Banyak kasus kebakaran baik di pemukiman warga atau gedung disebabkan oleh listrik. beberapa penyebab yang sering terjadi termasuk konsleting, arus pendek, dan kerusakan pada komponen yang mengandung arus listrik. Untuk memadamkan kebakaran yang disebabkan oleh listrik ini tidak boleh sembarangan. Mengingat ada unsur elektrikal yang harus di pertimbangkan suapaya kebakaran tidak membesar. Hanya ada beberapa jenis APAR saja yang cocok untuk memadamkan kebakaran akibat listrik. Lalu apa saja jenis APAR yang cocok atasi kebakaran listrik? Yuk kita bahas. 


Sebelum memadamkan kebakaran, Anda harus memahami klasifikasi kebakaran agar tidak salah dalam memilih jenis APAR. Kebakaran yang diakibatkan oleh listrik termasuk dalam kelas kebakaran C. Kebakaran kelas C bersumber dari tenaga listrik seperti kerusakan kabel, penggunaan peralatan listrik yang berlebihan sehingga menimbulkan korsleting listrik, dan lainnya. 

Pada dasarnya seluruh ruangan yang terdapat barang elektronik yang dialiri oleh listrik sangat berpotensi mengalami kebakaran. Listrik yang mengalir pada peralatan elektronik dapat menjadi sumber percikan api yang akan merambat ke material lainnya sehingga menyebabkan kebakaran. 

Seperti diketahui api dapat muncul berkat adanya 3 unsur utama yakni material yang mudah terbakar, oksigen dan bahan bakar. Untuk dapat memadamkan api harus ada salah satu dari unsur tersebut yang dihilangkan atau ditutup aksesnya. pada kasus kebakaran yang disebabkan oleh listrik, unsur yang menjadi bahan bakar api adalah aliran listrik. 

Untuk memadamkan kebakaran akibat listrik, disarankan untuk mematikan sumber listrik (mematikan sekring), lalu memadamkan api dengan APAR yang tepat. Seperti disebutkan kebakaran akibat listrik termasuk kebakaran kelas C yang harus dipadamkan dengan menggunakan media non-konduktif. jadi media seperti air dan busa tidak dapat digunakan untuk memadamkan kebakaran listrik karena bersifat konduktor (mengalirkan listrik) yang justru bisa membuat Anda tersengat listrik. 

Jenis APAR untuk Kebakaran Listrik 

Lalu jenis APAR yang cocok untuk atasi kebakaran listrik? Berikut ini beberapa rekomendasi jenis APAR untuk mengatasi kebakaran listrik: 

  1.  APAR CO2/Karbon Dioksida

APAR dengan media CO2 ini sangat populer digunakan untuk memadamkan api dari kelas kebakaran C yang disebabkan oleh masalah elektrikal. Karena sifatnya yang non-konduktor, APAR CO2 ini aman digunakan untuk memadamkan api yang disebabkan oleh masalah elektrikal. Selain itu, APAR ini adalah agen membersihkan yang tidak meninggalkan residu pada panel listrik.

  • APAR Dry Powder

APAR dengan media dry powder juga menjadi pilihan yang tepat untuk memadamkan kebakaran kelas C. Kandungan bahan kimia dalam APAR jenis ini adalah monoammonium phosphate, potassium bicarbonate, dan potassium chloride, dan bahan kimia ini bekerja dengan cara memisahkan oksigen dan bahan bakar listrik sehingga tidak dapat menimbulkan api. Selain digunakan untuk memadamkan kebakaran karena listrik, APAR dry powder juga dapat digunakan untuk memadamkan kebakaran di kelas A dan B. Tidak heran jika APAR dry powder disebut APAR serbaguna karena kemampuannya memadamkan api di hampir seluruh kelas kebakaran. 

Itulah jenis APAR yang cocok untuk mengatasi kebakaran listrik. Dengan memilih jenis APAR yang tetap maka proses pemadaman api dapat dilakukan dengan efektif dan cepat. Bagi Anda yang membutuhkan APAr berkualitas, Anda dapat mendapatkannya di PT. Velasco Indonesia Persada. Kami menjual berbagai jenis dan ukuran APAR yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, atau ingin bertanya-tanya terkait produk atau harga APAr, Anda dapat langsung menghubungi kami di email, telepon ataupun whatsapp. 

