Dalam dunia industri, khususnya di bidang yang berkaitan dengan pengangkatan dan pengangkutan beban berat seperti perkapalan, konstruksi, dan pertambangan, peralatan penghubung yang kuat dan andal adalah hal yang sangat diperlukan. Salah satu komponen penting yang sering digunakan adalah connecting link, yang juga dikenal sebagai hammerlock. Connecting link merupakan alat yang esensial dalam berbagai aplikasi rigging, terutama untuk menghubungkan rantai dengan alat pengangkat atau pengait lainnya. Artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai connecting link atau hammerlock dan penggunaannya dalam berbagai industri. 

Connecting link atau hammerlock adalah alat rigging yang digunakan untuk menghubungkan berbagai rantai, sling atau webbing sling dengan alat rigging lainnya. Connecting link biasanya terbuat dari baja berkekuatan tinggi yang tahan terhadap beban berat dan tekanan ekstrim, sehingga cocok untuk digunakan dalam lingkungan industri yang keras.

Connecting link

Connecting link ini terdiri dari dua bagian, yaitu bagian atas dan bagian bawah, yang dihubungkan oleh pin pengunci di bagian tengah. Saat pin pengunci dilepas, kedua bagian connecting link akan terpisah. Bagian atas connecting link dapat dikaitkan pada rantai, sedangkan bagian bawahnya dapat dikaitkan dengan alat rigging seperti hook, shackle, atau masterlink. Setelah kedua bagian tersebut disambungkan kembali, pin pengunci dipasang untuk mengamankan sambungan. Dengan demikian, rantai dan alat rigging lainnya akan menjadi satu kesatuan yang kuat dan siap digunakan untuk mengangkat beban.

Connecting link juga sering digunakan dalam aplikasi di mana diperlukan penggantian komponen secara cepat, karena pemasangannya yang relatif mudah dan tidak memerlukan alat khusus. Dengan menggunakan hammerlock, berbagai komponen seperti rantai dan sling dapat digabungkan dengan cepat, menjadikannya solusi yang efisien untuk berbagai keperluan rigging.

Baca Juga : Panduan Memilih Alat Rigging yang Tepat

Keunggulan Connecting Link atau Hammerlock

Connecting link atau hammerlock memiliki beberapa keunggulan yang menjadikannya pilihan utama dalam berbagai aplikasi rigging dan lifting. Berikut adalah beberapa keunggulan utama dari connecting link:

  • Kekuatan Tarik yang Tinggi Connecting link terbuat dari baja paduan berkekuatan tinggi yang mampu menahan beban berat. Hal ini menjadikannya cocok untuk digunakan dalam operasi pengangkatan yang melibatkan beban besar dan tekanan tinggi.
  • Kemudahan Pemasangan dan Penggantian Salah satu keunggulan utama dari connecting link adalah kemudahan dalam pemasangannya. Connecting link dapat dipasang dan dilepas dengan mudah tanpa memerlukan alat khusus, sehingga memungkinkan penggantian komponen secara cepat. Hal ini sangat berguna dalam situasi di mana rigging perlu diubah atau disesuaikan.
  • Desain yang Aman dan Andal Connecting link didesain untuk memastikan keamanan dalam pengangkatan beban. Dengan menggunakan pin dan pengunci yang kuat, connecting link dapat mengunci komponen rigging secara aman dan mencegah beban terlepas selama operasi. Hal ini membuat hammerlock menjadi pilihan yang andal dalam aplikasi pengangkatan yang membutuhkan tingkat keamanan tinggi.
  • Tahan Terhadap Lingkungan Ekstrim Connecting link atau hammerlock biasanya dilapisi dengan bahan pelindung, seperti galvanis atau pelapisan anti-karat lainnya, yang membuatnya tahan terhadap lingkungan yang keras dan ekstrim, seperti kondisi cuaca buruk atau lingkungan dengan kelembaban tinggi. Hal ini memastikan bahwa connecting link dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama tanpa mengalami kerusakan.

