Di dunia pelayaran modern, kebutuhan akan peralatan yang kuat, aman, dan tahan lama bukan lagi pilihan, tetapi keharusan. Salah satu komponen penting yang tidak bisa dipisahkan dari operasi kapal adalah wire rope marine, yang digunakan untuk berbagai aplikasi mulai dari towing, mooring, anchor line, hingga lifting cargo di dek kapal. Karena bekerja di lingkungan laut yang keras, pemilihan tali baja tidak boleh sembarangan. Di sinilah PT. Velasco Indonesia Persada Jual Wire Rope Marine Lengkap untuk Kapal, dengan berbagai pilihan konstruksi, diameter, finishing galvanis maupun ungalvanis, serta core IWRC dan FC yang dapat disesuaikan kebutuhan. Melalui kombinasi produk berkualitas dan dukungan teknis yang profesional, PT. Velasco Indonesia Persada siap menjadi mitra terpercaya bagi pemilik kapal, operator pelabuhan, maupun shipyard di seluruh Indonesia.

Apa Itu Wire Rope Marine?

Secara sederhana, wire rope rekomendasi adalah tali baja yang terbentuk dari beberapa lapis struktur: kawat baja (wire) yang dipilin menjadi strand, kemudian beberapa strand dipilin lagi mengelilingi sebuah inti (core), sehingga menghasilkan tali baja yang kuat, tahan tarik, dan relatif fleksibel.

Struktur dasar wire rope terdiri dari:

  • Wire (kawat baja): elemen terkecil yang menentukan kekuatan dan ketahanan terhadap korosi atau abrasi.
  • Strand: kumpulan wire yang dipilin bersama, membentuk satu “utas besar”.
  • Core (inti/hati): bagian pusat yang berfungsi menopang seluruh struktur, dapat berupa FC (Fibre Core) atau IWRC (Independent Wire Rope Core).

Dalam penulisan teknis, konstruksi wire rope berbagai ukuran digambarkan dengan format seperti 6×19, 6×36, 19×7, dan lain-lain. Penjelasannya:

  • Angka pertama (misal 6) = jumlah strand.
  • Angka kedua (misal 19 atau 36) = jumlah wire dalam setiap strand (atau kelas jumlah wire).

Wire rope marine adalah wire rope paling banyak digunakan yang digunakan secara khusus di lingkungan kelautan, pelabuhan, dan offshore. Karakter lingkungannya:

  • Terpapar air laut (korosif, mengandung garam).
  • Mengalami beban dinamis karena ombak, arus, dan angin.
  • Sering bekerja pada drum winch, sheave, dan berbagai deck equipment.

Karena kondisi kerja yang berat, wire rope berkualitas untuk aplikasi marine biasanya dipilih yang galvanized, menggunakan konstruksi yang tepat, dan memiliki core serta pelumasan yang sesuai agar umur pakai dan faktor keselamatannya terjaga.

Baca Juga: Mengenal Jenis Wire Rope

Kelebihan Wire Rope Marine Dibanding Tali Biasa

Penggunaan wire rope marine bukan tanpa alasan. Dibandingkan dengan tali serat (natural atau sintetis), wire rope bersertifikat memiliki beberapa keunggulan penting, terutama untuk aplikasi berat dan berisiko tinggi seperti di kapal dan pelabuhan.

Berikut beberapa wire rope marine bersertifikat :

1. Kekuatan Tarik yang Sangat Tinggi

Wire rope best seller dibuat dari kawat baja yang diproses secara khusus sehingga memiliki kekuatan tarik yang besar. Hal ini membuat wire rope mampu menahan beban angkat dan tarik jauh lebih tinggi dibanding tali berbahan serat. Untuk towing barge, menarik kapal di slipway, atau lifting cargo berat, penggunaan tali biasa jelas tidak memadai.

2. Tahan Beban Dinamis dan Shock Load

Di laut, beban yang diterima peralatan tidak pernah benar-benar diam; selalu ada gerakan akibat gelombang dan angin. Wire rope dirancang untuk bekerja di bawah beban dinamis, menerima hentakan (shock load), dan tetap mampu mempertahankan integritas strukturnya selama masih berada dalam batas kerja yang aman.

3. Fleksibilitas Konstruksi

Wire rope bersertifikat memiliki berbagai macam konstruksi yang memungkinkan pemilihan yang lebih spesifik sesuai kebutuhan kerja:

  • Konstruksi yang lebih kaku dan tahan abrasi.
  • Konstruksi yang lebih fleksibel untuk sering digulung pada drum.
  • Konstruksi rotation-resistant untuk mengurangi efek putaran saat lifting.

Fleksibilitas pilihan ini membuat wire rope bisa “disesuaikan” dengan fungsi: towing, mooring, lifting, anchor line, dan sebagainya.

4. Ketahanan Terhadap Lingkungan Laut

Dengan finishing galvanized, wire rope marine mempunyai ketahanan lebih baik terhadap korosi akibat air asin. Ditambah lagi dengan pelumasan (lubrication) yang tepat, wire rope bisa memiliki umur pakai yang cukup panjang walaupun terus digunakan di lingkungan yang korosif.

5. Kompatibel dengan Rigging System

Wire rope berbagai tipe  dapat dikombinasikan dengan bermacam aksesoris rigging seperti shackle, hook, thimble, ferrule, socket, turnbuckle, dan lain-lain. Hal ini memungkinkan pembuatan wire rope sling dengan konfigurasi leg yang berbeda (1 leg, 2 leg, 3 leg, 4 leg) dan terminasi yang sesuai (soft eye, thimble eye, socket), sehingga bisa digunakan pada sistem lifting dan rigging modern di kapal maupun pelabuhan.

Baca Juga: Konstruksi Wire Rope

Rekomendasi Konstruksi Wire Rope untuk Industri Marine

Rekomendasi Wire Rope untuk Industri Maritim

Di industri maritim, satu jenis wire rope tidak bisa dipakai untuk semua pekerjaan. Setiap aplikasi memiliki karakter beban, frekuensi kerja, dan pola pemakaian yang berbeda. Berikut beberapa rekomendasi konstruksi wire rope yang umum dipakai untuk aplikasi marine.

1. Wire Rope untuk Aplikasi Towing

Aplikasi towing, baik untuk menarik barge, kapal, maupun ponton, menuntut wire rope yang:

  • Kuat menahan beban tarik besar.
  • Fleksibel untuk bekerja pada drum winch.
  • Tahan terhadap lingkungan laut yang korosif.

Rekomendasi konstruksi:

  • 6×36 Galvanis
  • 6×37 Galvanis

Konstruksi 6×36 dan 6×37 memiliki jumlah wire per strand yang cukup banyak, sehingga memberikan fleksibilitas yang baik saat wire rope digulung dan dibuka pada drum. Lapisan galvanis membantu melindungi kawat dari karat dan memperpanjang umur pakai di lingkungan laut.

2. Wire Rope untuk Aplikasi Mooring

Pada aplikasi mooring, wire rope bertugas menahan kapal yang sedang sandar di dermaga atau di buoy. Beban yang diterima bersifat dinamis, mengikuti gerakan kapal akibat ombak dan angin.

Rekomendasi konstruksi:

  • 6×36 Galvanis
  • 6×24 Galvanis

Konstruksi 6×36 menawarkan kelenturan yang baik sehingga nyaman bekerja di fairlead dan winch mooring, sementara 6×24 memberikan kombinasi antara kekuatan dan ketahanan terhadap abrasi. Keduanya cocok digunakan sebagai mooring line dengan proteksi anti karat dari galvanis.

3. Wire Rope untuk Aplikasi Anchor Line

Anchor line menghubungkan sistem jangkar dengan kapal, baik secara penuh (full wire) maupun kombinasi chain–wire. Di sini dibutuhkan wire rope yang berdaya tarik tinggi, cukup fleksibel, dan tahan gesekan karena sering bersentuhan dengan bagian lain dari sistem jangkar.

Rekomendasi konstruksi:

  • 6×36 Galvanis
  • 6×24 Galvanis
  • 6×19 (SL) Galvanis

Konstruksi 6×19 (Seale – SL) cenderung lebih kaku dan punya wire berdiameter lebih besar pada lapisan luar, sehingga lebih tahan abrasi. Dipadukan dengan 6×36 dan 6×24, kombinasi ini memberikan pilihan sesuai desain dan kebutuhan sistem anchor line di kapal.

4. Wire Rope untuk Aplikasi Slipway Winch

Slipway winch digunakan untuk menarik kapal naik-turun di atas rel atau landasan. Beban yang ditanggung besar dan frekuensi gulung-buka wire rope pada drum cukup intens.

Rekomendasi konstruksi:

  • 6×36 Galvanis
  • 6×36 Ungalvanis

Untuk slipway yang banyak terpapar air laut, 6×36 galvanis menjadi pilihan utama, sedangkan 6×36 ungalvanis dapat digunakan untuk area yang memiliki perlindungan tambahan atau kondisi lebih terkendali.

5. Wire Rope untuk Aplikasi Fishing

Kapal perikanan menggunakan wire rope untuk hauling, hauling net, atau menarik alat tangkap lainnya. Dibutuhkan wire rope yang fleksibel, tahan bending fatigue, dan terlindungi dari korosi.

Rekomendasi konstruksi:

  • 6×19 (SL) FC Galvanis, C Lube
  • 6×24 + 7HC Galvanis, C Lube

FC (Fibre Core) memberikan fleksibilitas lebih serta menyimpan pelumas di inti, sementara C Lube menunjukkan adanya pelapisan pelumas khusus yang melindungi wire rope dari gesekan dan korosi. Konstruksi ini cocok untuk pemakaian intensif di kapal fishing yang beroperasi setiap hari di laut.

6. Wire Rope untuk Aplikasi Lifting Sling

Lifting sling dari wire rope digunakan untuk mengangkat beban dengan crane, baik di kapal maupun di pelabuhan. Syarat utamanya: kuat, aman, dan memiliki faktor keamanan sesuai standar rigging.

Rekomendasi konstruksi:

  • 6×36
  • 6×29
  • 6×25
  • 6×19 (SL)

Konstruksi 6×36, 6×29, dan 6×25 umum dipakai sebagai bahan dasar pembuatan sling karena seimbang antara fleksibilitas dan kekuatan. Sementara 6×19 (SL) digunakan pada area yang lebih banyak bersentuhan langsung dengan permukaan beban karena lebih tahan abrasi. Sling dapat dibuat dengan konfigurasi 1 leg, 2 leg, 3 leg, atau 4 leg menggunakan aksesoris seperti thimble, ferrule, socket, dan lainnya.

Baca Juga: Harga Wire Rope Terbaru

Spesifikasi Wire Rope Marine yang Dijual PT. Velasco Indonesia Persada

Sebagai penyedia jual wire rope marine lengkap, PT. Velasco Indonesia Persada menawarkan beragam pilihan wire rope yang dirancang khusus untuk kebutuhan industri maritim. Produk yang tersedia berasal dari merek-merek yang sudah dikenal di pasar internasional dan nasional.

  • Merek: DSR, Kiswire, Manho
  • Finishing: Galvanized & Ungalvanized
  • Konstruksi: 6×19, 6×36, 19×7, 35×7, 8×19, dan lainnya
  • Diameter & Panjang: Beragam ukuran sesuai kebutuhan pelanggan
  • Core: IWRC & FC
  • Sertifikat: Tersedia

Untuk proyek tertentu, PT. Velasco Indonesia Persada juga dapat menyediakan test certificate dan dokumen teknis lainnya yang dibutuhkan oleh pemilik kapal, perusahaan pelayaran, shipyard, maupun kontraktor industri.

Baca Juga: Hal-Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Wire Rope

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membeli Wire Rope Marine

Memilih wire rope marine tidak boleh asal, karena berkaitan langsung dengan keselamatan kerja dan umur pakai peralatan. Berikut beberapa poin penting memilih wire rope yang perlu diperhatikan:

  • Sesuaikan dengan Aplikasi: Pastikan Anda mengetahui wire rope tersebut akan dipakai untuk apa: towing, mooring, anchor line, slipway winch, fishing, atau lifting. Setiap aplikasi memiliki karakter kerja yang berbeda, sehingga rekomendasi konstruksi dan finishing-nya juga akan berbeda.
  • Pilih Konstruksi dan Core yang Tepat: Konstruksi seperti 6×19, 6×24, 6×36, 19×7, dan 35×7 punya kelebihan masing-masing dalam hal kekuatan, fleksibilitas, dan ketahanan abrasi. Core IWRC cocok untuk beban berat, sementara FC lebih fleksibel dan membantu menyimpan pelumas.
  • Perhatikan Finishing dan Lingkungan Kerja: Untuk lingkungan laut yang basah dan korosif, wire rope galvanized lebih dianjurkan untuk mengurangi risiko karat. Wire rope ungalvanized bisa digunakan di area yang lebih terlindungi atau dengan sistem perawatan pelumasan yang baik.
  • Pastikan Ukuran dan Kapasitas Beban: Diameter wire rope harus disesuaikan dengan Working Load Limit (WLL) yang dibutuhkan dan dengan dimensi alat (drum, sheave, pulley). Pemilihan diameter yang tepat, ditambah faktor keamanan yang sesuai, akan menjaga sistem kerja tetap aman dan efisien.
  • Cek Sertifikat dan Standar: Untuk aplikasi yang kritis, pastikan wire rope yang dibeli dilengkapi dengan sertifikat yang jelas dan mengacu pada standar seperti JIS, DIN, or API. Sertifikat ini membantu pemilik kapal dan operator dalam proses inspeksi, audit, maupun pemenuhan regulasi keselamatan.

Baca Juga: Supplier Wire Rope untuk Keperluan Maritim

Wire Rope Stainless Steel Berkualitas

Penyedia Wire Rope Marine Lengkap dan Berkualitas 

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang alat kapal, rigging & lifting, serta marine safety equipment, PT. Velasco Indonesia Persada hadir sebagai solusi bagi Anda yang mencari jual wire rope marine lengkap. Berlokasi di Jakarta dan melayani pengiriman ke berbagai wilayah di Indonesia, PT. Velasco Indonesia Persada mendukung kebutuhan wire rope untuk:

  • Kapal niaga, kapal tanker, tug boat, dan barge.
  • Pelabuhan dan terminal bongkar muat.
  • Shipyard (galangan kapal) dan slipway.
  • Kapal fishing dan industri perikanan.
  • Proyek offshore dan oil & gas.

Produk yang tersedia meliputi wire rope galvanized dan ungalvanized dengan berbagai konstruksi, diameter, dan core. Selain itu, Velasco juga menyediakan layanan pembuatan wire rope sling lengkap dengan aksesoris rigging seperti shackle, hook, turnbuckle, thimble, ferrule, dan socket. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan solusi tali baja dan rigging dari satu sumber yang terpercaya.

Baca Juga: Toko Wire Rope Terdekat

Keunggulan Membeli Wire Rope Marine di PT. Velasco Indonesia Persada

Berikut beberapa alasan mengapa banyak pelanggan mempercayakan kebutuhan wire rope marinanya pada PT. Velasco Indonesia Persada:

  • Produk Bermerek & Berkualitas: Menyediakan wire rope marine dari merek ternama seperti DSR, Kiswire, dan Manho yang sudah diakui di industri maritim.
  • Pilihan Lengkap untuk Aplikasi Marine: Konstruksi yang beragam, finishing galvanis/ungalvanis, serta pilihan core IWRC dan FC memudahkan penyesuaian dengan kebutuhan towing, mooring, anchor line, slipway, fishing, dan lifting sling.
  • Konsultasi Teknis Profesional: Tim Velasco siap membantu Anda memilih tipe, ukuran, dan konstruksi wire rope yang paling tepat, berdasarkan aplikasi nyata di lapangan dan standar keselamatan yang berlaku.
  • Dukungan Sertifikat & Dokumen Teknis: Bagi proyek yang membutuhkan dokumentasi lengkap, PT. Velasco Indonesia Persada dapat menyediakan sertifikat JIS, DIN, API dan test certificate untuk wire rope maupun sling.
  • Harga Kompetitif & Pelayanan Responsif: Dengan kombinasi kualitas dan harga yang bersaing, Velasco berupaya memberikan nilai terbaik bagi pelanggan, didukung oleh respon yang cepat dan komunikasi yang jelas.
  • One Stop Marine & Industrial Supplier: Selain wire rope, PT. Velasco Indonesia Persada juga menyediakan rigging hardware, rantai kapal, alat keselamatan kapal, alat pemadam kebakaran, mooring equipment, dan berbagai perlengkapan maritim lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk, spesifikasi teknis, serta penawaran harga, Anda dapat menghubungi tim kami melalui email, telepon, atau WhatsApp. Katalog lengkap wire rope, wire rope sling, rigging hardware, dan alat kapal lainnya juga dapat Anda lihat di website resmi kami: www.velascoindonesia.com. Dengan memilih wire rope marine yang tepat dan dipasok oleh supplier yang berpengalaman, Anda tidak hanya menjaga kelancaran operasional, tetapi juga meningkatkan tingkat keselamatan dan keandalan sistem kerja di setiap proyek dan pelayaran.

