapalan modern, terutama untuk kapal dengan ukuran menengah hingga besar.

Baca Juga: Toko Tali Tambang Kapal Terdekat

Perbedaan Utama Tali Kapal 3 Strand dan 8 Strand

Berikut ringkasan perbedaan mendasar antara tali 3 strand dan 8 strand:

Aspek 3 Strand 8 Strand
Konstruksi 3 helai besar dipilin 8 helai kecil dianyam silang
Fleksibilitas Sangat fleksibel Lebih Kaku
Kekuatan Tarik Cukup kuat untuk aplikasi ringan–sedang Lebih kuat untuk aplikasi berat
Anti Melintir Cenderung melintir Hampir tidak melintir
Harga Lebih ekonomis Lebih tinggi
Aplikasi Tugas umum dan diameter kecil Mooring, towing, offshore

Baik tali 3 strand maupun 8 strand, keduanya memiliki fungsi penting dengan karakteristik yang berbeda. Konstruksi 3 strand cocok untuk kebutuhan ringan hingga menengah dan diameter kecil, sedangkan konstruksi 8 strand lebih kuat, dan ideal untuk industri marine skala besar seperti mooring dan towing. Memahami perbedaan konstruksi tali 3 strand dan 8 strand menjadi kunci untuk menentukan produk yang paling tepat dan aman untuk setiap jenis pekerjaan.

Baca Juga: Jenis Tali yang Cocok untuk Menambat Kapal di Pelabuhan

Fungsi dan Aplikasi di Berbagai Sektor Industri

Baik tali 3 strand maupun 8 strand memiliki tempat masing-masing di berbagai sektor industri, di antaranya:

1. Industri Marine & Perkapalan
  • 3 strand: digunakan sebagai utility rope, tali pengikat umum, tali tangga kapal atau tali darurat.
  • 8 strand: menjadi standar untuk mooring rope dan towing rope karena kekuatan, fleksibilitas, dan kestabilannya saat menahan beban kapal, baik di dermaga maupun di laut lepas.
2. Perikanan
  • Tali PP 3 strand dan 8 strand digunakan sebagai tali jaring, tali jangkar perahu, tali pelampung, serta alat bantu penarikan alat tangkap.
  • Tali PP monofilament dan PP multifilament banyak digunakan karena sifatnya ringan dan mengapung di air.
3. Konstruksi & Industri Umum
  • Tali digunakan untuk penandaan area, pengaman sementara, pengangkatan ringan, hingga pengikat peralatan.
  • Struktur 3 strand sering dipakai sebagai tali serbaguna di proyek konstruksi.
4. Pertanian & Perkebunan
  • Tali 3 strand digunakan untuk mengikat tanaman, membuat pagar sementara, atau mengikat hasil panen.
  • Tali yang mengapung di air juga kadang dimanfaatkan di kolam dan tambak.
5. Outdoor & Rumah Tangga
  • Camping, kegiatan alam, pengikat barang di kendaraan, dan keperluan serbaguna.
  • Baik 3 strand maupun 8 strand dapat dipakai sesuai kebutuhan

Baca Juga: Supplier Tali Tambat Kapal Terpercaya

Cara Memilih Tali yang Tepat

Memilih tali tidak bisa hanya berdasarkan harga atau tampilan luar. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Beban Kerja (Working Load & Breaking Load): Pastikan tali yang dipilih memiliki breaking load yang sesuai atau lebih tinggi dari kebutuhan kerja, dengan faktor keamanan yang memadai.
  • Konstruksi Tali (3 Strand vs 8 Strand)
    • Pilih 3 strand untuk fungsi umum, tugas ringan–menengah, dan kebutuhan yang lebih mengedepankan kemudahan splicing.
    • Pilih 8 strand untuk mooring, towing, dan aplikasi berat yang memerlukan fleksibilitas tinggi dan stabilitas beban.
  • Material Tali
    • PP monofilament: kasar, kaku, mengapung di air, ekonomis.
    • PP multifilament: halus, fleksibel, mengapung di air.
    • Manila: serat alami, kasar, tenggelam di air, cocok untuk tampilan tradisional.
    • Mixed rope: kombinasi PP dan polyester, kuat, halus, dan sangat cocok untuk mooring modern.
  • Kondisi Lingkungan
    • Untuk laut dan outdoor ekstrem, gunakan material yang tahan UV dan air asin.
    • Untuk dekorasi atau fungsi tradisional, tali manila bisa menjadi pilihan unik.
  • Kenyamanan dan Cara Penggunaan
    • Jika tali sering di-handle dengan tangan, pilih konstruksi dan material yang lebih halus.
    • Jika tali sering disambung/splice manual, tali 3 strand akan lebih memudahkan.