Baca Juga : Cara Memasang Connecting Link yang Benar

Petunjuk Penggunaan Connecting Link 

Untuk menggunakan connecting link dengan baik dan benar, penting untuk memahami apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Dengan begitu, Anda dapat menghindari potensi bahaya yang disebabkan oleh penggunaan yang tidak tepat. Berikut adalah petunjuk penggunaan connecting link sesuai dengan standar internasional:

  • Ukuran yang Sama untuk Connecting Link dan Rantai: Pastikan bahwa connecting link dan rantai yang akan dihubungkan memiliki ukuran yang sama. Menggunakan connecting link yang ukurannya lebih kecil atau lebih besar dari rantai dapat menyebabkan sambungan tidak kuat dan berisiko mengalami kegagalan saat digunakan untuk mengangkat beban.
  • Jangan Menggunakan Connecting Link sebagai Pengganti Masterlink: Connecting link tidak boleh digunakan sebagai pengganti masterlink. Masterlink memiliki desain khusus yang dirancang untuk menahan beban dalam berbagai arah, sedangkan connecting link dirancang untuk menghubungkan komponen dalam satu arah tertentu. Menggunakan connecting link sebagai pengganti masterlink dapat meningkatkan risiko kegagalan sambungan.
  • Jangan Menggabungkan Beberapa Rantai dalam Satu Connecting Link: Hindari menggabungkan beberapa rantai ke dalam satu connecting link dan menghubungkannya dengan alat rigging lain, seperti hook atau shackle. Connecting link dirancang untuk menghubungkan satu rantai dengan satu komponen rigging lainnya. Menggabungkan beberapa rantai dalam satu connecting link dapat menyebabkan sambungan menjadi tidak stabil dan meningkatkan risiko kecelakaan.
  • Jangan Mengaitkan Hook pada Connecting Link untuk Posisi Choker:  Jangan menggunakan hook pada connecting link untuk membentuk posisi choker, terutama saat mengangkat pipa atau material panjang lainnya. Posisi choker dapat menyebabkan beban tidak terdistribusi secara merata, sehingga meningkatkan tekanan pada connecting link dan komponen rigging lainnya. Hal ini dapat menyebabkan kegagalan sambungan dan membahayakan keselamatan pekerja.

Aplikasi Connecting Link atau Hammerlock dalam Industri

Connecting link atau hammerlock dan penggunaannya dalam berbagai industri sangatlah penting. Dengan sejumlah keunggulan yang dimiliki membuat connecting link banyak digunakan dalam berbagai industri: Berikut adalah beberapa contoh aplikasi utama dari connecting link dalam berbagai industri:

  • Industri Konstruksi

Dalam industri konstruksi, connecting link digunakan untuk menghubungkan rantai dan sling dengan alat pengangkat, seperti crane atau hoist. Proses pengangkatan material konstruksi yang berat, seperti balok baja, beton, atau peralatan berat lainnya, memerlukan sambungan yang kuat dan aman. Connecting link memungkinkan operator crane untuk menyambungkan rantai atau sling dengan aman dan memastikan bahwa material yang diangkat tidak akan terlepas selama proses pengangkatan.

  • Industri Perkapalan dan Maritim

Di industri perkapalan dan maritim, connecting link sering digunakan dalam operasi penambatan dan pengikatan muatan di atas kapal. Dalam operasi penambatan, connecting link digunakan untuk menghubungkan tali tambat atau rantai dengan jangkar, memastikan kapal tetap pada posisinya meskipun terkena ombak atau angin kencang. Selain itu, connecting link juga digunakan untuk mengamankan kargo di atas kapal, memastikan bahwa muatan tidak bergeser atau jatuh selama pelayaran.

  • Industri Pertambangan

Dalam industri pertambangan, connecting link digunakan untuk menghubungkan rantai atau sling dengan alat berat, seperti excavator atau hoist, dalam operasi pengangkatan material tambang. Kondisi di tambang yang berat dan penuh dengan tantangan memerlukan peralatan yang dapat diandalkan dan tahan terhadap tekanan tinggi. Connecting link atau hammerlock memberikan kekuatan yang dibutuhkan untuk memastikan operasi pengangkatan di tambang dapat dilakukan dengan aman dan efisien.

  • Industri Minyak dan Gas

Dalam industri minyak dan gas, terutama di lepas pantai, connecting link digunakan untuk berbagai keperluan rigging dan pengangkatan. Anjungan pengeboran minyak memerlukan peralatan yang dapat bertahan dalam kondisi lingkungan yang keras dan korosif. Connecting link yang dilapisi anti-karat sangat ideal untuk digunakan dalam aplikasi ini, di mana kekuatan dan ketahanan terhadap korosi adalah hal yang sangat penting.

  • Industri Transportasi

Di industri transportasi, connecting link digunakan untuk mengamankan muatan selama proses pengangkutan. Muatan yang diangkut oleh truk atau kereta api harus diamankan dengan baik agar tidak bergeser atau jatuh selama perjalanan. Connecting link digunakan untuk menghubungkan rantai atau sling pengikat dengan muatan, memastikan bahwa muatan tetap aman selama proses pengiriman.