Baca Juga: Toko Marine Terlengkap Di Jakarta 

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Jual Wire Rope Marine Lengkap di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Selain itu, kami juga melayani open reseller.  Silahkan Hubungi (021) 690 5530, whatsapp di 081290808833 atau [email protected]. Sosmed kami Instagram dan Facebook Atau lihat produk kami lainnya di sini.  

Industri kelautan atau marine adalah salah satu sektor yang paling menantang dari sisi kondisi kerja. Kapal, pelabuhan, galangan, dan unit pendukung offshore setiap hari berhadapan dengan ombak, arus, angin kencang, air asin yang korosif, serta beban kerja berat yang berlangsung terus-menerus. Di tengah situasi ekstrem ini, wire rope menjadi salah satu elemen paling krusial dalam menunjang operasi, mulai dari kegiatan towing kapal, mooring (tambat kapal), pengoperasian anchor line, slipway winch, hingga peralatan penangkapan ikan (fishing). Kesalahan dalam memilih konstruksi wire rope tidak hanya membuat biaya perawatan membengkak, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerusakan alat bahkan kecelakaan kerja. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu wire rope dalam konteks marine, bagaimana konstruksinya, rekomendasi konstruksi wir rope untuk industri marine hingga solusi pengadaan wire rope marine berkualitas melalui PT. Velasco Indonesia Persada sebagai distributor yang siap mendukung berbagai kebutuhan industri maritim Anda.

Apa Itu Wire Rope dan Mengapa Penting dalam Industri Marine?

Secara sederhana, wire rope atau kawat sling adalah tali baja yang terdiri dari susunan kawat (wire) yang dipilin menjadi strand, lalu beberapa strand tersebut dipilin mengelilingi inti (core) sehingga membentuk satu kesatuan rope yang kuat, fleksibel, dan sanggup menahan beban kerja berat. Berbeda dengan tali biasa, wire rope dirancang melalui proses rekayasa teknik dengan perhitungan yang sangat cermat, sehingga setiap komponen dalam susunannya memiliki fungsi masing-masing untuk memastikan rope mampu bekerja dalam kondisi ekstrem.

Dalam industri marine, wire rope digunakan untuk berbagai fungsi penting, antara lain:

  • Mooring: menambat kapal di dermaga atau mooring buoy.
  • Towing: menarik kapal lain, tongkang (barge), atau peralatan laut.
  • Anchor Line: menghubungkan jangkar ke kapal atau ke rangkaian mooring system.
  • Slipway Winch: menggerakkan kapal naik-turun slipway di galangan.
  • Fishing: tali utama untuk jaring, tali tarik peralatan tangkap, dan pengoperasian alat bantu kapal ikan.

Lingkungan laut yang penuh korosi, kandungan garam tinggi, fluktuasi beban dan getaran, serta gesekan tinggi menyebabkan wire rope pada industri marine harus memiliki spesifikasi yang berbeda dibanding industri umum. Di sini, pemilihan konstruksi wire rope yang tepat menjadi sangat penting untuk memastikan operasi berjalan aman, efektif, dan ekonomis.

Baca Juga: Rekomendasi Supplier Wire Rope di Jakarta 

Bagian wire rope

Memahami Konstruksi Wire Rope untuk Aplikasi Marine

Untuk memilih wire rope yang tepat, kita perlu memahami apa yang dimaksud dengan konstruksi wire rope. Konstruksi di sini merujuk pada susunan wire rope, mulai dari jumlah strand, jumlah wire per strand, jenis core, pola pilinan, hingga lapisan pelindungnya.

  • Wire: Adalah bagian paling kecil dari rope. Wire yang lebih kecil jumlahnya banyak → rope lebih fleksibel. Wire yang lebih besar jumlahnya sedikit → rope lebih kaku dan tahan gesekan
  • Strand: Sekumpulan wire yang dipilin membentuk unit. Beberapa strand membentuk rope.
  • Core (Inti Rope): Ada dua jenis utama:
  • FC (Fiber Core): lebih fleksibel, cocok beban ringan-sedang.
  • IWRC (Independent Wire Rope Core): inti rope dari wire rope lain, lebih kuat, cocok untuk beban berat dan marine.

Format Konstruksi Wire Rope

 Jumlah strand × jumlah wire per-strand, jenis core, pola strand
Contoh: 6×36 (WS) IWRC
Artinya:

  • Memiliki 6 strand
  • Masing-masing strand berisi 36 wire
  • Menggunakan pola Warrington Seale (WS)
  • Core adalah IWRC

Semakin banyak wire dalam strand, semakin kecil diameter wire yang digunakan, sehingga rope menjadi lebih fleksibel. Sebaliknya, semakin sedikit wire dalam strand, diameter wire menjadi lebih besar dan rope akan lebih kaku, namun memiliki ketahanan abrasi lebih baik. Hal ini sangat penting karena setiap aplikasi membutuhkan karakteristik berbeda. Crane membutuhkan rope fleksibel, sedangkan marine towing membutuhkan rope tahan gesek.

Baca Juga : Konstruksi Wire Rope

Distributor Wire Rope Galvanis Terlengkap

Rekomendasi Konstruksi Wire Rope untuk Industri Marine 

Berikut ini adalah rekomendasi konstruksi wire rope untuk berbagai aplikasi di industri marine. Setiap jenis aplikasi memiliki kebutuhan karakteristik yang berbeda, sehingga konstruksi yang disarankan pun tidak sama.

1. Wire Rope untuk Towing (Tarik Kapal & Barge)

Dalam aplikasi towing, wire rope harus menahan gaya tarik besar yang terus berubah secara dinamis karena pengaruh ombak dan arus. Rope juga harus sering melalui fairlead dan roller, sehingga ketahanan terhadap gesekan (abrasi) sangat penting.

Untuk aplikasi towing di industri marine, konstruksi yang direkomendasikan adalah:

  • 6×36
  • 6×37 Galvanized

Konstruksi 6×36 dan 6×37 merupakan kombinasi ideal antara fleksibilitas dan kekuatan. Dengan jumlah wire cukup banyak per strand, rope menjadi relatif fleksibel sehingga tidak mudah mengalami kelelahan ketika melilit drum towing winch. Dalam bentuk Galvanized, rope ini akan memiliki ketahanan korosi lebih baik, sangat penting untuk kapal tugboat, kapal penarik barge, maupun kapal kerja di offshore.

Wire rope towing biasanya dipasang pada towing winch dan bekerja secara intensif. Jika yang digunakan adalah konstruksi yang terlalu kaku, rope akan cepat retak, patah, atau wire terkelupas. Dengan konstruksi 6×36 atau 6×37 galvanis, rope dapat mengikuti kontur drum winch dengan baik tanpa mengorbankan kekuatan tariknya.

2. Wire Rope untuk Mooring (Tambat Kapal)

Mooring adalah proses menambatkan kapal pada bollard di dermaga atau pada mooring buoy di perairan. Dalam kondisi ini, wire rope harus menahan gaya tarik yang sifatnya statis-dinamis karena kapal terus bergerak dipengaruhi angin dan ombak.

Untuk aplikasi mooring, konstruksi wire rope yang direkomendasikan adalah:

  • 6×36
  • 6×24 Galvanized

Konstruksi 6×36 memberikan fleksibilitas cukup tinggi dan digunakan ketika kapal membutuhkan rope yang bisa menyesuaikan perubahan posisi dengan halus tanpa mudah mengalami fatigue. Sementara itu, 6×24 Galvanized sedikit lebih kaku dan memiliki ketahanan abrasi baik, cocok saat rope sering bersentuhan dengan fairlead atau chock pada kapal.

Mooring rope dari wire rope galvanis sangat cocok digunakan sebagai pengganti tali polyester atau kombinasi rantai–wire pada kapal-kapal tertentu. Dengan pelapisan zinc, rope lebih tahan terhadap karat akibat air laut. Bila mooring menggunakan wire yang tidak tepat, risiko rope putus, kapal terlepas dari tambat, atau kerusakan pada deck fitting akan meningkat.

3. Wire Rope untuk Anchor Line (Tali Jangkar)

Anchor line menghubungkan jangkar dengan kapal atau dengan rangkaian mooring system. Tali jangkar harus menahan beban besar ketika jangkar mengganjal dasar laut, terutama saat kondisi cuaca buruk.

Konstruksi wire rope yang direkomendasikan untuk anchor line adalah:

  • 6×36
  • 6×24
  • 6×19 (SL) Galvanized

Pada anchor line, dibutuhkan kekuatan tarik tinggi, ketahanan terhadap benturan, dan ketahanan terhadap korosi. Konstruksi 6×36 memberikan fleksibilitas lebih baik sehingga cocok bila rope banyak melewati roller dan windlass drum. 6×24 memiliki wire yang sedikit lebih besar sehingga ketahanan abrasi meningkat. Sementara 6×19 (SL) Galvanized sangat cocok untuk aplikasi yang menuntut rope lebih kaku dan tahan terhadap gesekan kasar, termasuk ketika jangkar bergeser di dasar laut berbatu.

Dalam beberapa kasus, anchor line bisa dikombinasikan antara chain (rantai) di bagian bawah dan wire rope di bagian atas untuk menghemat biaya namun tetap aman. Dalam kombinasi seperti itu, pemilihan wire rope konstruksi tepat akan sangat menentukan keandalan sistem.

4. Wire Rope untuk Slipway Winch (Galangan Kapal)

Di galangan kapal, slipway winch digunakan untuk menarik kapal naik ke darat atau menurunkannya kembali ke laut melalui rel atau slipway. Beban yang harus ditarik sangat besar, dan rope harus melilit drum winch berkali-kali.

Rekomendasi konstruksi wire rope untuk aplikasi slipway winch adalah:

  • 6×36 Galvanized / Ungalvanized

Konstruksi 6×36 memberikan kombinasi yang ideal antara kekuatan tarik, fleksibilitas, dan ketahanan kelelahan (fatigue). Dalam beberapa galangan, wire rope ungalvanized lebih disukai karena kekuatan mekaniknya yang sedikit lebih tinggi. Namun di galangan yang berada sangat dekat laut dan sering tergenang air asin, 6×36 Galvanized lebih aman terhadap karat.

Slipway winch memerlukan rope yang sanggup melilit drum secara rapi, tidak mudah rusak pada layer paling bawah, serta mampu menahan gaya tarik besar secara terus-menerus. Karena itu, rope berkualitas dengan konstruksi tepat menjadi kunci keberhasilan operasi slipway.

5. Wire Rope untuk Fishing (Perikanan)

Pada sektor perikanan, wire rope digunakan untuk mengoperasikan jaring, menarik alat tangkap, mengendalikan alat bantu di kapal, hingga bagian dari sistem hauling line. Peralatan penangkapan ikan biasanya bekerja terus menerus, dan rope sangat sering bergesekan dengan pulley, roller, maupun bagian kapal lainnya.

Konstruksi wire rope yang direkomendasikan adalah:

  • 6×19 (SL) FC Galvanized, C Lube
  • 6×24+7HC Galvanized, C Lube

Konstruksi 6×19 (SL) FC Galvanized memberikan rope yang cukup kaku, tahan abrasi, dan cocok untuk aplikasi penarikan berat. FC membuat rope tetap fleksibel, sedangkan lapisan galvanis melindungi dari korosi air laut. Tambahan C Lube (lubrication) memastikan wire di dalam tetap terlindungi dari gesekan internal.

Konstruksi 6×24+7HC Galvanized, C Lube memberikan susunan wire yang lebih kompleks dengan kombinasi strand utama dan “7HC” (7 High Core) yang membantu meningkatkan ketahanan terhadap deformasi. Rope ini sangat cocok untuk alat fishing yang bekerja dalam siklus yang panjang dan berulang, terutama pada kapal-kapal besar yang beroperasi di laut lepas.

Baca Juga : Harga Wire Rope Terbaru

Faktor yang Mempengaruhi Harga Wire Rope

Faktor Teknis yang Perlu Dipertimbangkan dalam Memilih Wire Rope Marine

Selain mengikuti rekomendasi konstruksi di atas, beberapa faktor teknis berikut wajib diperhatikan sebelum Anda menentukan pilihan:

  • Kondisi Lingkungan – apakah rope akan terpapar air laut langsung, terekspos angin & hujan, atau lebih banyak bekerja di area terlindung.
  • Jenis Beban – apakah beban lebih banyak statis (mooring) atau dinamis/berulang (towing, fishing).
  • Diameter Drum dan Pulley – diameter drum yang terlalu kecil untuk ukuran rope bisa memicu kelelahan dan retak dini.
  • Core dan Pelumas – pilih IWRC untuk beban berat dan FC untuk fleksibilitas, sertakan pelumas yang tepat.
  • Sertifikasi – pastikan wire rope memiliki sertifikat uji dari pabrikan.

Wire rope yang cocok di satu kapal belum tentu cocok di kapal lain, sehingga konsultasi dengan pihak teknis atau distributor berpengalaman sangat dianjurkan.

Baca Juga : Jual Wire Rope Tali Kawat Berkualitas Harga Terbaik

Keuntungan Menggunakan Wire Rope Berkualitas Tinggi dalam Industri Marine

Menggunakan wire rope berkualitas pada lingkungan laut memberikan banyak keuntungan, di antaranya:

  • Keamanan lebih terjamin – mencegah rope putus saat towing atau mooring.
  • Umur pakai lebih panjang – mengurangi frekuensi penggantian rope dan downtime.
  • Performa operasional stabil – winch, crane, dan mooring system dapat bekerja dengan lebih halus dan konsisten.
  • Biaya perawatan lebih rendah – rope yang baik tidak mudah merusak drum, sheave, atau roller.
  • Meningkatkan produktivitas – operasi kapal tidak terganggu karena masalah rope.

Dalam jangka panjang, investasi pada wire rope yang tepat jauh lebih ekonomis dibanding terus-menerus mengganti rope murah yang cepat rusak.

Baca Juga: Distributor Jual Wire Rope Berkualitas di Jakarta

PT. Velasco Indonesia Persada sebagai Penyedia Wire Rope Marine Berkualitas

Sebagai penutup dari pembahasan teknis di atas, penting bagi Anda untuk memilih mitra yang tepat dalam pengadaan wire rope. Salah satu perusahaan yang dapat Anda andalkan adalah PT. Velasco Indonesia Persada, sebuah distributor alat kapal dan industri yang menyediakan wire rope marine berkualitas untuk berbagai kebutuhan operasional.

PT. Velasco Indonesia Persada menjual wire rope untuk aplikasi towing, mooring, anchor line, slipway winch, hingga fishing, dengan berbagai pilihan konstruksi seperti 6×19, 6×24, 6×36, 6×37, 6×24+7HC, 6×19 (SL), 8×19, hingga non-rotating sesuai kebutuhan proyek. Tersedia dalam jenis Galvanized, Ungalvanized, Stainless Steel, IWRC, maupun FC.