Baca Juga: Perbedaan Tali Kapal PP Mono dan PP Muti serta Mixed Rope

Penyedia Tali 3 Strand & 8 Strand Berkualitas

Sebagai perusahaan yang berpengalaman di bidang perlengkapan kapal dan industri, PT. Velasco Indonesia Persada menyediakan berbagai jenis tali kapal dalam konstruksi 3 strand dan 8 strand dengan kualitas yang terjamin. 

PT. Velasco Indonesia Persada tidak hanya menjual tali secara umum, tetapi benar-benar memahami karakter setiap jenis tali, material, dan konstruksi, serta peruntukannya di lapangan. Dengan begitu, pelanggan tidak sekadar membeli produk, tetapi juga mendapatkan solusi yang tepat sesuai kebutuhan operasional di kapal, pelabuhan, perikanan, maupun industri lainnya.

Baca Juga: Distributor Tali Tambang Berkualitas

Jenis-jenis Tali Kapal 3 Strand dan 8 Strand yang Disediakan PT. Velasco Indonesia Persada

Berikut beberapa jenis tali kapal berkualitas yang disediakan PT. Velasco Indonesia Persada:

1. Tali PP Monofilament

Tali PP monofilament terbuat dari polypropylene monofilament dengan penanda strip warna biru. Karakteristiknya kasar dan kaku, serta mengapung di air, sangat cocok untuk kebutuhan kapal dan perikanan.

  • Bahan: Polypropylene Monofilament
  • Ciri: Permukaan kasar, kaku, mengapung di air
  • Varian Konstruksi: Tersedia dalam 3 strand dan 8 strand

Tali PP Monofilament

Spesifikasi Tali PP Monofilament (PP Mono):

  • Warna: Putih strip biru
  • Permukaan: Kasar
  • Ukuran: 6 mm – 96 mm (Cir 12″)
  • Konstruksi:
    • 3 strand untuk ukuran 6 mm – 36 mm
    • 8 strand untuk ukuran 40 mm – 96 mm
  • Panjang: ± 220 meter per coil
  • Kondisi di air: Mengambang

Tali PP monofilament ini banyak digunakan sebagai:

  • Tali tambat (mooring) untuk kapal kecil–menengah
  • Tali towing ringan
  • Tali untuk perahu nelayan
  • Tali serbaguna di pelabuhan dan industri

Baca Juga: Distributor Resmi Tali Kapal PP Monofilament Merk YSR 

2. Tali PP Multifilament

Tali PP multifilament juga terbuat dari polypropylene, namun menggunakan multifilament dengan karakteristik lebih halus dan fleksibel. Tali ini juga mengapung di air, sehingga sangat cocok untuk industri marine dan perikanan.

  • Bahan: Polypropylene Multifilament
  • Ciri: Permukaan halus, fleksibel, mengapung di air
  • Varian Konstruksi: Tersedia dalam 3 strand dan 8 strand

Tali Pp Multifilament

Spesifikasi Tali PP Multifilament:

  • Warna: Putih polos
  • Permukaan: Halus
  • Ukuran: 6 mm – 96 mm (Cir 12″)
  • Konstruksi:
    • 3 strand untuk ukuran 6 mm – 36 mm
    • 8 strand untuk ukuran 40 mm – 96 mm
  • Panjang: ± 220 meter per coil
  • Kondisi di air: Mengambang

Tali PP multifilament ideal untuk:

  • Tali mooring yang membutuhkan kenyamanan handling
  • Tali jaring dan peralatan tangkap ikan
  • Tali utility di kapal dan pelabuhan yang sering dipegang kru

Baca Juga: Supplier Tali PP Multifilament di Jakarta

3. Tali Manila

Tali manila adalah tali tradisional yang terbuat dari serat alami abaca (pisang manila). Tali ini memiliki permukaan kasar dan tenggelam di air, memberikan karakter yang sangat berbeda dari tali sintetis.