Baca Juga : Distributor Hammerlock Terpercaya

Jual Connecting link atau Hammerlock 

Itulah kelebihan connecting link atau hammerlock dan penggunaannya di berbagu industri. Dengan desain yang memungkinkan pemasangan dan penggantian komponen secara cepat, connecting link menjadi solusi yang efisien dalam berbagai situasi rigging. Connecting link tersedia dalam berbagai ukuran dan kapasitas, serta memiliki ketahanan terhadap lingkungan ekstrim, sehingga cocok digunakan dalam berbagai sektor industri seperti konstruksi, perkapalan, pertambangan, minyak dan gas, serta transportasi.

Sebagai distributor terpercaya, PT. Velasco Indonesia Persada menyediakan connecting link berkualitas tinggi dengan berbagai ukuran dan harga yang kompetitif. Untuk informasi lebih lanjut atau untuk melakukan pemesanan, Anda dapat mengunjungi situs kami di www.velascoindonesia.com atau menghubungi tim kami melalui kontak yang tersedia. Dengan PT. Velasco Indonesia Persada, Anda dapat merasa tenang bahwa kebutuhan connecting link Anda akan terpenuhi dengan kualitas terbaik.


Baca Juga : Distributor Alat Rigging untuk Kebutuhan Lifting Terlengkap

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier connecting link atau hammerlock Berkualitas di jakarta dan juga menjual  Clevis Grab Hook, Eye Bolt, Spelter Socket, Swivel Shur Loc Hook, Eye Hook ,Hammerlock, Ratchet Load Binder, Master Link Assembly, Shackle, Thimble Heavy Duty, Turnbuckle, Swivel, Wire Clip, Rachet, Webbing Sling, Lever Block, Chain Block dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Selain itu, kami juga melayani open reseller.  Silahkan Hubungi (021) 690 5530 atau [email protected]. Sosmed kami Instagram dan Facebook Atau lihat produk kami lainnya di sini

Alat angkat dan angkut merupakan peralatan vital di berbagai industri, dari konstruksi hingga manufaktur dan logistik. Alat ini memungkinkan pengangkatan, pemindahan, dan pengangkutan barang atau bahan secara efisien. Namun, penggunaan alat ini juga memerlukan perhatian terhadap keselamatan dan pemilihan kelengkapan yang tepat. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa jenis kelengkapan yang umum digunakan pada alat angkat dan angkut untuk memastikan operasi yang aman dan efisien.


Alat angkat dan angkut adalah peralatan yang dirancang untuk mengangkat, memindahkan, dan mengangkut barang atau bahan dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Alat digunakan dalam berbagai industri, seperti konstruksi, manufaktur, pertambangan, dan logistik, untuk menangani berbagai jenis beban, mulai dari beban ringan hingga berat.

Ada banyak jenis alat angkat dan angkut seperti crane, forklift dan lainya. Namun alat-alat angkut ini tidak dapat beroperasi sendir. Untuk menjalankan fungsinya alat-alat angkat dan angkut harus dilengkapi oleh sejumlah perlengkapan tambahan. Berikut ini beberapa jenis kelengkapan pada alat angkat dan angkut: 

  • Shackle

Shackle Omega  Jenis Kelengkapan pada Alat Angkat dan Angkut shackle Dee Jenis Kelengkapan pada Alat Angkat dan Angkut

Shackle adalah alat bantu yang berfungsi sebagai penyambung antara sling  dan objek yang akan diangkat. Lebih jelasnya, shackle adalah alat penyambung sling, baik chain, wire rope, maupun webbing, yang biasa digunakan untuk tujuan mengangkat, mengangkut, atau mengikat. Shackle terbuat dari baja dan memiliki desain unik berbentuk huruf U dan I di ujungnya untuk dikunci. Ada dua jenis shackle yang umum digunakan yakni omega dan Dee. 

  • Turnbuckle

Turnbuckle Jenis Kelengkapan pada Alat Angkat dan Angkut

Turnbuckle adalah alat rigging yang digunakan untuk mengatur ketengan atau menyesuaikan panjang dari wire rope, tali atau jenis alat sling lainnya. Biasanya terdiri dari dua ujung yang dapat diputar yang terhubung oleh sebuah sling. Alat ini umumnya digunakan pada wire rope jembatan jalan. 

  • Swivel

Swivel Jenis Kelengkapan pada Alat Angkat dan Angkut

Swivel adalah merupakan alat rigging yang fungsinya sebagai konektor yang menghubungkan sling dengan alat angkat lainnya. Berbeda dengan jenis alat rigging lainnya, swivel dapat berputar 360 derajat sehingga membuat ban yang diangkat menjadi seimbang dan mencegah siling terpelintir. Swivel sangat penting dalam operasi rigging karena mereka membantu mengurangi gaya gesekan atau torsi yang bisa terjadi saat beban diputar. Ini dapat menjaga keamanan operasi dan menghindari kerusakan pada beban atau peralatan rigging.

