Rantai baja dan rantai besi adalah dua jenis material yang umum digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari konstruksi hingga industri. Meskipun keduanya memiliki kegunaan yang serupa dalam banyak hal, ada perbedaan signifikan antara keduanya yang perlu dipahami untuk memilih jenis yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda. Dalam artikel ini, kami akan membahas perbedaan antara rantai baja dan rantai besi


Secara umum baik rantai baja ataupun rantai besi sama-sama terbuat dari bahan dasar besi. Namun yang membedakan adalah tambahan campuran di dalamnya yang membuat kedua jenis rantai ini memiliki perbedaan yang signifikan mulai dari kekuatan, ketahan terhadap korosi hingga harga.  Berikut beberapa perbedaan rantai baja dan rantai besi: 

Perbedaan  Rantai Baja  Rantai Besi 
Komposisi Material Rantai baja terbuat dari besi yang dicampur dengan material lainnya termasuk karbon. Dimana kandungan karbon dalam rantai baja bekisar 0,2% sampai 2,1 % dari berat total rantai, tergantung pada gradenya. Rantai besi terbuat dari besi murni atau campuran besi dengan sejumlah kecil karbon. Rantai besi sering kali memiliki kekuatan yang lebih rendah dibandingkan dengan rantai baja.
Kekuatan dan Ketahanan Rantai baja umumnya memiliki kekuatan yang lebih tinggi daripada rantai besi. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang ideal untuk aplikasi yang membutuhkan daya tahan dan kekuatan ekstra seperti aplikasi lifting dan towing. Selain itu rantai baja juga tahan terhadap cuaca ekstrim sehingga sering digunakan dalam industri perkapalan.  Meskipun rantai besi umumnya kurang kuat daripada rantai baja, namun memiliki ketahanan yang baik terhadap tekanan dan beban tertentu. Rantai besi sering digunakan dalam aplikasi di mana kekuatan absolut tidak menjadi prioritas utama. Seperti aplikasi dapra, dekorasi, lashing, light lift dan light towing
Lapisan Rantai Rantai baja umumnya dilapisi oleh material karbon untuk mencegah karat.  Rantai besi biasanya diberi lapisan  galvanis atau ada juga stainless steel untuk mencegah karat.
Harga  Rantai baja memiliki harga yang lebih tinggi daripada rantai besi karena proses pembuatan dan bahan baku yang lebih mahal. Rantai besi biasanya lebih ekonomis dibandingkan dengan rantai baja, membuatnya menjadi pilihan yang lebih terjangkau untuk beberapa aplikasi.

Itulah beberapa perbedaan antara rantai baja dan rantai besi yang perlu Anda ketahui. Kedua jenis rantai ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, jadi dalam memilih antara rantai baja dan rantai besi tergantung pada aplikasi Anda lakukan. 

Selain itu, pastikan juga Anda membeli di distributor terpercaya.  PT. Velasco Indonesia Persada merupakan distributor menjual  rantai besi dan rantai baja berkualitas sesuai kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut terkait harga atau produk rantai, Anda dapat langsung menghubungi tim kami dan dapatkan penawaran menarik dari kami. 

Baca Juga : Kenali Ciri-ciri Rantai Galvanis Berkualitas

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Rantai di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Baja, Rantai Galvanis dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Rantai merupakan salah satu jenis alat bantu yang terbuat dari potongan-potongan besi ataupun plastik yang dirangkai menjadi satu dan memiliki sifat seperti tali yakni panjang dan lentur. Ada beberapa jenis rantai yang umum digunakan salah satunya yakni rantai baja. Memiliki material yang kuat, rantai baja banyak digunakan dalam berbagai aplikasi mulia dari mengangkat, menarik dan lainnya. Karena fungsinya yang beragam, rantai baja dibagi dalam beberapa jenis. Apa saja jenis rantai baja? Mari kita bahas! 

Sesuai dengan namanya, rantai baja terbuat dari baja, yang merupakan material paling kuat di dunia. Baja sendiri adalah logam yang dibuat dari besi yang dicampur dengan beberapa elemen lainnya; campuran seperti krom, mangan, sulfur, nikel, titanium, dan nikel biasanya digunakan untuk kompresi, tergantung pada kebutuhan produsen. Dengan campuran baja yang beragam ini membuat kekuatan rantai baja juga berbeda-beda. Kekuatan rantai baja ini disebut dengan grade. Makin besar grade rantai baja, maka semakin tinggi kekuatan rantai baja tersebut. 

Secara umum ada dua jenis rantai baja yakni rantai baja angkat (lifting chain) dan rantai jangkar (anchor chain). Meski kedua jenis rantai baja ini sama-sama terbuat dari material baja, namun secara penggunaannya berbeda.