  • Bahan: Serat alami abaca (pisang manila)
  • Ciri: Permukaan kasar, tidak mengapung di air (tenggelam)
  • Varian Konstruksi: Umumnya hanya tersedia 3 strand

Spesifikasi Tali Manila:

  • Merek: Gurita
  • Bahan baku: 100% serat alami abaca
  • Konstruksi: 3 strand
  • Warna: Cokelat alami khas serat abaca
  • Ukuran Diameter: 4 mm – 64 mm
  • Panjang per roll: ± 220 meter

Tali manila banyak digunakan untuk:

  • Dekorasi bertema nautical dan marine
  • Aplikasi tradisional di kapal kayu
  • Pengikat yang membutuhkan tampilan alami

Baca Juga: Jual Tali Tambang Manila di Jakarta

4. Tali Mixed Rope

Tali mixed rope merupakan kombinasi cerdas antara dua material:

  • Bagian dalam: Polypropylene (PP)
  • Bagian luar: Polyester

Ini menjadikan tali sebagai produk yang halus dan fleksibel di bagian luar, tetapi kaku dan ringan di bagian dalam, serta mengapung di air. Tali mixed rope banyak digunakan pada aplikasi mooring modern.

  • Bahan: PP (inner) dan Polyester (outer)
  • Ciri:
    • Bagian luar halus dan fleksibel
    • Bagian dalam kaku dan ringan
    • Mengapung di air
  • Varian konstruksi: Hanya tersedia dalam konstruksi 8 strand

Mixed Rope

Spesifikasi Tali Mixed Rope:

  • Ukuran: 48 mm (CIR 6) s/d 64 mm (CIR 8)
  • Konstruksi: 8 strand (sesuai catatan: khusus 8 strand untuk mixed rope)
  • Warna: Umumnya putih dengan strip hitam
  • Permukaan: Halus dan terasa nyaman di tangan
  • Panjang per roll: ± 220 meter

Tali mixed rope sangat cocok untuk:

  • Mooring rope modern
  • Towing ringan hingga menengah
  • Aplikasi yang membutuhkan kombinasi kekuatan, fleksibilitas, dan kenyamanan handling

Baca Juga: Jual Tali Tambang Mix Rope Warna Putih Strip Hitam

Keunggulan Membeli Tali di PT. Velasco Indonesia Persada

Membeli tali di PT. Velasco Indonesia Persada memberikan berbagai keuntungan:

  • Produk Lengkap dan Terstruktur:  Menyediakan tali 3 strand dan 8 strand dari berbagai material (PP mono, PP multi, manila, mixed rope) dengan ukuran beragam.
  • Kualitas Terjamin: Hanya menjual produk dari merek yang dikenal, dengan kualitas yang konsisten dan spesifikasi teknis yang jelas.
  • Konsultasi Teknis: Tim Velasco dapat memberikan rekomendasi tali yang tepat berdasarkan aplikasi: mooring, towing, perikanan, konstruksi, dan lain-lain.
  • Harga Kompetitif: Cocok untuk pembelian proyek, kebutuhan kapal tunggal, hingga fleet kapal.
  • Pengiriman ke Seluruh Indonesia: Melayani kebutuhan dari berbagai daerah pelabuhan, galangan kapal, dan kawasan industri.