Sebagai distributor, PT. Velasco Indonesia Persada tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga memberikan layanan konsultasi teknis kepada pelanggan. Tim Velasco siap membantu Anda memilih konstruksi wire rope yang paling sesuai dengan aplikasi, kondisi kerja, dan standar keselamatan yang berlaku. Dengan pengalaman melayani perusahaan pelayaran, tug & barge operator, galangan kapal, perusahaan offshore, hingga kapal perikanan, Velasco menawarkan solusi yang realistis dan aplikatif.

Keunggulan Membeli Wire Rope Marine dari PT. Velasco Indonesia Persada

  • Produk Berkualitas Tinggi: Wire rope yang disediakan berasal dari pabrikan terpercaya dengan standar internasional.
  • Pilihan Konstruksi Lengkap: Mulai dari 6×19, 6×24, 6×36, 6×37, 6×19 (SL), hingga konstruksi khusus untuk fishing dan slipway winch.
  • Harga Kompetitif: Menawarkan harga yang sebanding dengan kualitas, cocok untuk pembelian satuan maupun proyek besar.
  • Dukungan Teknis Profesional: Anda bisa berkonsultasi mengenai pemilihan ukuran, konstruksi, hingga aplikasi pemasangan.
  • Ketersediaan Stok & Pengiriman Cepat: Stok wire rope tersedia dalam berbagai diameter dan panjang coil, siap dikirim ke berbagai daerah.

Jika Anda sedang mencari wire rope marine berkualitas untuk aplikasi towing, mooring, anchor line, slipway winch, maupun fishing, jangan ragu untuk menghubungi PT. Velasco Indonesia Persada. Tim kami siap membantu Anda memilih konstruksi wire rope yang tepat sesuai kebutuhan kapal dan operasi Anda. Untuk informasi produk, konsultasi teknis, dan penawaran harga terbaik, Anda dapat menghubungi kami melalui telepon, email, atau WhatsApp. Pastikan operasi kelautan Anda didukung oleh wire rope yang kuat, aman, dan berkualitas—bersama PT. Velasco Indonesia Persada, Anda mendapatkan solusi yang tepat untuk setiap kebutuhan marine.

Baca Juga: Toko Wire Rope Terdekat

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Wire Rope Berkualitas di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Selain itu, kami juga melayani open reseller.  Silahkan Hubungi (021) 690 5530, whatsapp di 081290808833 atau [email protected]. Sosmed kami Instagram dan Facebook Atau lihat produk kami lainnya di sini.  

Dalam dunia industri dan kelautan, penggunaan wire rope sling merupakan bagian penting dari proses pengangkatan beban berat (lifting). Wire rope sling hadir dalam berbagai konfigurasi, salah satunya terletak pada bentuk ujung atau “eye” yang disebut soft eye dan thimble eye. Meskipun terlihat mirip sekilas, kedua jenis ini memiliki perbedaan signifikan dalam hal kekuatan, daya tahan, serta aplikasi penggunaannya. Pemilihan tipe yang tepat dapat menentukan efisiensi kerja dan keselamatan operasional. Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan wire rope sling soft eye dan thimble eye, mulai dari definisi, karakteristik, kelebihan dan kekurangannya, hingga tips memilih yang sesuai untuk kebutuhan proyek Anda. Dengan pemahaman ini, Anda akan lebih percaya diri dalam memilih sling yang tepat—baik untuk kebutuhan proyek ringan maupun lifting berat di lingkungan ekstrem.


Apa Itu Wire Rope Sling?

Wire rope sling adalah tali baja (wire rope) yang salah satu atau kedua ujungnya di buat mata (determinasi) sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu pengangkatan beban (lifting sling). Eye ini akan dipasangkan ke hook, crane block, atau rigging hardware lainnya. Umumnya digunakan untuk mengangkat, menarik, atau menahan beban berat dalam aplikasi industri, perkapalan, pertambangan, konstruksi, hingga perminyakan.

Wire rope sling memiliki beberapa komponen utama, yaitu:

  • Wire rope: tali baja spiral yang dibentuk dari banyak untaian kawat
  • End fitting: komponen ujung seperti socket, hook, thimble, shackle
  • Eye (mata sling): bagian lingkaran pada ujung sling untuk mengaitkan alat bantu lain seperti shackle atau hook

Bentuk eye pada wire rope umumnya dibagi menjadi dua jenis yakni Soft Eye atau Thimble Eye. Dimana keduanya memiliki karakteristik dan keunggulan masing-masing yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. 

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Wire Rope

Jual Wire Rope Sling di Jakarta

Wire Rope Sling Soft Eye

Soft Eye adalah bentuk loop pada ujung wire rope sling yang dibuat tanpa tambahan pelindung berupa besi thimble. Eye pada sling ini dibuat dengan cara melipat ujung wire rope dan melakukan splicing atau pressing menggunakan ferrule sehingga terbentuk lingkaran yang siap digunakan sebagai titik pengait.

Soft Eye memiliki ciri khas berupa loop fleksibel tanpa komponen tambahan. Bagian eye mengikuti kelenturan wire rope sehingga lebih mudah beradaptasi dengan sudut pengangkatan atau posisi hook. Soft Eye lebih ringan, lebih ekonomis, dan lebih mudah dibuat di lapangan bila diperlukan penyesuaian cepat.

Karakteristik umum Soft Eye:

  • Tidak memiliki thimble (pelindung)
  • Lebih lentur dan fleksibel
  • Cocok untuk penggunaan umum
  • Bisa menyesuaikan bentuk perangkat rigging
  • Lebih ringan dibanding Thimble Eye

Kelebihan Soft Eye

  • Fleksibilitas Tinggi: Soft Eye sangat fleksibel, mudah dipasang pada berbagai jenis rigging, termasuk yang bentuknya tidak seragam.
  • Lebih Ekonomis: Biaya produksi lebih rendah karena tidak menggunakan tambahan thimble.
  • Cocok untuk Kebutuhan Non-Permanen: Ideal untuk pekerjaan sementara, ringan hingga menengah.
  • Lebih Mudah Dibuat dan Disesuaikan: Soft Eye dapat diproduksi dan dipasang dengan cepat, baik secara mekanis maupun manual splicing.

Kekurangan Soft Eye

  • Kurang Tahan Gesekan: Tanpa pelindung, kawat baja bagian eye bisa mengalami gesekan langsung dengan hook atau shackle.
  • Umur Pakai Lebih Pendek: Jika sering digunakan pada beban berat atau sudut tajam, keausan lebih cepat terjadi.
  • Risiko Deformasi Eye: Bentuk loop dapat berubah ketika menahan beban berulang.
  • Kurang Disarankan untuk Beban Berat: Pada operasi lifting intensif, Soft Eye lebih mudah rusak dibanding Thimble Eye.

Baca Juga : Konstruksi Wire Rope

Jual Wire Rope Sling untuk Lifting

Wire Rope Sling Thimble Eye (Hard Eye)

Thimble Eye adalah bentuk eye pada wire rope sling yang dilengkapi thimble, yaitu pelindung berbentuk U (biasanya terbuat dari baja galvanis atau stainless steel) yang dipasang pada bagian dalam loop. Fungsi thimble adalah menjaga wire rope agar tidak mengalami gesekan langsung dengan rigging hardware serta mempertahankan bentuk lingkaran agar tidak terjepit.

Thimble dapat dibedakan menjadi:

  • Standard Thimble: untuk aplikasi umum
  • Heavy Duty Thimble: untuk beban berat dan kondisi ekstrem

Karakteristik Thimble Eye

  • Memiliki pelindung besi (thimble)
  • Kaku dan stabil dalam bentuk lingkaran
  • Tahan abrasi dan gesekan
  • Menawarkan kekuatan tambahan dan keamanan lebih tinggi
  • Cocok untuk aplikasi lifting intensif dan profesional

Kelebihan Thimble Eye

  • Perlindungan Maksimal Terhadap Gesekan: Thimble melindungi wire rope dari kontak langsung dengan shackle atau hook.
  • Memperpanjang Umur Pakai Sling: Sangat ideal untuk penggunaan jangka panjang dan beban berat.
  • Bentuk Eye Tetap Stabil & Tidak Mudah Terdeformasi: Cocok untuk rigging profesional yang membutuhkan presisi.
  • Kekuatan dan Keamanan Lebih Tinggi: Penggunaannya meminimalkan risiko kerusakan sling akibat tekanan atau sudut tajam.
  • Sangat Cocok untuk Industri Berat: Termasuk pelabuhan, tambang, migas, crane loading, towing, dan heavy lifting.

Kekurangan Thimble Eye

  • Lebih Berat: Karena memiliki komponen pelindung tambahan.
  • Biaya Lebih Tinggi: Harga produksi dan material thimble menambah total biaya sling.
  • Lebih Kaku dan Kurang Fleksibel: Tidak sefleksibel Soft Eye untuk aplikasi tertentu.
  • Proses Pembuatan Lebih Kompleks: Memerlukan pemasangan thimble yang presisi.

Baca Juga : Harga Wire Rope Terbaru

Perbandingan Soft Eye vs Thimble Eye

Berikut tabel perbedaan wire rope sling soft eye dan thimble eye

Kriteria Soft Eye Thimble Eye (Hard Eye)
Struktur Loop tanpa pelindung tambahan Loop dengan thimble sebagai pelindung
Fleksibilitas Sangat fleksibel Lebih kaku
Ketahanan Gesekan Rendah, gesekan langsung pada wire rope Tinggi, thimble melindungi wire rope
Umur Pakai Lebih pendek Lebih panjang
Kekuatan pada Beban Berat Kurang optimal Sangat baik
Aplikasi Umum, ringan–menengah Heavy duty, lifting profesional
Harga Lebih murah Lebih mahal

Baca Juga : Tips Memilih Wire Rope Berkualitas

Cara Memilih Wire Rope Sling Soft Eye vs Thimble Eye

Memilih jenis wire rope sling yang tepat sangat bergantung pada kebutuhan operasional. Berikut panduan pentingnya: 

  • Tentukan Beban dan Intensitas Penggunaan: Jika Anda mengangkat beban ringan hingga sedang secara sesekali, Soft Eye sudah memadai. Untuk beban berat atau penggunaan rutin di proyek besar, Thimble Eye adalah pilihan terbaik karena lebih tahan lama.
  • Evaluasi Kondisi Kerja dan Lingkungan: Lingkungan kerja yang kasar, basah, penuh gesekan, atau bersudut tajam akan cepat merusak sling tanpa pelindung. Dalam kondisi seperti ini, Thimble Eye lebih unggul karena memberikan perlindungan terhadap kawat baja.
  • Perhatikan Jenis Alat Rigging yang Digunakan: Jika sling akan dikaitkan pada shackle, hook, atau ring dengan permukaan kasar, Thimble Eye lebih direkomendasikan karena mencegah wire rope terjepit atau tergesek. Jika permukaan pengait halus dan beban tidak terlalu berat, Soft Eye tetap aman digunakan.
  • Pertimbangkan Durasi dan Frekuensi Pemakaian: Untuk penggunaan sementara, proyek satu kali, atau pemakaian darurat, Soft Eye lebih hemat dan cepat dibuat. Namun, untuk lifting yang dilakukan berkali-kali dalam jangka panjang, Thimble Eye memberikan nilai investasi lebih baik.
  • Kaji Aspek Ekonomis dan Budget Proyek: Soft Eye lebih ekonomis karena tidak membutuhkan komponen tambahan seperti thimble. Jika anggaran terbatas namun tetap membutuhkan alat lifting yang andal, Soft Eye bisa jadi solusi praktis.
  • Periksa Kebutuhan Sertifikasi atau Standar Keselamatan: Beberapa proyek berskala besar atau ekspor mungkin mensyaratkan sling bersertifikat dengan thimble. Thimble Eye lebih banyak digunakan dalam sistem lifting yang memerlukan sertifikasi internasional seperti ASME atau ISO.
  • Lihat Fleksibilitas Pemasangan di Lapangan: Soft Eye lebih fleksibel dalam bentuk dan dapat disesuaikan lebih mudah terhadap posisi hook atau alat angkat. Jika sling harus digunakan di area sempit atau sudut kompleks, Soft Eye lebih praktis.
  • Pertimbangkan Estetika dan Profesionalitas Proyek: Dalam proyek yang mengutamakan tampilan profesional dan pengaturan rigging permanen, Thimble Eye memberi kesan lebih rapi dan tertata, terutama jika digunakan pada proyek konstruksi menengah ke atas.
  • Konsultasikan dengan Vendor atau Ahli Rigging: Jika Anda masih ragu, konsultasikan kebutuhan teknis Anda kepada distributor terpercaya seperti PT. Velasco Indonesia Persada. Mereka akan memberikan rekomendasi berdasarkan jenis beban, frekuensi lifting, dan kondisi di lapangan.

Baca Juga : Jual Wire Rope Tali Kawat Berkualitas Harga Terbaik

Jual Wire Rope Sling Berkualitas

Baik Soft Eye maupun Thimble Eye memiliki fungsi penting dan keunggulan masing-masing. Soft Eye unggul dalam fleksibilitas dan harga ekonomis, sementara Thimble Eye menawarkan perlindungan optimal, kekuatan tinggi, serta umur pakai lebih panjang. Untuk memilih yang paling tepat, perhatikan kebutuhan lifting, kondisi kerja, durasi penggunaan, serta standar keamanan yang berlaku.

PT. Velasco Indonesia Persada menyediakan wire rope sling Soft Eye dan Thimble Eye berkualitas tinggi, diproduksi dengan standar internasional, dilengkapi sertifikat uji beban (load test), dan tersedia dalam berbagai ukuran, konstruksi, serta konfigurasi legs (1-leg hingga 4-leg). Dengan pengalaman bertahun-tahun sebagai distributor alat lifting dan perkapalan, kami berkomitmen menyediakan produk yang kuat, aman, dan terpercaya.

Mengapa Membeli di PT. Velasco Indonesia Persada?

  • Produk bersertifikasi resmi dan mengikuti standar ASME/ISO
  • Material wire rope berkualitas tinggi, anti karat, dan kuat
  • Proses pembuatan menggunakan mesin swaging profesional
  • Bisa custom panjang, diameter, dan jenis eye
  • Konsultasi teknis gratis
  • Harga kompetitif dan stok selalu tersedia
  • Pengiriman cepat ke seluruh Indonesia

Jika Anda membutuhkan wire rope sling Soft Eye maupun Thimble Eye yang kuat, aman, dan bersertifikat, pastikan Anda memilih produk dari distributor terpercaya. PT. Velasco Indonesia Persada siap menjadi solusi kebutuhan alat lifting Anda dengan menyediakan wire rope sling berkualitas tinggi untuk berbagai aplikasi industri, konstruksi, perkapalan, hingga pertambangan. Kami juga melayani custom wire rope sling sesuai ukuran, diameter, dan spesifikasi proyek Anda. Untuk konsultasi teknis, penawaran harga, atau pemesanan, silahkan hubungi PT. Velasco Indonesia Persada melalui telepon, WhatsApp, atau email. Dapatkan produk terbaik dan layanan profesional untuk mendukung kelancaran dan keselamatan pekerjaan lifting Anda.

Baca Juga: Toko Wire Rope Terdekat

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Wire Rope Sling berkualitas  di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Selain itu, kami juga melayani open reseller.  Silahkan Hubungi (021) 690 5530, whatsapp di 081290808833 atau [email protected]. Sosmed kami Instagram dan Facebook Atau lihat produk kami lainnya di sini.  

Dalam berbagai sektor industri mulai dari konstruksi, perkapalan, rigging, hingga heavy equipment, wire rope galvanis menjadi salah satu komponen yang tidak bisa dipisahkan dari kegiatan operasional. Kabel baja ini memiliki kekuatan yang sangat tinggi, tahan terhadap tarikan berat, dan dilapisi lapisan zinc galvanis sehingga mampu bertahan dari korosi bahkan saat digunakan di lingkungan laut sekalipun. Karena sifatnya yang serbaguna, wire rope galvanis banyak dipakai untuk lifting, towing, mooring, hingga aplikasi industri yang membutuhkan daya tahan tinggi. Di tengah besarnya kebutuhan tersebut, hadirnya distributor wire rope galvanis yang lengkap, terpercaya, dan menyediakan spesifikasi akurat menjadi sangat penting. PT. Velasco Indonesia Persada berdiri sebagai salah satu distributor wire rope galvanis terlengkap di Jakarta, menyediakan berbagai jenis, ukuran, standar, hingga konstruksi wire rope berkualitas tinggi yang siap memenuhi kebutuhan industri Anda.