  • Rantai Angkat (Lifting Chain)

Jenis rantai baja pertama adalah rantai angkat atau lifting chain. Sesuai dengan namanya rantai ini buat dan digunakan untuk aplikasi angkat (lifting). Namun dalam beberapa kebutuhan lainnya, rantai ini juga sering digunakan untuk aplikasi tarik (towing). Jenis rantai baja ini juga dibagi dalam dua jenis yakni grade 80 dan grade 100, dimana masing-masing grade memiliki kekuatan dan beban angkat yang berbeda. Untuk rantai grade 80 memiliki kekuatan angkat menengah ke bawah. Umumnya jenis rantai baja ini digunakan untuk industri yang tidak terlalu melibatkan banyak alat berat. 

Sedangkan untuk rantai baja angkat grade 100 memiliki kekuatan angkat yang lebih besar sekitar 20-25% dari grade 80. Jadi walaupun ukurannya sama namun rantau grade 100 lebih mampu mengangkat beban dari pada grade 80. Maka dari itu, jenis rantai grade 100 umumnya digunakan untuk mengangkat beban yang lebih berat. 

  • Rantai jangkar (anchor chain) 

Seperti namanya, rantai baja ini digunakan untuk menarik dan menurunkan jangkar kapal saat proses penambatan kapal. Seperti jenis rantai angkat, rantai jangkar juga punya grade untuk menentukan tingkat kekuatannya. Untuk grade pada rantai jangkar dibagi menjadi dua jenis yakni grade U2 dan grade U3. Untuk grade U3 memiliki kekuatan yang lebih besar daripada grade U2. karena itu, untuk rantai jangkaran U3 umumnya digunakan di kapal berukuran besar dan grade u2 untuk kapal ukuran sedang. 

Demikian penjelasan mengenai rantai baja. Dengan mengetahui rantai baja diharapkan Anda dapat memilih rantai baja yang sesuai sehingga dapat berfungsi dengan maksimal sesuai kebutuhan Anda. Bagi Anda yang membutuhkan rantai baja, Ada dapat langsung menghubungi kami di whatsapp atau email. Sebagai distributor, PT. Velasco menjual berbagai rantai berkualitas yang dilengkapi sertifikat dengan harga terbaik. 

Baca Juga : Jual Rantai Baja atau Load Chain Berkualitas

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier  Rantai Baja di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Dalam dunia industri penggunaan rantai bukanlah sesuatu yang baru. Fungsi penggunaannya sangatlah banyak dan sangat penting untuk operasional perindustrian. Seiring berkembangnya teknologi dan kebutuhan akan rantai yang terus berubah terutama dalam dunia industri. Pada artikel ini kami akan membahas beberapa jenis rantai dalam dunia industri. 

Rantai adalah salah satu jenis alat bantu berupa sling yang terdiri dari ring atau cincin yang dirangkai menjadi satu hingga memiliki panjang tertentu. Rantai umumnya terbuat dari logam dan plastik tergantung dari penggunaan dan keperluan dari pemakainya. Berikut beberapa fungsi rantai dalam dunia industri : 

  • Alat angkat (lifting): Rantai yang digunakan alat angkat tentunya adalah rantai yang memiliki breaking load yang sesuai dengan beban yang diangkat.  Biasanya rantai digunakan untuk aplikasi angkat berat (heavy lift) dan angkat ringan (light lift). Beberapa industri yang menggunakan rantai untuk aplikasi angkat adalah industri konstruksi dan perkapalan. 
  • Alat tarik (towing): Alat tarik biasanya menggunakan rantai. Ini biasanya digunakan untuk bidang transportasi seperti menderek mobil, atau untuk industri kelautan seperti menarik kapal dan alat tarik jala, yang digunakan untuk menangkap ikan besar di laut.
  • Alat ikat ( lashing) : Umumnya rantai sebagai alat ikat digunakan pada aplikasi di bidang logging dan cargo untuk mengikat barang. 
  • Dekorasi : Sebagai dekorasi umumnya rantai digunakan untuk dekorasi ruangan dalam bidang desain interior. 

Setelah mengetahui fungsinya, sekarang kami akan membahas jenis rantai dalam dunia industri. Secara umum ada tiga jenis rantai yakni rantai besi, baja dan plastik. Namun dalam dunia industri, rantai yang digunakan harus memiliki nilai breaking load yang tinggi. Ada beberapa  jenis rantai yang umumnya digunakan dalam dunia industri yakni rantai besi dan baja. Berikut penjelasannya. 