Jika Anda membutuhkan tali kapal 3 strand maupun 8 strand untuk mooring, towing, perikanan, atau kebutuhan industri lainnya, PT. Velasco Indonesia Persada siap menjadi mitra terpercaya Anda. Kami menyediakan berbagai jenis tali PP monofilament, PP multifilament, manila, dan mixed rope dengan spesifikasi lengkap dan kualitas teruji.

Untuk informasi produk lebih detail, konsultasi pemilihan tali yang tepat, serta permintaan penawaran harga, silakan hubungi tim kami melalui telepon, email, atau WhatsApp. PT. Velasco Indonesia Persada siap membantu menyediakan tali berkualitas yang aman, kuat, dan sesuai kebutuhan operasional kapal maupun industri Anda.

Baca Juga : Toko Alat Kapal Terlengkap

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Tali Kapal Berkualitas di jakarta dan juga menjual Tali PE, Tali PP Multifilament, mixed rope dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Tali PP Monofilament, Tali Manila  Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Kami juga ( Open Reseller Silahkan Hubungi (021) 690 5530 atau [email protected]. Sosmed kami Instagram dan Facebook Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Jakarta merupakan pusat aktivitas maritim terbesar di Indonesia, mulai dari pelabuhan internasional, industri perikanan, hingga aktivitas pelayaran komersial yang padat. Kebutuhan akan perlengkapan kapal, terutama tali kapal berkualitas, menjadi semakin penting untuk mendukung keselamatan dan efisiensi operasional. Salah satu jenis tali kapal yang paling banyak dicari oleh pelaku industri maritim adalah tali kapal mixed rope, yaitu tali kombinasi berbahan sintetis yang terkenal karena kekuatannya yang tinggi, ketahanan gesek, serta performanya yang stabil di lingkungan laut. Baik untuk kebutuhan tambat kapal (mooring), menarik kapal (towing), ataupun kebutuhan utility di kapal, mixed rope selalu menjadi pilihan unggul. Menjawab kebutuhan tersebut, PT. Velasco Indonesia Persada hadir sebagai toko jual tali kapal mixed rope berkualitas di Jakarta, menyediakan produk terbaik dari merk YSR yang dikenal tangguh, bersertifikat, dan telah digunakan di industri maritim internasional.

Apa Itu Mixed Rope?

Mixed rope merupakan tali sintetis yang terbuat dari kombinasi dua jenis material berkualitas tinggi, yaitu Polyester pada bagian luar dan Polypropylene (PP) pada bagian dalam. Kombinasi ini memberikan karakteristik unik yang tidak dimiliki oleh jenis tali lainnya.

Polypropylene dikenal sebagai material ringan, memiliki daya apung, tidak mudah menyerap air, serta cukup ekonomis. Sementara itu, Polyester memiliki nilai kekuatan tarik yang tinggi, tahan gesekan (abrasion resistance), serta memiliki ketahanan UV yang sangat baik. Ketika kedua material ini digabungkan, lahirlah tali dengan performa optimal untuk kebutuhan industri maritim.

Mixed rope yang digunakan di kapal umumnya dibentuk menggunakan konstruksi 8 strand atau pilinan delapan, sehingga menghasilkan tali yang lebih bervolume, lebih kuat, dan lebih stabil menahan beban. Secara visual, mixed rope kualitas tinggi memiliki warna putih dengan strip hitam, ciri khas produk dari pabrikan ternama seperti YSR.

Selain itu, mixed rope memiliki breaking load yang lebih tinggi dibanding beberapa tali berbahan PP monofilament maupun PP multifilament. Menariknya, mixed rope juga memiliki permukaan luar yang halus karena lapisan Polyester—sehingga tahan terhadap gesekan—namun tetap memiliki inti kasar dari Polypropylene yang memperkuat keseluruhan struktur tali.

Keunggulan kombinasi ini membuat mixed rope digunakan luas di kapal-kapal komersial yang membutuhkan tali kuat, stabil, dan tahan lama dalam berbagai situasi, baik di laut tenang maupun lingkungan kerja berat.