Apa Itu Wire Rope Galvanis?

Wire rope galvanis adalah jenis kabel baja (steel wire rope) yang dilapisi lapisan seng melalui proses galvanisasi. Tujuannya adalah untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap korosi dan karat, terutama saat kabel digunakan di lingkungan lembap, lingkungan outdoor, atau area yang terpapar air laut. Proses ini biasanya dilakukan dengan metode hot-dip galvanizing, yaitu mencelupkan baja ke dalam cairan zinc panas agar permukaannya terlindungi secara menyeluruh.

Dibandingkan wire rope biasa tanpa pelapisan, wire rope galvanis bersertifikat memiliki durabilitas lebih baik dan umur pakai yang lebih panjang. Karena itu, jenis ini banyak digunakan untuk keperluan marine, crane, rigging, konstruksi bangunan tinggi, logging, dan industri berat lainnya. Sifatnya yang kuat, tahan lama, dan stabil menjadikannya sebagai pilihan unggulan untuk pekerjaan yang membutuhkan keamanan dan keandalan maksimal.

Baca Juga: Rekomendasi Supplier Wire Rope di Jakarta 

Kelebihan Wire Rope Galvanis Dibanding Wire Rope Biasa

Berikut beberapa alasan mengapa wire rope galvanis menjadi pilihan utama di banyak sektor industri:

  • Tahan Karat & Korosi: Lapisan zinc memberikan perlindungan maksimal terhadap karat, sehingga wire rope tetap kuat meski digunakan di lingkungan basah atau air asin.
  • Umur Pakai Lebih Lama: Lapisan galvanis memperlambat proses oksidasi logam sehingga penggunaannya jauh lebih awet dibanding wire rope standard.
  • Cocok untuk Aplikasi Outdoor dan Marine: Konstruksinya membuat wire rope galvanis sangat ideal digunakan di kapal, dermaga, offshore, dan rigging luar ruangan.
  • Lebih Ekonomis dalam Jangka Panjang: Daya tahan tinggi berarti lebih jarang diganti, sehingga biaya pemeliharaan lebih rendah.
  • Konstruksi Baja Kuat: Menggunakan baja karbon tinggi (high carbon steel) sehingga mampu menahan beban berat dan tarikan tinggi.

Baca Juga : Mengenal Wire Rope Sling

Jenis-Jenis Wire Rope Galvanis yang Tersedia

PT. Velasco Indonesia Persada menyediakan beberapa jenis konstruksi wire rope galvanis yang umum digunakan:

1. Wire Rope Galvanis 6×19
  • Fleksibel dan ekonomis
  • Banyak digunakan untuk general lifting dan rigging sederhana
2. Wire Rope Galvanis 6×36 IWRC
  • Konstruksi lebih lentur
  • Menggunakan core IWRC (Independent Wire Rope Core)
  • Cocok untuk crane, hoist, winch, dan heavy lifting
3. Wire Rope Galvanis 7×19
  • Fleksibilitas tinggi
  • Biasanya digunakan untuk aplikasi marine dan tambat kapal
4. Wire Rope Galvanis 8×19
  • Lebih kuat dan lebih stabil karena jumlah strand lebih banyak
  • Cocok untuk industri berat dan rigging profesional

Baca Juga : Konstruksi Wire Rope

Wire Rope Stainless Steel Berkualitas

Spesifikasi Wire Rope Galvanis yang Ditawarkan PT. Velasco Indonesia Persada

Sebagai distributor wire rope galvanis terlengkap, Velasco menyediakan wire rope berbagai ukuran dengan spesifikasi sebagai berikut:

  • Material: High carbon steel
  • Pelapisan: Zinc galvanis melalui proses hot-dip galvanizing
  • Konstruksi: 6×19, 6×36 IWRC, 7×19, 8×19
  • Diameter: Mulai dari 4 mm hingga 40 mm (custom order tersedia)
  • Core: IWRC (Independent Wire Rope Core) atau FC (Fiber Core)
  • Standar: ISO, DIN, BS, dan JIS
  • Finishing: Smooth, zinc-coated, polished
  • Aplikasi: Lifting, rigging, towing, mooring, crane, hoist, marine equipment

Setiap produk tersedia lengkap dengan dokumentasi, sertifikat, serta data teknis untuk memastikan kualitasnya sesuai standar industri.

Baca Juga : Harga Wire Rope Terbaru

Aplikasi Wire Rope Galvanis di Berbagai Industri

Wire rope galvanis lengkap semua ukuran  digunakan di berbagai sektor berkat kekuatan dan ketahanannya:

  • Industri Marine & Perkapalan: Untuk mooring, towing, anchor line, lifting deck equipment, hingga crane kapal.
  • Konstruksi & Infrastruktur: Digunakan untuk tower crane, hoist lifting, scaffolding support, dan sling.
  • Pertambangan & Logging: Dipakai untuk winch tambang, haulage system, dan alat angkut berat.
  • Industri Manufaktur & Engineering: Digunakan sebagai komponen alat produksi dan mesin.
  • Oil & Gas Offshore: Banyak diaplikasikan di rig laut dan platform lepas pantai.

Baca Juga : Jual Wire Rope Tali Kawat Berkualitas Harga Terbaik

Tips Memilih Wire Rope Galvanis yang Tepat

Agar pemilihan wire rope tepat dan aman, perhatikan hal berikut:

  • Pilih diameter sesuai beban kerja: Kapasitas angkat ditentukan oleh ukuran wire rope.
  • Sesuaikan konstruksi dengan aplikasi: 6×36 cocok untuk crane, 7×19 cocok untuk marine.
  • Pilih core yang tepat: IWRC untuk beban berat, FC untuk fleksibilitas.
  • Pastikan sertifikasi lengkap: Standar ISO, DIN, BS, dan JIS memastikan kualitas.
  • Gunakan distributor terpercaya: Penting untuk mendapatkan produk asli, bukan rekondisi.

Baca Juga: Distributor Jual Wire Rope Berkualitas di Jakarta

Solusi Wire Rope Galvanis Paling Lengkap & Terpercaya – Hanya di PT. Velasco Indonesia Persada!

Wire rope galvanis rekomendasi adalah fondasi penting dalam operasi lifting, rigging, towing, konstruksi, hingga marine. Tanpa wire rope yang benar-benar berkualitas, risiko kegagalan peralatan bisa meningkat drastis dan berpotensi menghentikan operasional Anda. Karena itu, memilih distributor yang tepat bukan lagi opsi—tetapi keharusan. PT. Velasco Indonesia Persada hadir sebagai jawaban penuh bagi kebutuhan industri Anda. Hadir sebagai Distributor Wire Rope Galvanis Terlengkap di Jakarta, Velasco menawarkan wire rope galvanis original, bersertifikat, dan memiliki durabilitas maksimal.

Mengapa Membeli Wire Rope Galvanis di PT. Velasco Indonesia Persada?

  • Menyediakan wire rope galvanis lengkap dari berbagai konstruksi & diameter
  • Semua produk bersertifikat, bergaransi, dan original
  • Harga kompetitif untuk pembelian ecer dan grosir
  • Layanan cepat, ramah, dan profesional
  • Pengiriman seluruh Indonesia
  • Tersedia layanan konsultasi teknis sebelum pembelian

Jika Anda membutuhkan wire rope galvanis termurah untuk proyek industri, marine, atau konstruksi, segera hubungi tim kami melalui telepon, WhatsApp, atau email untuk mendapatkan penawaran resmi terbaik. Kunjungi juga website www.velascoindonesia.com untuk melihat produk rigging, sling, dan perlengkapan kapal lainnya yang kami sediakan.

Baca Juga: Toko Wire Rope Terdekat

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah Supplier dan Distributor Wire Rope Galvanis Terlengkap di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Selain itu, kami juga melayani open reseller.  Silahkan Hubungi (021) 690 5530, whatsapp di 081290808833 atau [email protected]. Sosmed kami Instagram dan Facebook Atau lihat produk kami lainnya di sini.  

Dalam dunia maritim yang selalu berhadapan dengan gelombang, angin kencang, dan tekanan operasional tinggi, kualitas setiap peralatan kapal adalah faktor utama untuk menjaga keselamatan dan efisiensi kerja. Salah satu komponen penting yang selalu digunakan dalam aktivitas kapal adalah wire rope marine, mulai dari mooring, towing, anchor line, slipway winch, hingga fishing. Wire rope yang berkualitas dan bersertifikat memberikan keandalan maksimal dalam menghadapi gaya tarik besar dan lingkungan laut yang korosif. Karena itu, memilih supplier wire rope yang terpercaya menjadi langkah penting bagi perusahaan pelayaran, galangan kapal, operator alat berat, dan industri offshore. PT. Velasco Indonesia Persada hadir sebagai solusi lengkap jual wire rope marine bersertifikat yang memenuhi standar internasional untuk kebutuhan Anda.

Apa Itu Wire Rope Marine?

Wire rope marine adalah jenis tali kawat baja yang dirancang khusus untuk penggunaan di lingkungan laut, di mana kelembaban, garam, dan beban dinamis menjadi tantangan utama. Berbeda dengan wire rope industri biasa, wire rope marine memiliki ketahanan korosi lebih tinggi, fleksibilitas optimal, serta kekuatan tarik yang disesuaikan untuk aplikasi kapal.

Struktur wire rope biasanya terdiri dari:

  • Wire – kawat baja tipis
  • Strand – kumpulan wire yang dipilin
  • Core – inti (IWRC atau FC) yang memberi stabilitas

Standar internasional seperti JIS, DIN, API, ABS, dan Lloyd’s Register sering menjadi acuan kualitas untuk memastikan wire rope aman digunakan di laut. Dengan karakteristik tersebut, wire rope marine menjadi pilihan utama untuk berbagai aplikasi berat di kapal.

Baca Juga: Rekomendasi Konstruksi Wire Rope

Mengapa Memilih Wire Rope Bersertifikat?

Menggunakan wire rope bersertifikat bukan hanya soal kualitas, tetapi juga keselamatan operasional. Berikut alasannya:

  • Memastikan Kekuatan Tarik Sesuai Standar: Wire rope bersertifikat telah melalui uji tarik (tensile test) untuk memastikan kekuatannya sesuai standar yang ditentukan. Ini sangat penting untuk aplikasi towing, lifting, dan mooring.
  • Aman dan Sesuai Regulasi Kapal: Banyak perusahaan pelayaran mensyaratkan wire rope bersertifikat agar memenuhi standar keselamatan internasional, termasuk SOLAS untuk penggunaan tertentu.
  • Mengurangi Risiko Putus atau Kegagalan Operasional: Wire rope tanpa sertifikat memiliki risiko besar putus, korosi cepat, atau deformasi yang dapat membahayakan kru kapal dan merusak peralatan.
  • Umur Pakai Lebih Panjang: Material baja yang digunakan lebih berkualitas, sehingga lebih tahan abrasi dan korosi di lingkungan laut.
  • Efisiensi Biaya Jangka Panjang: Wire rope bersertifikat terbukti lebih awet, sehingga mengurangi frekuensi penggantian dan biaya perawatan.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Wire Rope

Harga Wire Rope 6x36 IWRC Galvanis

Jenis-Jenis Wire Rope Marine yang Umum Digunakan

Wire rope marine tersedia dalam berbagai konstruksi yang memiliki karakteristik berbeda. Berikut tipe yang paling banyak digunakan di kapal:

  • 6×19 Construction: Tahan abrasi dan cocok untuk aplikasi yang membutuhkan daya tahan tinggi.
  • 6×24 Construction: Fleksibilitas lebih baik dibanding 6×19 dan banyak digunakan untuk mooring dan anchor line
  • 6×36 / 6×37 Construction: Sangat fleksibel dengan wire lebih banyak, ideal untuk towing dan winch.
  • 19×7 Anti-Rotation: Digunakan untuk crane karena mampu menahan putaran saat beban diangkat.
  • 35×7 Anti-Rotation: Versi yang lebih advance untuk crane offshore dan heavy lifting.
  • FC (Fiber Core) dan IWRC (Steel Core)
  • FC lebih fleksibel dan cocok untuk aplikasi ringan.
  • IWRC lebih kuat dan stabil untuk beban berat.

Wire rope marine tersebut digunakan pada:

  • Mooring kapal
  • Towing barge dan tugboat
  • Anchor line
  • Slipway winch di galangan
  • Fishing line dan trawl

Baca Juga : Konstruksi Wire Rope

Spesifikasi Wire Rope Marine yang Dijual oleh PT. Velasco Indonesia Persada

PT. Velasco Indonesia Persada jual wire rope marine bersertifikat dan lengkap untuk berbagai kebutuhan, dengan spesifikasi:

  • Merek: DSR, Kiswire, Manho
  • Finishing: Galvanized & Ungalvanized
  • Konstruksi: 6×19, 6×36, 19×7, 35×7, 8×19, dan lainnya
  • Diameter & Panjang: Beragam ukuran sesuai kebutuhan pelanggan
  • Core: IWRC & FC
  • Sertifikat: JIS, DIN, API, dan standar internasional lainnya

Semua wire rope dikemas rapi dan dilengkapi dokumen pendukung seperti MTC (Mill Test Certificate).

Baca Juga : Harga Wire Rope Terbaru

Keunggulan Wire Rope Marine Berkualitas

Wire rope berkualitas memberikan sejumlah keuntungan bagi operasional kapal dan galangan:

  • Tahan Korosi di Lingkungan Air Laut: Finishing galvanis melindungi kawat dari garam laut dan kelembapan.
  • Kekuatan Tarik Tinggi: Material baja berkualitas membuat wire rope aman digunakan untuk towing dan lifting beban besar.
  • Usia Pakai Lebih Lama: Dengan perawatan yang tepat, wire rope berkualitas dapat bertahan jauh lebih lama daripada produk non-sertifikat.
  • Stabil pada Beban Dinamis: Gelombang laut sering memberikan beban mendadak; wire rope marine dirancang untuk tetap stabil.
  • Fleksibilitas Optimal Sesuai Konstruksi: Misalnya konstruksi 6×36 lebih fleksibel dibanding 6×19, sehingga cocok untuk winch dan drum.
  • Lebih Aman untuk Operasional Kapal: Risiko putus lebih kecil sehingga melindungi kapal, kru, dan peralatan kerja.

Baca Juga : Tips Memilih Wire Rope Berkualitas

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Wire Rope Marine

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih wire rope marine:

  • Tentukan Aplikasi Penggunaan: Setiap aplikasi membutuhkan konstruksi berbeda.
  • Pilih Diameter yang Tepat: Diameter menentukan kapasitas beban dan kompatibilitas dengan winch atau drum.
  • Tentukan Core: IWRC atau FC: IWRC lebih kuat, FC lebih fleksibel.
  • Pilih Finishing yang Tepat: Galvanis wajib untuk maritim karena tahan korosi.
  • Perhatikan Konstruksi: Jumlah wire menentukan fleksibilitas dan ketahanan gesek.
  • Pastikan Ada Sertifikat Resmi: Sertifikasi menjamin kualitas dan kekuatan.
  • Konsultasikan dengan Ahli: PT. Velasco menyediakan konsultasi teknis gratis sebelum pembelian.

Baca Juga : Jual Wire Rope Tali Kawat Berkualitas Harga Terbaik

Dapatkan Wire Rope Marine Bersertifikat di PT. Velasco Indonesia Persada

Wire rope marine merupakan komponen penting yang menentukan keselamatan kapal, kekuatan penarikan, serta efisiensi operasional di lingkungan laut yang penuh tekanan. Karena itu, memilih wire rope bersertifikat adalah langkah wajib bagi setiap operator kapal, galangan, ataupun industri maritim. Produk bersertifikat memastikan kekuatan tarik yang akurat, ketahanan terhadap korosi air asin, stabilitas pada beban dinamis, serta umur pakai yang jauh lebih panjang dibandingkan wire rope standar. Pemilihan konstruksi, diameter, finishing, dan core yang sesuai juga sangat memengaruhi performa operasional di lapangan.