  • Eyebolt

eyebolt

Eye bolt adalah perangkat rigging yang dirancang dengan bentuk seperti mata kail (eye) di salah satu ujungnya dan baut di ujung satunya lagi. Perangkat ini digunakan untuk mengangkat dan menahan beban dengan cara memasangnya ke dalam struktur atau permukaan yang kuat, seperti dinding beton, balok baja, atau bahan konstruksi lainnya. Eye bolt sering digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti konstruksi, pengangkatan industri, dan pemasangan peralatan.

  • Master Link

master link

Master Link berfungsi sebagai penghubung atau konektor di antara bagian pengait atau hook pengangkat dan objek yang akan diangkat. Alat ini sering digunakan pada pengangkat bagian atas atau sebagai poros yang dapat dikaitkan pada banyak rantai atau kaki seperti rantai.

  • Hammerlock

Hammerlock

Hammerlock sering disebut juga dengan connecting link. Alat ini memiliki pin yang digunakan untuk mengikat dan mengamankan sambungan ke rantai atau masterlink. 

Itulah beberapa jenis kelengkapan pada alat angkat dan angkut. Setiap alat angkat dan angkut mungkin memiliki kelengkapan tambahan tergantung pada fungsinya dan lingkungan kerjanya. Penting untuk selalu memastikan bahwa semua kelengkapan tersebut berfungsi dengan baik dan digunakan sesuai prosedur keselamatan.

Jual Berbagai Kelengkapan Alat Angkat dan Angkut

PT. Velasco Indonesia merupakan distributor yang menjual berbagai jenis kelengkapan alat angkat dan angkut berkualitas. Kami pastikan alat angkut yang kami jual adalah asli, berkualitas dengan harga terbaik. Segera hubungi kami dan dapatkan penawaran menarik dari kami.

Baca Juga : Jual Berbagai Jenis Alat Rigging Berkualitas

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Alat Rigging di jakarta dan juga menjual  Clevis Grab Hook, Eye Bolt, Spelter Socket, Swivel Shur Loc Hook, Eye Hook ,Hammerlock, Ratchet Load Binder, Master Link Assembly, Shackle, Thimble Heavy Duty, Turnbuckle, Swivel, Wire Clip, Rachet, Webbing Sling, Lever Block, Chain Block dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Dalam proses lifting biasanya menggunakan rantai untuk menarik beban. Dalam konstruksi alat rigging tidak boleh terhubung langsung dengan mata rantai karena alat rigging umumnya memiliki bentuk yang lebih besar sehingga rantai beresiko putus. Karena itulah dalam konstruksi ini dibutuhkan alat rigging tambahan salah satunya adalah connecting link. lalu apa Fungsi dan Kegunaan Connecting Link Atau Hammerlock

Berikut penjelasannya!

Connecting link sering disebut juga dengan hammerlock. Seperti namanya, connecting link merupakan salah satu jenis alat rigging yang digunakan sebagai alat penghubung antara rantai dengan alat rigging lainnya seperti hook, shackle dan masterlink. Jadi bisa disimpulkan fungsi dan kegunaan utama connecting link adalah sebagai alat penghubung yang digunakan dalam proses pengangkatan beban berat. Dengan menggunakan connecting link, kita dapat memastikan bahwa semua komponen terhubung dengan baik dan tidak mudah terlepas.

Connecting link Fungsi dan Kegunaan Connecting Link Atau Hammerlock

Bentuk connecting link sendiri terdiri dari dua bagian yakni bagian atas dan bawah. Sedangkan bagian tengahnya terdapat pin yang berfungsi sebagai pengunci yang menyambungkan antara bagian atas dan bagian bawah connecting link. jadi saat bagian pin ini dibuka, maka bagian atas dan bawah connecting link akan terpisah. Untuk connecting bagian atas biasanya diikatkan ke rantai. Sedangkan bagian bawah bisa dikaitkan ke alat rigging lain seperti masterlink dan juga shackle. Untuk lebih jelas bisa liat gambar berikut: 

Fungsi dan Kegunaan Connecting Link Atau Hammerlock

Itulah Fungsi dan Kegunaan Connecting Link Atau Hammerlock Meskipun terlihat sederhana, penting untuk selalu memperhatikan keamanan saat menggunakan connecting link. Pastikan bahwa semua pengait dan pengunci pada connecting link terpasang dengan benar sebelum digunakan. Bagi Anda yang membutuhkan connecting link, Anda dapat menghubungi kami melalui whatsapp, email atau telepon. 