Baca Juga : Rekomendasi Tali Kapal Berkualitas dari PT. Velasco Indonesia Persada

Keunggulan Mixed Rope untuk Kapal dan Dermaga

Mixed rope bukan sekadar tali biasa, melainkan solusi tangguh untuk operasional kapal yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan tinggi. Berikut adalah keunggulan mixed rope dibandingkan tali kapal lain:

  • Breaking Load Tinggi: Mixed rope memiliki breaking load yang lebih tinggi dibanding tali PP standar. Hal ini membuatnya ideal untuk: tambatan kapal besar, penarikan kapal (towing) hingga operasi berat yang membutuhkan kekuatan superior. Breaking load tinggi juga membantu mengurangi risiko kecelakaan akibat tali putus pada saat beban tinggi.
  • Stabil Saat Basah: Sebagian tali sintetis melemah ketika basah. Namun mixed rope memiliki struktur kuat yang tidak mudah berubah meski terendam atau terkena air laut terus-menerus.
  • Tahan UV & Sinar Matahari: Karena campuran Polyester di bagian luar, mixed rope memiliki ketahanan UV yang sangat baik. Tidak mudah rapuh meskipun terkena sinar matahari setiap hari.
  • Tahan Gesekan (Abrasion Resistance): Konstruksi 8 strand dan lapisan Polyester memberi mixed rope ketahanan tinggi terhadap gesekan. Kemampuan ini penting untuk mooring rope yang sering menghadapi gesekan berat.
  • Tidak Menghantarkan Listrik: Sebagai tali berbahan sintetis, mixed rope aman digunakan dekat peralatan listrik atau di lingkungan basah.
  • Tahan Kimia (Acid & Alkali): Mixed rope tahan terhadap paparan bahan kimia pada tingkat tertentu, membuatnya ideal untuk lingkungan pelabuhan dan industri.
  • Awet dan Tahan Lama: Keunggulan gabungan dari material PP dan Polyester menjadikan mixed rope memiliki usia pakai yang lebih panjang dibanding tali sintetis biasa.

Baca Juga : Kelebihan dan Kegunaan Tali Mix Rope

Jual Tali Mix Rope Ukuran CIR 6

Spesifikasi Tali Kapal Mixed Rope yang Ditawarkan PT. Velasco Indonesia Persada

Sebagai Distributor yang Jual Tali Kapal Mixed Rope berkualitas di Jakarta, PT. Velasco Indonesia Persada menyediakan tali kapal premium dari brand ternama YSR, yaitu produsen tali asal Tiongkok yang sudah dikenal luas dalam industri maritim internasional.

Berikut spesifikasi lengkap mixed rope YSR yang tersedia di PT. Velasco Indonesia Persada:

  • Merk: YSR
  • Material Kombinasi: Polyester (bagian luar) + Polypropylene (bagian dalam)
  • Konstruksi: 8 Strand (pilinan delapan)
  • Ukuran Diameter (CIR): 6” – 8”
  • Panjang per Roll: ± 220 meter
  • Warna: Putih dengan strip hitam (ciri khas tali YSR)
  • Sertifikasi: CCS – China Classification Society

Kelebihan Mixed Rope YSR yang Dijual Velasco:

  • Kinerja tinggi untuk tambat kapal besar,
  • Stabil pada beban dinamis dan beban puncak,
  • Tahan lama meski dipakai dalam lingkungan laut ekstrim,
  • Cocok untuk kapal niaga, kapal ikan besar, tugboat, hingga proyek offshore.

Dengan kualitas premium dan sertifikasi resmi, mixed rope YSR dari PT. Velasco Indonesia Persada menjadi pilihan ideal untuk perusahaan pelayaran maupun industri maritim yang membutuhkan tali berkualitas yang sudah terbukti kehandalannya.