Baca Juga : Harga APAR Dan Jenis Serta Ukuran Terlengkap

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier APAR di jakarta dan juga menjual Heat Detector, Fireman Life Line, Fireman Axe, Fire Blanket, Fire Hose Coupling, Smoke Detector dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Fireman Rubber Boots alat rigging, alat lifting, tali mooring, tali tambang, Fireman Belt, Fireman Outfit, Fire Hydrant, Fire Hose, Fire Hose Box, Fire Hose Connector, EEBD, Fireman Helmet, Fire Hose Nozzle, GPS   dll. Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Velasco Jakarta – Penggunaan alat pemadam api ringan di lingkungan industri merupakan hal yang penting untuk menjaga keselamatan dan mencegah kerugian besar akibat kebakaran. Namun, dalam prakteknya, penggunaan alat pemadam api ringan sering kali dihadapkan pada beberapa Tantangan Penggunaan APAR di Lingkungan Industri

Berikut adalah beberapa tantangan umum yang sering dihadapi serta solusi untuk mengatasinya:

  1. Tantangan Pemilihan Alat Pemadam Api yang Tepat

Salah satu tantangan utama dalam penggunaan alat pemadam api ringan adalah pemilihan jenis alat yang tepat untuk jenis kebakaran yang mungkin terjadi. Terdapat beberapa jenis alat pemadam api ringan, seperti tabung pemadam, selimut pemadam, dan alat pemadam api portabel lainnya. Penting untuk memilih alat yang sesuai dengan risiko kebakaran yang ada di lingkungan industri tersebut.

Solusi: Lakukan evaluasi risiko kebakaran secara menyeluruh untuk menentukan jenis kebakaran yang paling mungkin terjadi di lingkungan industri Anda. Setelah itu, pilihlah alat pemadam api ringan yang sesuai dengan risiko tersebut. Pastikan juga alat pemadam api tersebut memiliki sertifikasi dan dilengkapi dengan instruksi penggunaan yang jelas.

  1. Tantangan Pelatihan dan Kesadaran Pengguna

Penggunaan alat pemadam api ringan memerlukan pelatihan dan kesadaran yang baik dari seluruh penghuni atau karyawan di lingkungan industri. Tantangan muncul ketika tidak semua orang paham cara menggunakan alat pemadam api dengan benar atau tidak menyadari pentingnya reaksi cepat dalam situasi kebakaran.

Solusi: Adakan pelatihan berkala tentang penggunaan alat pemadam api ringan kepada seluruh karyawan. Lakukan sosialisasi secara berkala mengenai tata cara penggunaan alat pemadam api dan tindakan darurat lainnya dalam situasi kebakaran. Pastikan setiap orang memahami pentingnya reaksi cepat dan bagaimana cara menghadapi berbagai jenis kebakaran.

  1. Tantangan Pemeliharaan dan Penggantian Alat

Alat pemadam api ringan memerlukan pemeliharaan rutin agar tetap dalam kondisi baik dan siap pakai saat dibutuhkan. Tantangan muncul ketika pemeliharaan alat pemadam api dilupakan atau tidak dilakukan secara teratur. Selain itu, alat pemadam api juga memiliki batas umur dan perlu diganti secara berkala.

Solusi: Buatlah jadwal pemeliharaan rutin untuk setiap alat pemadam api ringan yang ada di lingkungan industri. Pastikan dilakukan pemeriksaan secara berkala terhadap keadaan alat pemadam api dan segera ganti jika ditemukan ada kerusakan atau batas umur sudah tercapai. Libatkan petugas keamanan atau tim khusus dalam melakukan pemeliharaan dan penggantian alat pemadam api.

  1. Tantangan Penempatan Alat Pemadam Api

Penempatan alat pemadam api ringan yang strategis sangat penting agar mudah diakses saat terjadi kebakaran. Tantangan muncul ketika alat pemadam api tidak diletakkan di lokasi yang mudah dijangkau atau terlindungi dari kerusakan atau manipulasi.

Solusi: Evaluasi kembali penempatan alat pemadam api di seluruh area lingkungan industri. Pastikan setiap area memiliki akses yang mudah terhadap alat pemadam api, seperti tabung pemadam yang dipasang di dinding dengan tanda yang jelas atau selimut pemadam yang ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau. Selain itu, pastikan alat pemadam api dilindungi dari kerusakan fisik atau manipulasi yang dapat mengurangi efektivitasnya.