PT. Velasco Indonesia Persada hadir sebagai solusi terpercaya untuk kebutuhan wire rope marine bersertifikat. Kami jual wire rope marine bersertifikat dari berbagai pilihan merek internasional seperti DSR, Kiswire, dan Manho—yang telah dikenal akan kualitas, kekuatan, dan konsistensi produksinya. Selain itu, kami menawarkan stok lengkap mulai dari konstruksi 6×19, 6×24, 6×36, 19×7, hingga 35×7, dengan pilihan finishing galvanis atau ungalvanis, serta core FC dan IWRC sesuai kebutuhan operasional. Seluruh produk dilengkapi sertifikasi resmi seperti JIS, DIN, atau API untuk memberikan jaminan keamanan dan kinerja optimal di lingkungan maritim. Dengan dukungan tim teknis yang berpengalaman, harga kompetitif, serta pengiriman cepat ke seluruh Indonesia, Velasco memastikan Anda mendapatkan produk yang tepat, aman, dan efisien.

Hubungi tim sales kami sekarang melalui telepon, WhatsApp, atau email untuk mendapatkan penawaran harga terbaik dan informasi produk lengkap. Kami siap membantu Anda menentukan wire rope marine bersertifikat yang sesuai dengan kebutuhan kapal, galangan, atau industri Anda. Untuk melihat katalog lengkap peralatan maritim lainnya, kunjungi website resmi kami di www.velascoindonesia.com dan temukan solusi peralatan kapal berkualitas dari PT. Velasco Indonesia Persada.

Baca Juga: Toko Wire Rope Terdekat

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Jual Wire Rope Marine Bersertifikat di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Selain itu, kami juga melayani open reseller.  Silahkan Hubungi (021) 690 5530, whatsapp di 081290808833 atau [email protected]. Sosmed kami Instagram dan Facebook Atau lihat produk kami lainnya di sini

Dalam dunia rigging dan lifting, pemilihan sling yang tepat adalah faktor penentu keselamatan, karena setiap proses pengangkatan melibatkan beban besar dan risiko tinggi yang tidak boleh ditoleransi. Salah satu jenis sling yang paling banyak digunakan oleh industri konstruksi, galangan kapal, pertambangan, serta perusahaan pelabuhan adalah Wire Rope Sling dengan Thimble Eye (Hard Eye)—yakni sling baja yang ujung matanya diperkuat menggunakan thimble sehingga lebih aman, tahan lama, dan mampu menghadapi gesekan berat dari hook maupun shackle. Untuk Anda yang membutuhkan produk berkualitas, kami sebagai toko jual wire rope sling thimble eye lengkap berbagai ukuran, spesifikasi, dan tipe konstruksi yang siap digunakan untuk pekerjaan lifting, towing, mooring, hingga aplikasi rigging profesional lainnya.


Apa Itu Wire Rope Sling Thimble Eye?

Wire rope sling adalah tali baja yang dirancang untuk menahan beban besar melalui struktur kawat baja yang dipilin secara presisi. Sling jenis ini sangat umum digunakan pada crane, hoist, rigging, konstruksi, dan industri perkapalan karena kekuatan tariknya yang tinggi serta daya tahan terhadap kondisi ekstrim.

Pada ujung sling terdapat “mata” atau loop yang menjadi titik pengait. Thimble Eye atau Hard Eye adalah mata sling yang diperkuat menggunakan thimble—komponen berbentuk tapal kuda yang menjaga mata sling tetap bulat, tidak tertekuk, dan tidak bersentuhan langsung dengan permukaan hook. Tanpa thimble, kawat sling akan lebih cepat aus karena gesekan dan tekanan tajam dari alat pengait.

Dengan adanya thimble, wire rope sling menjadi:

  • jauh lebih kuat,
  • lebih aman karena beban terdistribusi merata,
  • lebih tahan gesekan,
  • memiliki umur pakai lebih panjang.

Inilah alasan mengapa sling dengan hard eye menjadi standar industri untuk pekerjaan berat.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Wire Rope

Fungsi dan Kegunaan Wire Rope Sling Thimble Eye

Wire rope sling thimble eye memiliki cakupan fungsi sangat luas dalam dunia industri. Berikut penggunaan paling umum:

  • Lifting Beban Berat: Baik di industri konstruksi maupun manufaktur, sling digunakan untuk mengangkat material berat menggunakan crane dan hoist. Hard eye menjaga sling tetap stabil di hook sehingga aman digunakan.
  • Rigging di Proyek Konstruksi: Pada pemasangan steel structure, beton pracetak, hingga pengangkatan panel besar, sling thimble eye memberikan perlindungan maksimal terhadap mata sling agar tidak cepat rusak.
  • Mooring dan Towing Kapal: Kapal sering menarik dan menambatkan beban besar seperti jangkar, mooring line, dan alat berat. Thimble eye memastikan mata sling tidak tergerus oleh shackle atau bollard.
  • Penggunaan di Pelabuhan dan Galangan: Baik untuk bongkar muat kontainer, keperluan dok kapal, hingga perbaikan mesin, sling ini adalah alat wajib.
  • Pertambangan dan Forestry: Material tambang dan kayu memiliki berat ekstrem; thimble eye memastikan sling tidak cepat rusak oleh gesekan kasar.

Dengan ketahanan tinggi terhadap gesekan dan tekanan, sling thimble eye adalah pilihan terbaik untuk pekerjaan 24 jam nonstop di sektor industri.

Baca Juga : Konstruksi Wire Rope

Jual Wire Rope Sling untuk Lifting

Spesifikasi Wire Rope Sling Thimble Eye yang Dijual PT. Velasco Indonesia Persada

Sebagai toko jual wire rope sling thimble eye, kami menyediakan wire rope sling dengan spesifikasi lengkap dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

  • Material: galvanis / ungalvanis
  • Diameter: 6 mm – 52 mm atau sesuai permintaan
  • Tipe konstruksi wire rope: 6×19, 6×37, IWRC, FC
  • Tipe thimble: standard / heavy-duty
  • Tipe finishing: press aluminium ferrule
  • Panjang sling: custom sesuai kebutuhan
  • Sertifikasi: ISO, EN, atau standar lifting lainnya

Baca Juga : Harga Wire Rope Terbaru

Keunggulan Wire Rope Sling Thimble Eye Dibandingkan Soft Eye

Wire rope sling Soft Eye memang banyak digunakan, tetapi untuk lingkungan kerja berat, Hard Eye jauh lebih direkomendasikan. Berikut keunggulannya:

  • Lebih Tahan Gesekan: Thimble melindungi mata sling dari gesekan langsung dengan hook atau shackle sehingga kawat sling tidak cepat aus.
  • Memperpanjang Umur Pakai Wire Rope: Pelindung thimble mengurangi tekanan tajam pada kawat sling, membuatnya jauh lebih awet dibanding soft eye.
  • Menjaga Bentuk Mata Sling Tetap Stabil: Thimble menjaga mata sling tetap bulat sehingga distribusi beban lebih merata dan aman saat lifting.
  • Mengurangi Resiko Kegagalan Sling: Sling dengan thimble memiliki tingkat keamanan lebih tinggi karena titik tekan tidak langsung mengenai kawat.
  • Lebih Aman untuk Beban Berat: Hard Eye mampu menahan tekanan besar dan tidak berubah bentuk, cocok untuk rigging industri berat.
  • Cocok untuk Lingkungan Kerja Ekstrem: Thimble heavy-duty membuat sling kuat menghadapi lingkungan korosif, gesekan intens, dan penggunaan nonstop.
  • Standar Industri untuk Lifting Profesional: Thimble Eye menjadi pilihan utama di pelabuhan, konstruksi, offshore, dan pertambangan karena lebih aman dan kuat.

Baca Juga : Tips Memilih Wire Rope Berkualitas

Tips Memilih Wire Rope Sling Hard Eye Berkualitas

Berikut beberapa tipe memilih wire rope sling hard eye berkualitas: 

  • Pilih Diameter yang Sesuai Beban: Pastikan diameter sling sesuai kapasitas WLL agar aman mengangkat beban tanpa resiko putus.
  • Tentukan Konstruksi Wire Rope yang Tepat: Gunakan IWRC untuk beban berat dan FC untuk pekerjaan ringan yang membutuhkan fleksibilitas lebih.
  • Gunakan Thimble Heavy-Duty untuk Beban Besar: Thimble tebal membantu melindungi sling dari tekanan dan gesekan intens, terutama pada hook besar.
  • Periksa Kualitas Press Ferrule: Hasil pressing harus kuat, simetris, dan tanpa retakan karena ferrule yang buruk dapat menyebabkan sling lepas.
  • Pastikan Sling Memiliki Tag Identifikasi: Tag harus mencantumkan diameter, panjang, WLL, dan nomor sertifikat sebagai bukti bahwa sling memenuhi standar.
  • Pilih Supplier Profesional & Terpercaya: Supplier berpengalaman akan menyediakan produk berkualitas serta memberikan rekomendasi teknis yang tepat.
  • Sesuaikan Panjang Sling dengan Konfigurasi Rigging: Pilih panjang yang tepat untuk menjaga sudut angkat tetap aman dan proses lifting berjalan efisien.

Baca Juga : Jual Wire Rope Tali Kawat Berkualitas Harga Terbaik

Sedia Wire Rope Sling Thimble Eye Berkualitas

Wire Rope Sling Thimble Eye merupakan pilihan terbaik untuk pekerjaan lifting, towing, mooring, dan rigging yang membutuhkan tingkat keamanan tinggi serta ketahanan maksimal terhadap gesekan. Dibandingkan Soft Eye, penggunaan thimble memberikan perlindungan ekstra pada mata sling sehingga lebih stabil, tidak mudah deformasi, dan mampu mempertahankan kekuatan wire rope selama penggunaan jangka panjang. Oleh karena itu, sling dengan Hard Eye menjadi standar yang banyak digunakan di industri konstruksi, pertambangan, pelabuhan, galangan kapal, hingga sektor offshore yang menuntut keandalan peralatan di semua kondisi kerja.

Sebagai toko jual wire rope sling thimble eye terpercaya, PT. Velasco Indonesia Persada menyediakan Wire Rope Sling Thimble Eye berkualitas tinggi, tersedia dalam berbagai ukuran, tipe konstruksi, dan panjang custom sesuai kebutuhan proyek Anda. Setiap sling dikerjakan menggunakan mesin hydraulic press profesional untuk memastikan hasil yang kuat, rapi, dan sesuai standar keselamatan rigging. Dengan stok lengkap, layanan responsif, serta dukungan teknis yang membantu, Velasco menjadi mitra andal bagi perusahaan yang membutuhkan sling berstandar industri untuk operasi harian hingga pekerjaan berat.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk, konsultasi kebutuhan rigging, atau permintaan penawaran harga terbaik, Anda dapat menghubungi tim kami melalui telepon, WhatsApp, atau email yang tersedia. Kami siap membantu Anda memilih spesifikasi wire rope sling yang tepat sesuai kebutuhan aplikasi Anda. Kunjungi juga website resmi kami di www.velascoindonesia.com untuk melihat berbagai pilihan perlengkapan rigging, lifting, dan peralatan kapal lainnya. Dapatkan produk yang kuat, bersertifikat, dan siap digunakan di lapangan hanya di PT. Velasco Indonesia Persada—solusi terbaik untuk kebutuhan rigging profesional Anda.


Baca Juga: Toko Wire Rope Terdekat

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Toko Jual Wire Rope Sling Thimble Eye di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Selain itu, kami juga melayani open reseller.  Silahkan Hubungi (021) 690 5530, whatsapp di 081290808833 atau [email protected]. Sosmed kami Instagram dan Facebook Atau lihat produk kami lainnya di sini.  

Wire rope, atau tali kawat, adalah salah satu komponen yang penting dalam berbagai industri, dari konstruksi hingga transportasi dan pertambangan. Pemilihan wire rope yang tepat sangat penting untuk memastikan keamanan, keandalan, dan kinerja optimal dalam berbagai aplikasi. Dalam artikel ini, kami akan membahas faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih wire rope yang tepat sesuai kebutuhan Anda. 

Mengenal Wire Rope

Wire rope merupakan salah satu jenis alat bantu angkat yang terdiri dari serangkaian kawat baja yang diolah sedemikian rupa sehingga menjadi satu struktur tali yang kuat. Alat ini terdiri rari tiga komponen utama yakni wire (kawat baja), strand dan cone (inti). Wire rope tersedia dalam berbagai konstruksi, termasuk spiral-lay, langsung-lay, dan sebagainya, serta berbagai tipe material dan perlakuan permukaan.

Faktor-faktor yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Beban Kerja: Pertama-tama, perlu dipertimbangkan beban kerja yang akan dikenakan pada wire rope. Ini termasuk beban statis dan dinamis, serta berat yang harus diangkat, ditarik, atau didukung oleh wire rope.
  • Lingkungan Operasional: Wire rope akan terpapar pada berbagai kondisi lingkungan, termasuk kelembaban, korosi, suhu ekstrem, dan eksposur terhadap bahan kimia. Pemilihan material dan perlakuan permukaan harus mempertimbangkan faktor-faktor ini.Ada dua lapisan wire rope untuk membuatnya tahan terhadap karat yakni stainless steel dan galvanis. 
  • Ukuran dan Konstruksi: Diameter wire rope harus dipilih sesuai dengan kebutuhan aplikasi. Konstruksi wire rope (misalnya, jumlah strand, jumlah kawat per strand, dan urutan tali) juga perlu dipertimbangkan berdasarkan kekuatan dan fleksibilitas yang diperlukan.
  • Kekuatan dan Kekakuan: Kekuatan tarik dan kekakuan wire rope memainkan peran penting dalam kinerja dan keamanannya. Wire rope dengan kekuatan tarik yang tinggi biasanya lebih cocok untuk beban berat.
  • Siklisitas Beban: Jika wire rope akan mengalami siklisitas beban (beban berulang), maka faktor ini juga harus dipertimbangkan. Wire rope yang dirancang untuk digunakan dalam aplikasi yang menuntut siklisitas beban akan memiliki karakteristik khusus untuk mengatasi kelelahan material.
  • Ketersediaan Perlengkapan dan Aksesori: Penting untuk mempertimbangkan ketersediaan perlengkapan dan aksesori yang sesuai dengan wire rope yang dipilih, seperti wire rope clip, socket atau thimble yang digunakan.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas, Anda dapat memilih wire rope yang tepat untuk aplikasi Anda dengan keamanan dan kinerja optimal. Ingatlah bahwa pemeliharaan yang baik dan penggunaan sesuai petunjuk pabrik adalah kunci untuk memperpanjang umur pakai dan memastikan keandalan wire rope dalam jangka panjang. 

Jual Wire rope Berkualitas 

Faktor-Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Wire Rope Bagi Anda yang membutuhkan wire rope berkualitas, Anda dapat mendapatkannya di PT. velasco Indonesia Persada. Kami merupakan distributor yang menjual wire rope berkualitas berbagai ukuran dengan harga terbaik. Untuk informasi produk atau harga, Anda dapat langsung menghubungi kami di email telepon dan juga whatsapp. Tim kami akan memberikan pelayanan serta penawaran menarik untuk Anda. 

Baca Juga : Jual Wire Rope Tali Kawat Berkualitas Harga Terbaik

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier wire rope di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke  [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Dalam industri pengangkatan dan pemindahan barang, wire rope sling merupakan salah satu perangkat yang penting. Wire rope sling adalah wire rope yang telah dipotong dan kedua atau salah satu ujungnya telah dibentuk mata yang berfungsi sebagai alat ikat sehingga wire rope bisa digunakan untuk mengangkat, menarik dan mengangkat benda. Jenis wire rope sling dapat bervariasi tergantung pada teknik pembuatannya. 