Baca Juga : Jual Master Link Assembly Berkualitas

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Hammerlock di jakarta dan juga menjual  Clevis Grab Hook, Eye Bolt, Spelter Socket, Swivel Shur Loc Hook, Eye Hook, Ratchet Load Binder, Master Link Assembly, Shackle, Thimble Heavy Duty, Turnbuckle, Swivel, Wire Clip, Rachet, Webbing Sling, Lever Block, Chain Block dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Pemindahan muatan menggunakan sling dan alat berat dikenal sebagai proses lifting. Dalam proses ini, alat rigging yang biasa digunakan adalah shackle dan hammerlock, yang biasanya digunakan untuk menghubungkan sling dengan alat berat, yang juga dikenal sebagai crane. Namun, ada beberapa perbedaan antara keduanya. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan perbedaan shackle dan hammerlock agar Anda tidak salah menggunakannya.

Sebelum membahas perbedaan shackle dan hammerlock, Kami akan membahas pengertian keduanya. Shackle adalah salah satu jenis alat rigging yang digunakan untuk menyambungkan sling dengan lat rigging lainnya seperti Hook, Master Link, chain block dan lain nya. Shackle atau yang sering disebut segel ini memiliki bentuk U dengan pengunci di ujungnya yang dapat dilepas. Berdasarkan bentuknya, shackle dibagi menjadi dua jenis shackle yakni shackle Dee dan shackle omega. 

Sedangkan hammerlock atau biasa disebut connecting link adalah alat yang digunakan untuk menyambung rantai dengan alat rigging lainnya, seperti: Hook, Shackle dan Master Link. Connecting link terdiri dari dua bagian, yaitu bagian atas dan bawah dimana bagian tengahnya berfungsi sebagai pengunci yang dapat dibuka.

Dilihat dari pengertiannya, baik shackle ataupun hammerlock memiliki fungsi yang sama yakni digunakan untuk menyambungkan. Shackle dan hammerlock juga memiliki pengunci yang dapat dibongkar pasang yang bertujuan agar dapat disambungkan dengan alat rigging lainnya. Lantas apa perbedaan keduannya? 

Perbedaan shackle dan hammerlock terletak pada jenis sling. Shackle dapat digunakan untuk menyambungkan berbagai macam jenis sling dengan alat rigging lainnya. Jenis sling yang dapat diaplikasikan dengan shackle mulai dari rantai, wire rope, webbing sling hingga tali sling.  Selain itu, masing-masing jenis link ini menggunakan jenis shackle yang beda. 

Sedangkan hammerlock hanya dapat digunakan bersamaan dengan rantai/ chain sling saja. Hal ini karena bentuk rantai yang pipih dan kecil dengan diameter yang tidak terlalu besar. Jadi membutuhkan jenis alat rigging lainnya yang memiliki ukuran yang lebih besar. 

Perbedaan shackle dan hammerlock selanjutnya ada pada bentuknya. Seperti yang dapat dilihat di gambar. Bagian atas shackle terdiri dari dua bentuk yakni dee dan omega yang disesuaikan dengan bentuk yang digunakan. Sedangkan bagian bawah shackle dikhususkan untuk dikaitkan dengan alat rigging saja. Jadi karena bentuk atas dan bawah shackle tidak sama jadi tidak dapat di bolak-balik. Sementara itu, pada hammerlock bagian atas dan bawahnya memiliki bentuk yang sama. Jadi lebih fleksibel dan lebih mudah digunakan untuk rantai. 

Itudia perbedaan antara shackle dan hammerlock yang perlu Anda ketahui. Dengan mengetahui perbedaan keduanya, sehingga Anda dapat memilih alat yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Selain itu, bagi Anda yang membutuhkan shackle ataupun hammerlock berkualitas, Anda dapat menghubungi kami di whatsapp atau email. PT. Velasco Indonesia merupakan distributor yang menjual berbagai jenis alat rigging berkualitas dengan harga yang terjangkau.

Baca Juga : Jual Hammerlock Berkualitas

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Alat Rigging di jakarta dan juga menjual  Clevis Grab Hook, Eye Bolt, Spelter Socket, Swivel Shur Loc Hook, Eye Hook ,Hammerlock, Ratchet Load Binder, Master Link Assembly, Shackle, Thimble Heavy Duty, Turnbuckle, Swivel, Wire Clip, Rachet, Webbing Sling, Lever Block, Chain Block dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.