Baca Juga : Jual Tali Kapal Mixed Rope Merk YSR

Fungsi Tali Kapal Mixed Rope dalam Industri Maritim

Mixed rope termasuk tali serbaguna yang mampu digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional kapal. Berikut fungsi-fungsi utamanya:

  • Untuk Tambat Kapal (Mooring Rope): Mixed rope memiliki kekuatan tinggi dan kemampuan menyerap beban dinamis, sehingga sangat cocok untuk mengikat kapal di dermaga, menahan kapal di posisi tertentu dan menghadapi arus dan gelombang. Penggunaan mixed rope membuat proses tambat lebih aman, stabil, dan efisien.
  • Untuk Menarik Kapal (Towing Rope): Towing merupakan pekerjaan berat yang membutuhkan tali dengan daya putus besar. Mixed rope adalah pilihan ideal karena tidak mudah rusak, tahan beban kejut dan dapat digunakan oleh tugboat maupun kapal besar.
  • Untuk Keperluan Perikanan & Jaring: Mixed rope menjadi pilihan umum untuk tali jangkar kapal nelayan besar, tali pengikat jaring ikan, dan operasi perikanan besar yang membutuhkan tali kuat dan tahan gesek.
  • Untuk Dermaga & Offshore Operation: Mixed rope dipakai dalam operasi perawatan dermaga, handling barge, peralatan offshore seperti anchor line sementara, hingga aplikasi utility di platform lepas pantai.
  • Untuk Keperluan Utility Kapal: Selain fungsi utama, mixed rope juga digunakan sebagai alat pendukung seperti untuk tali bantu di dek, tali pengikat peralatan, operasi pemindahan barang di atas kapal.
  • Untuk Tug Assist Line: Pada operasi tug assist, mixed rope digunakan sebagai penghubung kuat antara tugboat dan kapal besar. Kekuatan, fleksibilitas, dan daya tahan mixed rope sangat mendukung keamanan proses manuver kapal di pelabuhan.

Baca Juga : Jual Tali Towing Kapal Berkualita

Mixed Rope

Solusi Mixed Rope Terbaik dari PT. Velasco Indonesia Persada

PT. Velasco Indonesia Persada hadir sebagai solusi terbaik bagi Anda yang membutuhkan tali kapal mixed rope dengan kualitas tinggi dan performa yang teruji. Sebagai Distributor alat kapal terpercaya yang Jual Tali Kapal Mixed Rope berkualitas di Jakarta, Velasco menyediakan produk mixed rope YSR yang tidak hanya kuat dan tahan lama, tetapi juga telah memenuhi standar internasional untuk penggunaan maritim. Dengan material Polyester + Polypropylene serta konstruksi 8 strand, mixed rope YSR mampu memberikan keamanan optimal untuk tambat kapal, towing, maupun aplikasi utility kapal.

Berbelanja di PT. Velasco Indonesia Persada memberikan banyak keuntungan, mulai dari jaminan produk original, kualitas premium, sertifikasi resmi, stok lengkap, hingga dukungan konsultasi teknis bagi pelanggan yang membutuhkan saran sebelum membeli. Velasco juga melayani pengiriman ke seluruh Indonesia, termasuk area pelabuhan besar, kawasan industri maritim, perusahaan pelayaran, hingga proyek offshore.

Untuk memastikan kapal Anda menggunakan tali yang kuat, awet, dan aman, kini saatnya mempercayakan kebutuhan mixed rope Anda kepada PT. Velasco Indonesia Persada. Hubungi tim kami untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai spesifikasi produk, ketersediaan stok, dan penawaran terbaik. Dengan memilih mixed rope dari Velasco, Anda telah memilih kualitas, keamanan, dan profesionalisme untuk operasional kapal Anda.

Baca Juga : Jual Tali Kapal Merk YSR

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Jual Tali Kapal Mixed Rope Berkualitas di Jakarta dan juga menjual Tali PE, Tali PP Multifilament dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Tali PP Monofilament, Tali Manila, Tali Megaflex  Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Selain itu, kami juga melayani open reseller. Silahkan Hubungi (021) 690 5530 atau [email protected]. Sosmed kami Instagram dan Facebook Atau lihat produk kami lainnya di sini.

 

PT. Velasco Indonesia merupakan distributor tali tambang kapal terpercaya. Kami menjual berbagai jenis tali tambang kapal dengan berbagai ukuran.Selain itu kami juga menjual tali tambang impor dan lokal mulai dari ukuran kecil hingga besar.