Sebelum digunakan untuk mengangkat atau mengikat benda, ujung wire rope harus diterminasi terlebih dahulu. Proses ini adalah proses untuk membentuk mata atau lingkaran pada ujung wire rope supaya dapat disambungkan dengan alat rigging atau alat lainnya untuk digunakan untuk mengangkat atau menarik barang. 

Jenis Wire Rope Sling 

Ada dua metode atau teknik yang umum digunakan dalam pembuatan wire rope sling, yaitu dengan mesin atau secara manual. Teknik atau metode pembuatan wire rope ini menciptakan beberapa jenis wire sling. Berikut ini adalah beberapa jenis berdasarkan teknik pembuatannya:

  • Wire Rope Sling Mata Anyaman

 Mata Anyaman

Jenis mata anyaman ini merupakan jenis yang dibuat secara manual oleh orang dengan menggunakan alat seperti jarum berukuran besar untuk menyulam dan membengkokkan wire rope sling agar terkunci atau tidak terlepas. Dalam pembuatan wire rope sling mata anyaman ini memerlukan orang yang memiliki keterampilan khusus dan berpengalaman karena  jenis wire rope ini sangat rentan longgar jika tidak dibuat dengan benar. 

Dalam pembuatan jenis wire rope mata anyaman ini ada yang menggunakan aksesoris dan ada juga yang tanpa aksesoris. Untuk aksesoris yang digunakan adalah thimble yang fungsinya untuk melindungi permukaan mata wire rope sling dari gesekan atau hentakan saat digunakan, sehingga tidak mudah patah atau tergores. 

  • Wire Rope Sling Mata Talurit

Mata Talurit

Jenis wire rope sling selanjutnya adalah wire rope sling mata talurit, yang dibuat menggunakan mesin talurit atau mesin press. Jenis  mata talurit ini tidak membutuhkan keterampilan khusus untuk menggunakan mesin ini, tidak seperti sling wire rope sling anyaman. Dalam pembuatan ini memerlukan aksesoris yang disebut ferrule yang fungsinya untuk menjepit atau mengunci ujung wire rope dengan dengan pangkal mata wire rope. Sama seperti wire rope sling mata anyaman, mata talurit ini juga bisa ditambahkan dengan thimble. 

  • Wire Rope Sling Mata Wire Clip

Wire Rope Sling Mata Wire Clip

Jenis wire rope sling yang ketiga adalah jenis mata wire rope sling wire clip yang dibuat dengan menggunakan alat rigging yang disebut wire clip. Dalam penggunaanya tidak memerlukan mesin press sehingga lebih mudah. Pengguna hanya perlu belajar beberapa menit dan fokus. 

Aksesori yang harus digunakan untuk membuat wire rope mata wire clip ini adalah wire klip dan thimble. Ukuran mata dan rope sudah ditentukan berdasarkan jumlah klip dan rope.

  • Wire Rope Sling Mata Socket

Wire Rope Sling Mata Socket

Jenis  sling mata socket keempat membutuhkan cairan khusus dan alat rigging khusus yang disebut socket. Untuk membuat jenis wire sling mata socket ini, Anda perlu dilatih dan menjalani prosedur pengecekan kebocoran sling untuk menghindari kebocoran resin yang akan dimasukkan ke dalam sling.

Itulah beberapa jenis  yang umum digunakan. Setiap jenis sling memiliki kegunaan dan karakteristik tersendiri sesuai dengan kebutuhan aplikasinya. Penting bagi pengguna untuk memahami jenis-jenis tersebut agar dapat memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan. Jika Anda membutuhkan wire rope sling, Anda dapat menghubungi kami. Kami menjual wire rope sling berkualitas untuk memenuhi kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lengkap, dapat langsung menghubungi tim kami di email, telepon ataupun whatsapp. 

Baca Juga : Jual Wire Rope Tali Kawat Berkualitas Harga Terbaik

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier wire rope di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke  [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Dalam dunia industri, wire rope adalah sejenis tali yang terdiri dari serangkaian kawat baja yang diikat bersama. Wire rope sering digunakan dalam berbagai aplikasi seperti mengangkat, menarik, dan mengikat beban dalan bobot dan bentuk yang besar. Namun, seperti halnya benda lainnya, wire rope juga rentan mengalami kerusakan. Untuk memahami kerusakan pada wire rope, penting untuk mengenal beberapa istilah-istilah kerusakan wire rope yang sering di digunakan.

Nah, sebelum kita bahas lebih jauh tentang istilah-istilah kerusakan wire rope, yuk kita kenalan dulu dengan apa itu wire rope. Wire rope merupakan salah satu jenis alat angkat berbentuk tali yang terbuat dari baja. Wire rope terdiri dari tiga komponen yakni wire, strand dan cone. Dimana beberapa wire akan dipilin menjadi strand, lalu beberapa strand akan dipilin kembali untuk mengitari crone sehingga membentuk wire rope. karena terbuat dari beberapa komponen  ini tentu sangat riska bagi wire rope untuk mengalami kerusakan. Berikut ini beberapa istila-istilah kerusakan wire rope yang perlu Anda ketahui: 

1. Wire corrosion atau korosi pada kawat

kerusakan ini terjadi ketika kawat mengalami oksidasi akibat paparan air atau zat kimia tertentu. Seperti yang diketahui korosi atau karat merupakan masalah utama yang sering dihadapi benda yang terbuat dari logam termasuk wire rope. Wire corrosion dibagi menjadi dua yakni Internal Corrosion dan External Corrosion. Internal Corrosion adalah pengaratan yang terjadi di bagian dalam wire rope, sedangkan External Corrosion adalah pengaratan yang terjadi di bagian luar wire rope. Jika dibiarkan pengkaratan/korosi akan mengurangi kekuatan pada wire rope bahkan dapat membuat wire rope mudah putus. Kerusakan karan akarat ini bisa diatasi dengan cara memberikan lapisan berupa pelumas pada wire rope dan menyimpan wire rope di tempat 

2. Broken Wires atau kawat patah

Kerusakan ini terjadi ketika salah satu atau beberapa kawat pada wire rope patah atau putus. Jika pada sebuah wire rope ada kawat yang patah sebanyak 6 kawat sepanjang 6 x diameternya atau dalam satu strand terdapat tiga kawat yang patah maka dikatakan jika wire rope tersebut tidak aman digunakan. hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti kesalahan dalam proses produksi, penggunaan yang melebihi batas atau wire rope sudah dalam kondisi bekas atau pernah digunakan. Solusinya adalah dengan melakukan pengecekan secara rutin minimal 12 bulan sekali dan pastikan untuk membeli wire rope di distributor wire rope yang terpercaya.

3. Wire Deformation atau Kerusakan karena perubahan bentuk  

Istilah kerusakan ini merujuk pada kerusakan yang menyebabkan adanya perubahan bentuk fisik dari kawat akibat tekanan eksternal seperti beban berlebihan atau pemasangan yang tidak tepat. Berikut beberapa faktor yang menyebabkan perubahan bentuk fisik wire rope: 

  • Kink (Berbelit)

Wire rope yang berbelit atau terpelintir akan sulit diperbaiki atau diluruskan kembali. Selain itu, kerusakan ini juga bisa membuat wire rope menjadi mudah putus. 

  • Birdcaging

Kerusakan ini terjadi saat strand wire rope mekar atau mengembang membentuk seperti sarang burung yang membuat bagian inti (core) akan terbuka. Hal ini tentu sangat berbahaya dan mengurangi kekuatan wire rope. 

  • Core Protrusion 

Kerusakan ini diakibatkan karena inti (cone) yang keluar dari stand. Hal ini sebenarnya jarang sekali terjadi. Namun jika sampai terjadi, tentunya sangat berbahaya karena dapat membuat wire rope jadi cepat putus. Mengenal Istilah-Istilah kerusakan Wire Rope

Mengetahui istilah-istilah ini penting agar dapat mengidentifikasi dan menangani kerusakan wire rope dengan tepat. Dengan pemeliharaan dan perawatan yang baik, kita dapat memperpanjang masa pakai wire rope serta meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam operasional pengangkutan dan konstruksi. Selain itu memilih distributor terpercaya juga sangat penti demi menjamin kualitas wire rope yang Anda beli. PT. Velasco merupakan salah satu distributor wire rope terpercaya di jakarta yang menjual berbagai jenis wire rope dengan ukuran yang beragam. Segera hubungi kami dan dapatkan penawaran serta pelayanan terbaik dari kami. 

Baca Juga : Jual Wire Rope Tali Kawat Berkualitas Harga Terbaik

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier wire rope di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke  [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Crane merupakan alat jenis alat berat yang digunakan untuk mengangkat beban yang sangat berat yang tidak  dapat diangkat oleh tenaga manusia. Crane umumnya ditemukan di konstruksi atau pabrik. Salah satu komponen crane yang memiliki viral adalah wire rope. Dengan wire rope, proses pengangkatan beban dengan crane dapat menjadi lebih mudah. Namun wire rope untuk crane tidak boleh sembarangan. Crane membutuhkan wire rope khusus yang cocok untuk sistem pengangkatan crane. 


Wire rope atau kawat baja adalah salah satu alat bantu angkat berbentuk tali yang terbuat dari baja. Wire rope dibuat dari susunan wire, strand, dan core. Karena terbuat dari baja yang dikenal kuat, maka wire rope umumnya digunakan untuk mengangkat, menarik, dan mengikat. Biasanya wire rope digunakan dalam pekerjaan yang berhubungan dengan beban berat karena daya tahannya cukup kuat.

Berdasarkan karakteristiknya wire rope dibagi menjadi dua jenis yakni kaku dan lentur (fleksibel). Dimana wire rope kaku memiliki kekuatan  yang lebih besar dari pada wire rope lentur. Wire rope kaku umumnya digunakan untuk pengangkatan beban dengan posisi lurus. Sedangkan untuk wire rope lentur umumnya digunakan pengangkatan dan penarikan dengan menggunakan katrol. Hal ini karena cara kerja katrol yang berputar yang membuat wire rope akan terus tertekan selama putaran katrol tersebut. Dalam aplikasi crane memerlukan wire rope yang memiliki kedua karakteristik tersebut. Dimana wire rope harus mampu mengangkat beban berat namun tidak menghilangkan sifat lenturnya. 

Fungsi Wire Rope Untuk Crane 

Pada aplikasi crane ada banyak komponen mulai dari konduktor, winch, pendant, trolley drive, bridge rail, runway rail, hook block hingga wire rope. Dalam aplikasi crane ini wire rope memiliki fungsi yang sangat vital. Berikut beberapa kegunaan wire rope untuk crane : 

  • Sebagai tali pengangkat utama pada main hoist: Pada aplikasi ini wire rope akan digulung pada sebuah winch yang akan digunakan untuk menarik dan menurunkan barang. 
  • Sebagai tali pengangkat pada auxiliary hoist: Selain menggunakan main hoist, pada crane berukuran besar juga menggunakan  auxiliary hoist  yang digunakan untuk mengangkat beban yang kecil. Pada aplikasi ini umumnya menggunakan wire rope yang memiliki ukuran 18×7, 19×7, 34×7 atau 35×7 demi meminimalisir resiko terpelintir saat mengangkat barang. 
  • Sebagai boom line atau pendant line: Pada aplikasi ini, wire rope digunakan untuk menaikkan atau menurunkan boom. Pada crane model boom hydraulic terbaru, aplikasi wire rope sudah digantikan oleh mesin hydraulic, sehingga tidak lagi diperlukan. Crane yang masih menggunakan boom atau pendant line biasanya memiliki spesifikasi 6×25 atau 6×29.
  • Wire rope yang dibuat menjadi sling untuk membantu menyambungkan hook ke crane dengan barang yang akan diangkat.

Jenis Wire rope 

Berdasarkan pengaplikasiannya, wire rope dibagi menjadi tiga jenis yakni : 

  • Wire rope konstruksi parallel lay

Wire rope konstruksi parallel lay merupakan jenis wire rope yang memiliki sifat lentur dan mudah ditekuk. Wire rope ini biasanya digunakan pada aplikasi logging, lifting, rigging, dan gondola. Wire rope konstruksi parallel lay memiliki posisi wire yang sejajar atau parallel mengelilingi core. Ukuran kombinasi wire besar dan kecil. Parallel lay terdiri dari filler wire (FI), seal (SL), semi seal (SeS), warringon (W), dan warringonseale (WS).

  • Wire rope konstruksi cross lay

Wire rope konstruksi cross lay adalah jenis wire rope yang memiliki sifat kaku dan kurang lentur. Wire rope ini cocok digunakan untuk pengangkatan lurus, towing, dan mooring. Wire rope konstruksi cross lay dibuat dengan cara meletakkan strand secara menyilang, kemudian dipilin menjadi satu kesatuan wire rope. Jenis wire rope ini biasanya digunakan saat towing dan mooring, dimana dibutuhkan kekuatan terhadap hentakan. 

  • Hyrope 

Hyrope adalah jenis wire rope yang dirancang untuk digunakan pada crane. Hyrope memiliki kekuatan yang besar yang dapat digunakan dalam kondisi ekstrem.  Jadi wire rope ini sangat cocok untuk digunakan sebagai tali hoist pada crane container, crane pabrik baja, dan boom hoist.  Hyrope tersedia dalam berbagai diameter mulai dari 20 hingga 180 mm dan dalam satuan dengan berat hingga 600 metrik ton. 

Demikian penjelasan mengenai wire rope untuk crane. Dalam aplikasi crane tentu sangat memerlukan wire rope berkualitas agar tidak mudah putus dan aman saat digunakan. Bagi Anda yang membutuhkan wire rope untuk crane berkualitas, Anda bisa mendapatkannya di PT. Velasco Indonesia. Kami merupakan distributor alat perkapalan dan alat rigging terpercaya yang ,menjual salah satunya wire rope.Kami menjual berbagai jenis wire rope dengan berbagai ukuran dengan kualitas dan harga terbaik. Jadi, segera hubungi kami melalui whatsapp dan email dan dapatkan penawaran menarik dari kami. 

Baca Juga : Jual Wire Rope Tali Kawat Berkualitas Harga Terbaik

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier wire rope di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke  [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Wire rope atau kawat baja merupakan jenis sling yang sering digunakan di banyak industri untuk berbagai kebutuhan. Meski begitu, masih banyak yang belum  mengetahui dengan benar konstruksi yang tepat dalam penggunaan wire rope. Konstruksi wire rope merupakan hal yang penting, memilih konstruksi yang salah dapat mempengaruhi kekuatan wire rope atau bahkan membuatnya berbahaya saat digunakan di lapangan. Dalam artikel ini kami akan membahas lebih jelas mengenai konstruksi wire rope. 

Wire rope adalah salah satu jenis alat angkat berbentuk tali yang terbuat dari material yang kuat seperti baja atau besi. Wire rope disusun dari tiga komponen yakni wire, strand dan core. Untuk urutan pembuatannya, wire (kawat) akan dipilin menjadi strand. Sebenarnya strand ini sudah berbentuk tali, namun karena kurang kuat, beberapa strand dalam jumlah tertentu ini dikumpulkan menjadi satu lalu dipilin untuk membungkus crone atau inti wire rope. 

Bagian wire rope

Dari gambar di atas bisa dilihat jika ini adalah konstruksi utama dari pembentukan wire rope. Namun untuk memenuhi berbagai kebutuhan banyak pabrikan yang membuat berbagai jenis wire rope yang dibedakan berdasarkan  konstruksi yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan. Dalam konstruksi wire rope ditentukan berdasarkan banyak strand, banyak wire (Susunan Wire), tipe core, arah putaran putaran.