1. Rantai Baja 

Rantai baja terbuat dari besi yang dicampurkan dengan elemen-elemen lain seperti karbon, mangan, fosfor, sulfur, silikon, nikel, krom, molybdenum, boron, titanium, vanadium, dan niobium. Namun ada produsen rantai baja yang kadang-kadang mengubah produk mereka dengan menambahkan komponen lain, membuat produk mereka lebih kuat. Rantai baja dibuat khusus untuk aplikasi Lifting dan Towing dengan beban yang memiliki bobot dan ukuran yang besar. Menurut kegunaannya, rantai baja dibagi dalam dua tipe yakni : 

  • Rantai Angkat (Lifting Chain) : Sesuai dengan namanya menunjukkan bahwa jenis rantai baja angkat ini dibuat khusus untuk digunakan untuk tarik dan angkat. Grade rantai ini bervariasi dari 80 hingga 100. Grade yang lebih tinggi menandakan daya angkat (WLL) rantai yang lebih besar. Rata-rata digunakan dalam aplikasi konstruksi dan untuk perkapalan dengan beban angkat yang sangat berat. 
  • Rantai Jangkar (Anchor Chain) : Jenis rantai ini digunakan bersamaan dengan jangkar, seperti yang disebutkan oleh namanya. Karena dibuat untuk digunakan pada jangkar berukuran besar, ukuran rantai jangkar ini agak lebih besar dari rantai baja. Walaupun jenis rantai jangkar ini dibuat berdasarkan grade, sebutannya berbeda dengan grade rantai baja. Rantai jangkar dibedakan berdasarkan kelas U2 dan U3.

2. Rantai Besi 

Rantai  merupakan rantai yang berbahan dasar besi. Besi sendiri adalah  jenis logam yang paling umum dan mudah ditemukan di kerak bumi. Rantai besi umumnya digunakan untuk aplikasi yang lebih ringan dari rantai baja. Karena rantai besi tidak memiliki kekuatan angkat (WLL) yang besar seperti rantai baja, jadi rantai besi tidak disarankan untuk pengangkatan beban yang berat. Rantai besi biasanya digunakan untuk tujuan lashing (ikat), light lift (angkat ringan), dan light towing (tarik ringan). Sebagian orang juga menggunakan rantai besi jenis tertentu untuk menghias rumah, kantor, dan area luar. Sebelum Anda menggunakan rantai besi ini, pastikan kekuatan angkatnya sesuai dengan beban yang akan Anda angkat. Rantai besi dibagi dalam tiga tipe yakni: 

  • Rantai Galvanis : Jenis rantai ini memiliki lapisan galvanis yang terbuat dari seng, yang membuatnya lebih tahan terhadap karat dan korosi. Rantai ini memiliki kekuatan angkat yang cukup untuk mengangkat dan menarik beban, sehingga sering digunakan untuk jenis pengangkatan dan tarik ringan. Karena ketahanannya terhadap karat, rantai ini biasa digunakan untuk aplikasi yang berada di daerah rawan korosi seperti daerah laut, pantai dan lainnya. 
  • Rantai Stainless Steel : Rantai Stainless Steel adalah rantai yang terbuat dari besi yang diberi lapisan stainless steel yang membuatnya lebih mengkilap atau berkilau. Rantai ini mengandung lapisan stainless steel dengan kadar nilai SUS 304 dan 316. Banyak aplikasi yang dapat dilakukan dengan rantai ini, termasuk dapra, lashing, pemberat trawl, pagar, dekorasi, dan banyak lagi. Meski begitu, rantai ini tidak bisa digunakan untuk aplikasi lifting karena nilai breaking load yang rendah sehingga  hanya dapat digunakan  penghias, pengikat, dan pemberat saja. 
  • Rantai Besi Standard : Rantai besi biasa ini tidak cocok digunakan di area yang rawan korosi dan pengaratan karena tidak memiliki lapisan. Rantai besi ini dapat digunakan untuk mengangkat dan menarik beban ringan, seperti rantai dengan finishing galvanis. Aplikasinya tidak boleh dilakukan di tempat yang memiliki kadar garam dan asam yang tinggi karena dapat menghancurkan besi. 

Itulah beberapa jenis rantai yang digunakan dalam berbagai industri. Dengan mengetahui jenis dan kegunaan dari setiap rantai, Anda dapat memilih rantai yang disesuaikan dengan kebutuhan. Jika Anda membutuhkan rantai berkualitas, Anda dapat langsung menghubungi kami di email atau whatsapp. Kami menjual berbagai jenis rantai berkualitas dengan harga terbaik. Selain di Jakarta kami juga melayani penjualan produk kami ke seluruh kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bogor, bekasi, Tangerang, Depok, Semarang, Surabaya, Lampung, Bali, Kalimantan, Papua, Makasar, Medan, Balikpapan, Bandung, Batam Palembang dan kota-kota lainnya.

Baca Juga : Jual Rantai Jangkar Berkualitas dan Bersertifikat

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Rantai di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis, Rantai Baja dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.