Tali tambang merupakan salah satu jenis tali yang paling banyak ditemukan dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam industri perkapalan. Dalam industri perkapalan, tali tambang dimanfaatkan dalam sejumlah kegiatan yang mendukung aktivitas perkapalan mulai dari docking, towing, mooring,  rigging, membuat jala, menambatkan kapal hingga sebagai tali jangkar pada kapal kecil. 

Ada banyak jenis tali tambang yang memiliki spesifikasi yang berbeda-beda  dan dapat disesuaikan dengan masing-masing bidang industri. Untuk industri perkapalan ada beberapa jenis tali tambang kapal yang digunakan. Berikut ini jenis tali tambang kapal : 

  • Tali Manila 

Tali tambang manila merupakan jenis tali tambang yang terbuat dari serat alami atau tumbuhan abacca, sejenis tumbuhan pisang-pisangan yang berasal dari negara Filipina. Tali ini memiliki karakteristik permukaan yang kasar sehingga sering digunakan untuk pembuatan tangga kapal. Selain itu, tali ini juga  banyak digunakan sebagai dekorasi kantor atau rumah karena bentuknya yang alami dan menarik. Selain memiliki tampilan menarik, tali manila juga punya banyak kelebihan yakni harganya yang murah, tidak mudah pecah, tidak meleleh, dan sangat artistik.

  • Tali Polypropylene (Tali PP)

Seperti namanya, tali PP terbuat dari serat buatan atau sintetis  yang disebut polypropylene. Tali Pp termasuk jenis tali yang banyak digunakan di banyak aktivitas perkapalan. Hal ini karena keunggulan dari tali PP itu sendiri dimana tali ini tahan terhadap pembusukan atau tidak mudah lapuk dan mudah mengapung. Tali PP dibagi dalam dua jenis yakni PP Monofilament dan tali PP Multifilament. Perbedaan kedua tali PP ini adalah   PP monofilament memiliki permukaan yang lebih kasar, sementara tali PP multifilament memiliki ukuran serat yang lebih kecil dan permukaan yang lebih halus.

  • Tali Nilon 

Tali nilon adalah yang paling umum digunakan dalam industri perkapalan karena memiliki karakteristik yang kuat, tahan terhadap gesekan, elastis, dan permukaan yang halus. Tak hanya itu, tali tambang yang satu ini tahan terhadap bahan kimia dan sinar matahari ultraviolet.

  • Tali Polyethylene (Tali PE)

Tali Polyethylene (PE) dibuat dari serat sintetis yang dikenal sebagai Polyethylene, yang memiliki berbagai karakteristik seperti lentur (tidak kaku), memiliki nilai breaking load yang rendah, tahan terhadap bahan kimia, tahan terhadap sinar matahari, dan ringan karena ukurannya yang lebih kecil. Aplikasi seperti lashing, packaging, jala-jala, dan kebutuhan olahraga adalah di mana tali tambang PE banyak digunakan.

Apapun jenis tali tambang kapal yang dibutuhkan pastikan anda membeli tali tanbang kapal di distributor terpercaya seperti PT. Velasco Indonesia Persada. Kami menjual berbagai jenis dan ukuran tali tambang kapal dengan harga terbaik. 

Baca Juga : Tips Memilih Tali Kapal

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Tali Kapal di jakarta dan juga menjual Tali PE, Tali PP Multifilament dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Tali PP Monofilament, Tali Manila, Tali Megaflex  Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Anda pernah ke pelabuhan? Pernahkah Anda naik kapal lain? Beberapa dari kita mungkin belum pernah pergi ke pelabuhan atau bahkan naik kapal. Sebagai sarana transportasi laut kapal akan berlabuh di pelabuhan atau dermaga untuk menaikan dan menurunkan penumpang atau barang. Bahan untuk membuat kapal dapat berlabuh di dermaga atau pelabuhan dengan sempurna diperlukan suatu alat supaya kapal tidak bergerak. Alat tersebut dinamakan bollard kapal. Dalam artikel ini kami akan membahas terkait pengertian dan jenis bollard kapal.