Kontruksi Wire Rope

Jenis Cone Wire Rope

Seperti yang disebutkan sebelumnya, salah satu komponen pembuatan wire rope adalah core atau inti wire rope. Cone pada wire rope ini terbuat dari berbagai jenis material berbeda, berikut penjelasanya: 

  • IWRC : cone yang terbuat dari Wire Rope, sehingga lebih kuat.
  • WSC : cone yang terbuat dari Strand
  • FC : cone yang terbuat dari bahan Fiber seperti Serat Polypropylene – PP / Polyethylene – PE. 
  • HC : cone yang terbuat dari Henep ( Serat Tumbuhan )
  • CFRC : cone yang terbuat dari gabungan Wire Rope dan Strand

Jenis Wire Rope Berdasarkan Susunan Strand 

Selain cone, yang menentukan kualitas wire rope juga dari jumlah wire. Semakin banyak wire yang digunakan dalam membentuk stand, maka akan membuat wire rope akan semakin fleksibel karena ukuranya lebih kecil. Sebaliknya semakin sedikit jumlah wire dalam satu strand, maka wire rope akan lebih kaku dan keras, namun efeknya lebih tahan gesekan. beberapa strand ini akan di pilin mengelilingi core. Ada dua jenis susunan strand wire rope yakni : 

  • Cross Lay Wire Rope: Jenis ini memiliki susunan jalur yang dibuat menyilang sehingga menjadi satu kesatuan wire rope. Sangat cocok untuk pengangkatan beban dengan pengangkatan lurus, towing, dan mooring karena memiliki daya tahan yang baik namun kurang lentur. 
  • Parallel Lay Wire Rope: Jenis wire rope ini digunakan untuk logging, crane, dan lifting dengan blok karena memiliki simpul yang disusun lurus atau sejajar sehingga menjadi satu simpul.

Jenis Wire Rope Berdasarkan Arah Putaran 

arah putar wire rope

Arah putaran yang dimaksud ini adalah arah putaran strand yang mengelilingi cone.  Berdasarkan arah putarannya, wire rope dibagi menjadi dua jenis yakni: 

  • Putaran Kanan (Z): Artinya wire rope dibuat dari susunan strand yang diputar ke kanan dan berbentuk seperti huruf Z. 
  • Putaran Kiri (S) : Susunan strand yang diputar ke arah kiri sehingga berbentuk seperti huruf S. 

Jenis Wire Rope Berdasarkan Material 

Selain berdasarkan konstruksinya (jenis cone, arah putaran dan susunan strand), wire rope juga dibedakan berdasarkan material pembuatannya. 

Jenis Wire Rope Karakteristik Keuntungan Kekurangan Aplikasi
Wire Rope Ungalvanized Tidak diberikan lapisan pelindung  Lebih fleksibel dan harga lebih murah  Tidak tahan terhadap karat dan korosi  Digunakan untuk aplikasi yang sifatnya tidak permanen atau sementara dan hanya di peruntukan untuk wilayah yang tidak korosif
Wire Rope galvanized Dilapisi dengan lapisan galvanized (lapisan seng) Tahan terhadap korosi Struktur lebih kaku dan kurang flkeksible + Digunakan untuk aplikasi yang sifatnya permanen dan dapat digunakan di lingkungan yang rawan korosif seperti laut. 
Wire Rope Stainless Steel Dilapisi dengan bahan stainless Steel Tahan terhadap korosi dan karat  memiliki harga yang lebih mahal daripada jenis lainnya Digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan kekuatan terhadap korosi dan cuaca ekstrim 

Itulah konstruksi wire rope. Konstruksi wire rope menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi kualitas dan kekuatan dari wire rope dalam penggunaannya di lapangan. Untuk informasi lebih lengkap terkait produk dan harga, Anda dapat langsung menggunjungi website kami di www.velascoindonesia.com  atau menghubungi kami di whatsapp atau email. Kami merupakan distributor wire rope terpercaya yang menjual wire rope berkualitas dengan harga terbaik. 

 

Baca Juga : Jual Wire Rope Tali Kawat Berkualitas Harga Terbaik

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier wire rope di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke  [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Seiring waktu penggunaan, wire rope akan mengalami kerusakan, mulai dari kerusakan ringan hingga kerusakan berat yang mengharukan untuk dilakukan penggantian. Kerusakan wire rope ini dapat terjadi karena berbagai penyebab, seperti penggunaan yang berlebihan, kondisi lingkungan hingga kesalahan dalam perawatan.  Kerusakan ini harus segera ditangani demi menjamin keselamatan dan performa wire rope. Oleh karena itu, pada artikel ini kami akan menjelaskan penyebab kerusakan wire rope dan cara mengatasinya. 


Wire rope adalah alat yang terbuat dari tali baja yang digunakan untuk mengangkat, menarik, mengikat, dan mempermudah pekerjaan manusia. Wire rope memiliki daya tahan yang cukup kuat sehingga biasanya digunakan dalam pekerjaan yang berhubungan dengan beban berat. 

Jenis penyebab kerusakan wire rope dan cara mengatasinya

sangat penting diketahui untuk mencegah kerusakan yang lebih parah. Berikut ini jenis-jenis  mengatasinya: 

  • Kerusakan wire rope yang disebabkan karena korosi atau karat

Korosi atau karat merupakan jenis kerusakan yang paling umum terjadi pada benda-benda yang terbuat dari logam, termasuk wire rope. Karat dapat menimbulkan kerusakan kecil hingga kerusakan parah pada wire rope. Wire rope yang berkarat masih dapat ditangani dengan baik asal kondisinya tidak terlalu parah (Permukaan tidak Kasar dan Bintik-Bintik yang masih sedikit).

Korosi atau karat pada wire rope umumnya terjadi akibat teknik penyimpanan yang tidak tepat sehingga wire rope sering terpapar oleh asam dan alkali (seperti air laut, air hujan, dll.). Selain itu, kurangnya pelumasan atau lubrikasi pada bagian luar wire rope juga menjadi faktor yang dapat menyebabkan karat. 

Jika kondisi karat pada wire rope masih dalam skala kecil atau tidak terlalu parah, maka dapat ditangani dengan cara melapisi wire rope kembali dengan pelumas atau  lubrikasi. Pastikan wire rope disimpan di tempat yang aman dan tepat sehingga dapat terhindar dari paparan zat asam. Namun jika karat pada wire rope dalam kondisi yang parah seperti permukaan yang mulai kasar dan timbul banyak bintik, wire rope harus segera diganti.  

  • Kerusakan yang disebabkan karena wire rope patah 

Wire rope yang patah sangat berbahaya  ketika digunakan, terutama jika patahan terjadi di sejumlah bagian. Wire rope yang patah dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti panas atau pemakaian yang melebihi kapasitas yang menyebabkan kerusakan pada kawat-kawat yang ada pada wire rope sehingga membuat kapasitas atau kekuatan wire rope menurun. 

Untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan inspeksi atau pengecekan wire rope minimal setahun sekali untuk memastikan apakah ada bagian wire rope yang patah saat digunakan. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan penggunaan wire rope, sesuaikan dengan kapasitas yang dimiliki wire rope. 

  • Kerusakan wire rope karena perubahan bentuk

Sama seperti wire rope patah, wire rope yang berubah bentuk juga disebabkan karena kesalahan teknik yang biasanya terjadi karena adanya tekanan yang berlebih atau penggunaan yang melebihi dari kapasitas wire rope. Kerusakan wire rope karena perubahan bentuk ini dapat berupa : kink (wire rope berbelit/terpelintir), birdcaging (bagian strand pada wire rope membentuk seperti sangkar burung), crushing (Penumpasan) dan Core Protrusion (Inti / Core keluar dari konstruksi  wire rope). 

kerusakan wire rope

Apabila wire rope mengalami kerusakan seperti yang disebutkan sebelumnya, maka dapat dikatakan wire rope sudah tidak boleh digunakan. Sebab wire rope yang mengalami perubahan bentuk sangat berbahaya jika terus digunakan. Solusinya adalah dengan memotong bagian yang mengalami kerusakan atau mengganti dengan wire rope baru. 

Itu dia penjelasan mengenai Kerusakan pada wire rope tidak boleh dianggap sepele, karena dapat berakibat fatal apabila terus digunakan. Apabila wire rope mengalami kerusakan parah, baiknya untuk segera mengganti dengan yang baru. Jika Anda membutuhkan wire rope, Anda dapat mendapatkannya di PT. Velasco Indonesia. Kami merupakan distributor yang menjual wire rope berkualitas dan dengan harga terbaik. Segera hubungi tim kami dan dapatkan penawaran serta pelayanan terbaik kami. 

Baca Juga : Jual Wire Rope Tali Kawat Berkualitas Harga Terbaik

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier wire rope di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke  [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Seperti yang Anda ketahui, tali membantu manusia dalam semua aspek kehidupan. Selain itu, sejak zaman kuno, tali ini telah digunakan sebagai alat bantu manusia. Pada awalnya, manusia membuat tali dari akar dan serat tanaman. Kemudian, seiring waktu, manusia mulai mengembangkan tali sederhana ini dengan memilin beberapa utas serat hingga menyatu menjadi satu kesatuan. Saat ini, ada banyak jenis tali yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Lalu apa saja jenis tali yang ada? Simak penjelasan jenis tali dan kegunaannya berikut!

Teknik pembuatan tali diyakini telah digunakan manusia sekitar 28.000 tahun yang lalu. Hal ini dibuktikan dengan penemuan bentuk tali di salah satu Goa di Lascaux, Perancis, dan berdiameter 7 milimeter. Diperkirakan fosil tali ini berasal dari peradaban manusia sekitar 15.000 tahun sebelum masehi.

Di zaman sekarang, manusia memiliki kebutuhan akan tali yang beragam baik untuk mempermudah pekerjaan atau dalam kehidupan sehari-hari. Namun tidak semua kebutuhan dapat dilakukan oleh satu jenis tali. Setiap jenis tali memiliki karakteristik yang disesuaikan dengan kebutuhan. Jenis tali sangat bervariasi yang dapat dibedakan menjadi dua kategori, yang pertama berdasarkan material dan yang kedua berdasarkan kegunaannya. 

Jenis Tali Berdasarkan Material Pembuatan

Yang pertama adalah jenis tali yang dibedakan berdasarkan material pembuatannya. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, hingga saat ini tali telah berevolusi termasuk dari segi material pembuatannya. Berikut jenis tali berdasarkan material pembuatannya: 

  • Tali dari material hewan atau tumbuhan (Alami)

Jenis tali dari material hewan biasanya terbuat dari bulu-bulu hewan yang digabungkan menjadi untaian tali. Tali dari hewan ini tidak memiliki kekuatan tarik ataupun angkat, maka dari itu jenis tali ini hanya digunakan untuk hiasan atau bahan pembuatan pakaian saja. Contoh tali dari material hewan yakni benang wol, tali benang sutera dll. Sementara tali yang terbuat dari material tumbuhan umumnya terbuat dari serat-serat tumbuhan tertentu yang memiliki daya tarik atau angkat. Contohnya seperti tali manila, tali rami, tali sabut kelapa dll.

Baca Juga : Perbedaan Serat Alami dan Serat Sintetis Tali Tambang

  • Tali dari material serat Sintetis 

Jenis tali ini terbuat dari material serat sintetis atau serat yang dibuat oleh manusia, dimana bahan dasarnya terbuat dari minyak bumi. Tali sintetis ini memiliki kekuatan yang lebih baik dibanding dengan tali yang terbuat dari hewan atau tumbuhan. Berikut beberapa jenis tali sintetis

  • Tali Polypropylene : Seperti namanya, tali ini terbuat dari serat sintetis yang disebut polypropylene. Jenis tali ini memiliki kekuatan yang baik sehingga sering digunakan untuk aplikasi angkat dan tarik. Selain itu, tali ini juga tahan air dan tidak mudah berlumut sehingga cocok digunakan di lingkungan berair seperti di kapal. Tali ini dibagi menjadi dua jenis yakni Tali PP Monofilament dan juga Tali PP Multifilament.
  • Tali Polyethylene : Tali ini terbuat dari serat sintetis yang disebut polyethylene. Tali ini memiliki sifat tidak memiliki nilai breaking load namun tahan terhadap air. Maka dari itu, tali ini banyak digunakan untuk kebutuhan memancing,  mengikat, perkebunan dan juga perikanan.
  • Tali Polyester : Jenis tali ini terbuat dari serat polyester yang dikenal memiliki kekuatan yang lebih dari pada serat polypropylene. Jeni tali ini banyak digunakan dalam berbagai bidang industri terutama dalam aplikasi  tarik, rigging dock, blocking dan aplikasi rumah tangga.
  • Tali Nilon : Tali ini terbuat dari serat nilon yang memiliki karakteristik lebih kuat dari pada tali yang terbuat dari serat polypropylene. Karena kekuatan nya ini, tali nilon umumnya digunakan untuk aplikasi angkat dan tarik yang lebih ekstrim. 
  • Tali dari material baja 

Jenis tali yang terakhir yakni tali yang dibuat dari kawat baja atau yang disebut dengan wire rope. Jenis tali ini merupakan tali yang paling kuat, hal ini karena material baja yang dikenal kuat dan kerat. Jadi gak heran kalau wire rope sangat diandalkan untuk aplikasi angkat maupun tarik benda dalam bobot dan ukuran yang berat. 

Jenis tali Berdasarkan Kegunaanya 

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, setiap jenis tali memiliki karakteristik masing-masing. Jadi tidak mungkin jika satu jenis tali digunakan untuk berbagai kebutuhan. Ada beberapa aplikasi yang memerlukan tali dengan spesifikasi khusus. Berikut ini beberapa jenis tali berdasarkan kegunaanya: 

  • Tali untuk aplikasi angkat

Jenis tali ini  umumnya digunakan untuk mengangkat beban dengan berat dan ukuran yang besar di berbagai industri seperti perkapalan, cargo dan lainnya. Jenis tali yang digunakan untuk aplikasi angkat ini umumnya memiliki nilai breaking load yang tinggi seperti tali polypropylene (PP), tali nilon dan tali baja (wire rope). 

  • Tali untuk aplikasi menarik 

Seperti namanya jenis tai ini diperuntukan untuk aplikasi menarik beban. Umumnya dilakukan pada industri perkapalan, cargo dll. Jenis tali yang biasa digunakan untuk aplikasi tarik ini adalah tali  tali polyester dan tali baja (wire rope). 

  • Tali untuk aplikasi mengikat

Jenis tali yang terakhir adalah jenis tali yang digunakan untuk aplikasi mengikat beban. Pada aplikasi ini umumnya menggunakan jenis Tali Polyethylene (Tali PE), Tali Manila dan Tali Polyester. 

Demikian penjelasan mengenai jenis tali dan kegunaannya. Dengan mengetahui jenis-jenis tali , diharapkan Anda dapat memilih tali yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan kegunaannya sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan kerja. Jika Anda membutuhkan tali untuk berbagai kebutuhan, Anda bisa mendapatkannya di PT. Velasco Indonesia. Sebagai distributor kami menjual berbagai macam jenis tali berkualitas dengan harga terbaik. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi website kami www.velascoindonesia.com atau menghubungi tim kami melalui whatsapp atau email.  

Baca Juga : Jual Berbagai Jenis Tali Tambang Kualitas Terbaik

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Tali Tambang di jakarta dan juga menjual Tali PE, Tali PP Multifilament dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Tali PP Monofilament, Tali Manila, Tali Megaflex  Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Penggunaan wire rope yang tidak sesuai dengan dengan kebutuhan tentu akan mempengaruhi terhadap keselamatan saat digunakan baik dapat menyebabkan kecelakaan kecil hingga fatal. Namun kini ada beberapa distributor yang menjual wire rope dalam kondisi bekas pakai. Hal ini tentu saja sangat berbahaya. Maka dari itu, Anda perlu mengetahui beberapa ciri-ciri wire rope bekas sebelum membeli. 

Wire rope merupakan salah jenis alat angkat berbentuk tali atau sling yang terbuat dari kawat baja. Dibandingkan dengan jenis sling lainnya, wire rope dinilai lebih unggull karena lebih koko, kuat dan fleksible. Maka tak heran jika wire rope sering digunakan di berbagai bidang industri seperti kontruksi dan perkapalan. 