Pengertian Bollard Kapal 

Bollard yang juga dikenal sebagai Bollard Pelabuhan (juga dikenal sebagai Mooring Bollard, Bolder, dan Anchor Bolt) merupakan sebuah alat yang digunakan sebagai penambat tali kapal saat kapal bersandar. Ini adalah komponen yang sangat penting dalam konstruksi dermaga atau pelabuhan.

Bollard terbuat dari baja cor yang dilengkapi dengan baut khusus yang disebut anchor bolt, yang ditanam pada pondasi dermaga atau pelabuhan agar mampu menahan gaya yang digunakan untuk penambatan kapal di dermaga. Kapal dapat dikatakan terlambat apabila kapal telah terikat ke Bolder kapal di tepi dermaga. Ini dilakukan agar kapal dapat dilindungi dari arus, angin, dan gelombang perairan. Bollard kapal biasanya terletak di tepi pelabuhan atau dermaga dengan jumlah satu atau bahkan lebih, tergantung pada panjang dermaga.

Untuk menambat kapal di dermaga diperlukan tali tambat kapal yang nantinya akan di kaitkan ke Bollard dermaga. Semakin besar kapal yang ditambatkan, semakin banyak tali tambat yang diperlukan. Sementara kapal layar membutuhkan empat hingga enam tali tambat, kapal tanker membutuhkan hingga dua belas tali tambat. Awak kapal harus bekerja sama dengan buruh pelabuhan untuk menambatkan tali kapal ke dermaga.

Jenis Bollard Kapal 

Bollard Kapal dibagi dalam beberapa jenis tergantung pada bentuk dan kapasitas nya. Untuk kapasitas bollard kapal bervariasi yakni antara 10-200 ton. Berikut beberapa jenis bollard yang sering digunakan:

  • Bitt bollard

Bitt bollard Pengertian dan Jenis Bollard Kapal

Tipe yang pertama adalah bitt bollard yang merupakan tipe bollard yang banyak ditemui di dermaga. Bitt bollard yang juga dikenal sebagai “Bollard Pion” atau “Straight Bollard memiliki karakteristik lurus vertikal yang membesar pada bagian kepalanya. Bitt bollard memiliki kapasitas antara 10 dan 200 ton.

  • Tee bollard

Tee bollard Pengertian dan Jenis Bollard Kapal

Tee bollard ini berbahan dasar cor logam, atau besi cor, dan memiliki kapasitas beban antara 10 dan 100 ton. Bentuknya mirip dengan jamur. Karakteristik ini membuat jenis bollard ini sangat cocok untuk menambatkan  tali pada kapal.

  • Curve Bollard 

Curve Bollard 

Jenis bollard ini juga disebut Harbour Bollard karena bentuknya mirip cocor bebek. Sama seperti jenis sebelumnya, jenis Bollard ini juga terbuat dari besi cor  yang memiliki kapasitas beban antara 10 dan 150 ton.

Demikian penjelasan mengenai Pengertian dan Jenis Bollard Kapal. Sebagai distributor alat kapal, PT velasco Indonesia menjual berbagai jenis tali tambat kapal, rantai jangkar, jangkar kapal dan lainnya. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi tim kami melalui email, telepon ataupun whatsapp. 

Baca Juga : Jual Alat Keselamatan Kapal Lengkap Harga Terbaik

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Alat Keselamatan Kapal di jakarta dan juga menjual Life Jacket Light Battery, Immersion Suit, Whistle Life Jacket, Life Jacket with Whistle, Inflatable Life Jacket  dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Life Jacket Marine, Working Vest, Life Buoy Line, Ring Buoy Light, Ring Buoy Solas, Flotation Safety Knife, SCBA – Self Contained Breathing Apparatus, Thermal Protective Aid, First Aid Kit, Emergency Food & Drink, Pelican Hook, HRU For Epirb, HRU For Life Raft, Inflatable Life Raft, Imo Sign, Binocular  Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.