Dengan kelebihan yang dimiliki wire rope ini membuat beberapa distributor menjual wire rope dalam kondisi bekas pakai atau rekondisi. Hal ini tentu saja sangat berbahaya karena dapat membuat wire rope cepat putus dan membahayakan orang-orang sekitar saat digunakan. Karena Itu pastikan Anda menggunakan wire rope yang sesuai standar dan memiliki sertifikat agar aman digunakan. Selain itu Anda juga harus mengetahui ciri-ciri wire rope bekas sebelum membeli. 

Berikut ciri-ciri wire rope bekas atau rekondisi 

  • Terdapat karat pada permukaan dan bagian dalam wire rope. Halo ini tentu saja sangat berbahaya karena bisa membuat wire rope mudah putus dan tidak lagi memiliki breaking load yang sesuai.  Oleh karena itu, sebelum membeli wire rope pastika dalam kondisi tidak berkarat atau korosi. 
  • Wire rope terlihat kotor. Seperti yang kita ketahui, benda yang sudah pernah digunakan pasti dalam kondisi kotor. Meskipun dalam kondisi kotor karena penyimpanan, Anda juga harus pastikan wire rope dalam kondisi rapi. Meskipun ada kotoran itu pun karena gemuk yang melapisi wire rope. 
  • Gemuk yang melapisi wire rope terlihat berbeda atau sudah mulai kering 
  • Jarak antara strand atau wire terlihat kurang rapat. Pastikan tidak ada wire atau strand yang keluar atau patah. 
  • Cek tanggal produksi wire rope pada sertifikat. Jika tangga pada sertifikat terlalu lama berarti wire rope tersebut adalah produksi lama. 

Demikian ciri-ciri wire rope bekas pakai atau rekondisi. Pastikan Anda membeli wire rope di distributor terpercaya supaya dapat mendapatkan wire rope dalam kondisi baik, baru dan berkualitas yang aman digunakan. PT. Velasco Indonesia Persada merupakan distributor wire rope berkualitas dan terpercaya. Kami menjual wire rope dalam kondisi baru yang dilengkapi dengan sertifikat. Untuk info lebih lengkap terkait produk dan penawaran, Anda dapat langsung menghubungi kami melalui whatsapp atau email. 

Baca Juga : Jual Wire Rope Tali Kawat Berkualitas Harga Terbaik

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier wire rope di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke  [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Seperti yang kita ketahui setiap barang yang dibuat oleh manusia pastinya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing termasuk wire rope. Wire rope adalah salah satu jenis alat rigging yang dibuat oleh manusia dan tentunya memiliki kekurang dan kelebihan. Lantas apa kekurangan dan kelebihan wire rope atau kawat sling? 

Pada dasarnya wire rope adalah sejenis tali yang terbuat dari kawat baja yang biasa digunakan untuk berbagai keperluan yang memudahkan manusia. Wire rope atau kawat sling umumnya digunakan untuk memindahkan (heavy lifting) dan mengangkat beban dengan bobot yang berat. Maka dari itu wire rope atau kawat sling sering digunakan untuk berbagai industri seperti kargo dan  perkapalan, lantaran daya tahan dan kekuatannya yang besar. 

Seperti yang disebutkan sebelumnya wire rope atau kawat sling memiliki kekurang dan kelebihan. Berikut kelebihan dan kekurangan wire rope atau kawat sling. 

Kelebihan wire rope atau kawat sling

  • Memiliki breaking load atau daya tarik yang tinggi. 
  • Memiliki Kekuatan yang baik. Karena sifat logam yang keras dan tidak mudah menyerap air, membuat wire rope tahan terhadap berbagai jenis cuaca. Jadi walaupun dalam kondisi panas maupun hujan, tidak akan mempengaruhi kekuatan dari wire rope. 
  • Bersifat elastis, jadi saat setelah digunakan untuk angkat tarik, bentuk wire rope akan kembali seperti semula. 
  • Tahan terhadap gesekan.  

Kekurangan wire rope atau kawat sling: 

  • Tidak fleksibel. Hal ini karena wire rope terbuat dari besi jadi memiliki permukaan yang agak kaku dan sulit untuk ditekuk dan disimpan. 
  • Dapat merusak permukaan beban yang akan diangkat jika bersentuhan langsung antara wire rope dengan beban yang diangkat
  • Mudah berkarat, maka dari itu wire rope umumnya di finishing dengan stainless supaya tidak mudah berkarat saat digunakan di lingkungan yang rawat korosi. 
  • karena terbuat dari besi, jadi wire rope memiliki bobot yang lebih berat dibanding tali tambang. 
  • Sulit untuk di inspeksi atau di cek jika terjadi karet di bagian dalam. Sebagai informasi wire rope terbuat dari  tiga komponen yakni wire, strand, dan core. Dimana bagian cone atau inti wire rope inilah yang sulit untuk di inspeksi. 

Itulah kelebihan dan kekurangan wire rope atau kawat sling. Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan wire rope, maka Anda dapat menyesuaikan dengan kebutuhan yang Anda perlukan. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi marketing kami melalui whatsapp atau email. Kami Akan memberikan pelayanan dan penawaran terbaik untuk Anda. 

Baca Juga : Tips Memilih Wire Rope

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier wire rope di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke  [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Wire rope atau kawat baja merupakan salah satu alat yang umum digunakan di berbagai bidang industri. Sebagai distributor,  PT Velasco Indonesia Persada Distributor Jual Wire Rope dengan Harga Terbaik Wire rope yang kami jual telah dilengkapi dengan sertifikat yang menunjukan keaslian dan kualitasnya. 

Wire rope merupakan salah satu jenis alat bantu angkat berbentuk tali/sling yang digunakan untuk mengangkat atau menarik benda yang sangat berat. Dibanding jenis tali lainnya, wire rope dinilai lebih unggul karena lebih kokoh, tahan gesekan dan lebih fleksibel. Maka dari itu tak heran jika alat ini sering digunakan di berbagai jenis industri terutama yang menggunakan  crane, hoist, winch, dan lainnya. 

Wire rope sendiri dibuat dari tiga komponen yakni  wire, strand, dan core. Ada  komponen yang menjadi pembeda yakni core, dimana wire rope pada umumnya berisi fiber core (FC) atau independent wire rope core (IWRC), sementara wire biasanya berisi baja karbon. Dalam satu rangkaian wire rope terdiri dari beberapa strand, dimana semakin banyak strand dalam satu wire rope maka wire rope akan semakin kokoh dan kaku. 

Selain dibedakan berdasarkan bahan core nya, wire rope juga di bagian dalam beberapa jenis. Setiap jenis wire rope dibedakan oleh beberapa faktor mulai dari fungsi, arah putar hingga susunannya yang disesuaikan dengan kebutuhan. 

Sebagai distributor jual wire rope, kami juga menjual wire rope dengan berbagai ukuran konstruksi dan merk. Berdasarkan finishingnya wire rope dibagi dalam dua yakni galvanized and ungalvanized. Sementara untuk pilihan merknya, kami menjual wire rope dari berbagai merak diantaranya Kiswire, Manho, Usha Martin, RRT, dan DSR. 

Harga Wire Rope

Untuk harga wire rope sangat bervariasi, tergantung pada ukuran, konstruksi, merk dan tipe. Namun merk bukanlah menjadi suatu tolak ukur kualitas dari wire rope tersebut. Merk wire rope yang kami jual telah memiliki sertifikat. Dimana sertifikat tersebut dapat menyakinkan kita tentang keaslian dan mutu dari wire rope tersebut.  Maka dari itu dalam membeli wire rope haruslah di distributor terpercaya. PT Velasco Indonesia Persada merupakan Distributor Jual Wire Rope dengan Harga Terbaik dan terpercaya. Segera hubungi marketing kami, dan dapatkan penawaran dan pelayan terbaik dari kami. 

Baca Juga : Tips Memilih Wire Rope

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier wire rope di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke  [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Wire rope sling merupakan salah satu jenis alat rigging yang sering digunakan untuk aktivitas lifting, towing atau lashing. Wire rope terbuat dari sejumlah untaian kawat baja yang dirangkai menjadi satu. Sebagai alat rigging wire rope memerlukan beberapa aksesoris wire rope supaya dapat berfungsi dengan maksimal untuk mengangkat beban Mengenal Aksesoris Wire Rope Serta Fungsinya

Sebelum digunakan,wire rope sling perlu dilakukan proses terminasi atau pembuatan mata wire rope supaya dapat digunakan untuk kebutuhan mengangkat, mengikat serta menarik beban dengan bobot yang berat. Nah, dalam proses terminasi atau pembuatan mata wire rope ini memerlukan sejumlah aksesoris wire rope. 

Aksesoris Wire Rope 

Ada beberapa jenis aksesoris wire rope yang sering digunakan untuk membentuk mata wire rope, diantaranya adalah: 

  • Socket Wire rope 

Socket Wire rope 

Socket wire rope merupakan salah satu alat rigging yang umumnya dipasang secara permanen di ujung wire rope, untuk mempermudah proses anchoring. Socket wire rope ini dibagi dalam beberapa jenis yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan.Jenis socket wire rope yang paling umum digunakan yakni Spelter Socket dan Swage Socket. Kedua jenis socket ini dibagi lagi dalam dua tipe yakni  type Open dan Closed. 

  • Thimble Wire Rope

Thimble Wire Rope

Thimble merupakan alat rigging yang berfungsi sebagai pelindung mata wire rope. Saat proses terminasi atau pembentukan mata wire rope, wire rope akan ditekuk dan dipasangi oleh thimble di bagian dalamnya. Thimble ini digunakan untuk melindungi wire rope dari gesekan serta untuk menahan beban.  Jika tidak ada thimble, bagian mata sling akan mudah aus dan putus karena terkikis selama proses rigging. Hal ini tentunya akan membuat beban terjatuh dan berbahaya bagi pekerja dan orang sekitar. 

  • Wire Clip wire clip

Wire clip atau yang sering disebut juga dengan kuku macan merupakan salah satu aksesoris wire rope yang berfungsi sebagai penjepit untuk membuat mata wire rope.Seperti yang disebutkan sebelumnya, dalam membentuk mata,  wire rope akan ditekuk hingga berbentuk U dengan menggunakan trimble, lalu kedua wire rope sling akan di jepit menggunakan wire clip supaya mata wire rope tidak lepas. Umumnya dalam satu rangkaian wire rope sling menggunakan tiga buah wire clip supaya lebih kuat saat proses rigging.

  • Ferrule Wire Rope Ferrule Wire Rope 

Ferrule merupakan aksesoris wire rope yang memiliki fungsi yang mirip dengan wire clip yakni untuk mengunci atau menggabungkan wire rope. Bedanya ferrule memiliki bentuk seperti cincin sempit yang umumnya terbuat dari aluminium.  

Mengenal Aksesoris Wire Rope Serta Fungsinya Demikian beberapa aksesoris yang dibutuhkan untuk membuat mata wire rope. Pastikan Anda membeli Aksesoris Wire Rope Sling di distributor yang terpercaya untuk memastikan Anda mendapatkan barang yang asli, berkualitas tinggi, dan tentunya bersertifikat resmi sehingga produk dapat digunakan dengan aman di lapangan. PT Velasco Indonesia Persada merupakan distributor yang menjual berbagai jenis aksesoris wire rope berkualitas dengan harga terbaik. Jika Anda membutuhkan aksesoris wire rope, Anda dapat menghubungi kami. Kami akan memberikan pelayan serta penawaran terbaik untuk Anda. 

Baca Juga : Jual Wire Rope Tali Kawat Berkualitas Harga Terbaik

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Alat Rigging di jakarta dan juga menjual  Clevis Grab Hook, Eye Bolt, Spelter Socket, Swivel Shur Loc Hook, Eye Hook ,Hammerlock, Ratchet Load Binder, Master Link Assembly, Shackle, Thimble Heavy Duty, Turnbuckle, Swivel, Wire Clip, Rachet, Webbing Sling, Lever Block, Chain Block dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Wire rope  atau kawat seling merupakan alat rigging yang umum digunakan dalam berbagai bidang industri mulai dari konstruksi, kargo hingga perkapalan. Wire rope memiliki peran penting karena dengan wire rope proses mengangkat beban dengan bobot yang berat dapat berjalan dengan lancar. Tips Memilih Wire Rope

Melihat fungsinya yang sangat penting ini, maka untuk memilih wire rope tidak boleh sembarang. Dipasarkan banyak distributor yang menjual berbagai jenis wire rope dengan harga yang kompetitif. Namun agar Anda tidak salah memilih, PT. Velasco Indonesia Persada memberikan tips memilih wire rope berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Hal -Hal yang Perlu Diperhatikan dalam memilih Wire Rope 

Sebelum Anda membeli wire rope, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, diantaranya: 

  • Konstruksi Wire Rope 

Wire rope terbuat dari beberapa strand yang dipiling sehingga berbentuk strand. Nah beberapa strand ini akan dipilin lagi mengelilingi core sehingga membentuk sebuah wire rope. Sebuah  konstruksi wire rope ditentukan oleh banyaknya jumlah strand dan wire dalam satu wire rope. 

Semakin banyaknya wire dalam strand maka membuat ukuran wire rope lebih kecil dan lebih fleksibel. Begitupun sebaliknya, jika semakin sedikit jumlah wire dalam strand maka ukuran wire rope lebih besar dan lebih kaku. PT Velasco menjual wire rope dengan pilihan konstruksi 6X19, 6X36, 19X7, 35X7, 8X19. 

  • Core / inti wire rope 

Selain konstruksi, hal yang harus diperhatikan lainnya yakni core atau inti wire rope. Ada tiga jenis core yang sering digunakan: 

  • Fiber Core (FC) – tali plastic.
  • Hemp Core (HC) – tali manila.
  • Wire Core (IWRC) – kawat baja.

Dimana untuk jenis  FC dan HC memiliki karakteristik lebih fleksibel dan tahan terhadap karat. Sedangkan untuk jenis IWRC lebih kaku, namun memiliki nilai breaking load yang lebih besar. 

  • Ukuran 

Ukuran wire rope sangat bervariasi, yang ditentukan dengan mm atau inci. Ukuran wire rope ditentukan oleh sheave yang dilalui wire rope dan beban yang akan diangkat oleh wire rope. 

  • Arah Putaran 

Maksud dari arah putaran ini adalah arah putaran dari strand dalam sebuah konstruksi wire rope. Arah putaran wire rope dibagi menjadi dua jenis yakni arah putaran kiri dan arah putaran kanan. 

  • Finishing 

Berdasarkan finishingnya, ada dua pilihan finishing wire rope yakni non galvanis dan galvanis. Dimana wire rope dengan finishing galvanis lebih tahan terhadap karat dibanding dengan non galvanis. 

Tips Memilih Wire Rope Berkualitas

Setelah mengetahui beberapa hal yang perlu diperhatikan, sekarang adalah beberapa tips untuk memilih wire rope berkualitas: 

  • Patikan Ada memilih wire sesuai dengan spesifikasi kebutuhan Anda. Mulai dari panjang hingga dimensi wire rope, pastikan panjang dan dimensi wire rope sudah sesuai dengan butuhkan Anda. 
  • Pilihlah wire rope dengan karakteristik yang Anda butuhkan. Ada wire rope dengan karakter kaku ada juga wire rope yang lebih lentur (fleksibel). Umumnya karakteristik wire rope ini ditentukan oleh konstruksi wire rope. 
  • Periksa ID yang tertera pada wire rope, pastikan jika wire rope yang Anda pilih asli dan berkualitas. 

Demikian beberapa poin Tips Memilih Wire Rope yang dapat menjadi pertimbangan Anda dalam memilih wire rope yang berkualitas. Pastikan Anda memilih wire rope sesuai dengan kebutuhan Anda. Bagi Anda yang membutuhkan wire rope atau ingin mengetahui seputar harga wire rope, Anda dapat menghubungi marketing kami di whatsapp atau email yang tersedia. 

Baca Juga : Jual Wire Rope Tali Kawat Berkualitas Harga Terbaik

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier wire rope di jakarta dan juga menjual  Rantai Stainless Steel, Rantai Galvanis, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke  [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.