  1. Tantangan Perubahan Lingkungan dan Teknologi

Lingkungan industri dan teknologi terus berkembang, sehingga dapat muncul tantangan baru dalam penggunaan alat pemadam api ringan. Misalnya, penggunaan bahan kimia baru atau perubahan dalam sistem produksi dapat mempengaruhi risiko kebakaran dan memerlukan penyesuaian dalam penggunaan alat pemadam api.

Solusi: Lakukan evaluasi secara berkala terhadap lingkungan industri dan teknologi yang digunakan. Pastikan alat pemadam api yang digunakan tetap relevan dan efektif dalam menghadapi risiko kebakaran yang baru muncul. Selalu terbuka terhadap inovasi dan perkembangan teknologi dalam penggunaan alat pemadam api ringan.

Tantangan Penggunaan APAR di Lingkungan Industri Dengan mengatasi berbagai tantangan tersebut, penggunaan alat pemadam api ringan di lingkungan industri dapat menjadi lebih efektif dalam mencegah dan mengatasi kebakaran. Penting untuk selalu memperhatikan aspek pelatihan, pemeliharaan, dan penyesuaian dengan perkembangan lingkungan dan teknologi agar keselamatan dan keamanan di tempat kerja dapat terjamin.

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor APAR dan Supplier APAR di jakarta dan juga menjual Heat Detector, Fireman Life Line, Fireman Axe, Smoke Detector, Fire Blanket, Fire Hose Coupling, dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Fireman Rubber Boots alat rigging, alat lifting, tali mooring, tali tambang, Fireman Belt, Fireman Outfit, Fire Hydrant, Fire Hose, Fire Hose Box, Fire Hose Connector, EEBD, Fireman Helmet, Fire Hose Nozzle, GPS   dll. Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Kami juga ( Open Reseller ) Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Peristiwa kebakaran masih kerap kali terjadi, mulai dari pemukiman penduduk, gedung, sekolah hingga kapal. Selain itu, kebakaran juga dapat terjadi kapan saja yang mengakibatkan kerugian mulai dari material maupun jiwa. Untuk itu perlu penangan yang tepat dalam mengatasi kebakaran, salah satunya dengan memilih jenis bahan pemadaman api yang tepat.

Seperti yang kita ketahui, umumnya orang memadamkan api dengan air. Namun nyatanya tak semua jenis kebakaran dapat dipadamkan dengan air.

Ada beberapa jenis bahan pemadaman api yang umumnya digunakan. Berikut penjelasanya:

  • Air

Air merupakan bahan terbaik untuk memadamkan api di banding dengan bahan lainnya. Selain mampu menyerap panas, air juga relatif lebih murah karena mudah ditemukan dibanding bahan lainnya. 

Cara memadamkan api dengan air ini umumnya menggunakan selang pemadam yang dilengkapi dengan nozzle. Ada dua jenis nozzle yakni nozzle jet dan nozzle spray. Dimana untuk nozzle jet ini mengeluarkan air dengan pancaran yang lurus (solid stream). Nozzle ini dapat digunakan untuk memadamkan api dengan posisi lurus langsung ke sumber api. Sementara nozzle spray memiliki pancaran air melebar seperti membentuk perisai air yang dapat membuat api tidak menjalar lebih luas sekaligus sebagai pelindung petugas. 

  • Busa (Foam)

Busa menjadi bahan pemadaman api yang cocok digunakan untuk untuk kelas kebakaran B atau yang disebabkan oleh minyak, bensin atau lainnya. Bahan busah ini berbasis air yang mengandung sejumlah bahan kimia seperti  Bicarbonate dengan Alumunium Sulfat. Dimana campuran bahan kimia tersebut nantinya akan menghasilkan busa dengan volume yang dapat mencapai sepuluh kali dari volume campuran tersebut. Busa akan bekerja dengan sistem isolasi. Dimana sumber api akan diselimuti dengan busa sehingga tidak mendapatkan pasokan oksigen yang dapat memicu sumber api. 

  • CO2

CO2 atau karbondioksida merupakan bahan pemadaman api yang cocok digunakan untuk memadamkan api di kelas B (sebabkan oleh minyak, dll) dan C (disebabkan listrik). Bahan ini bekerja dengan cara mengisolasi oksigen. Hal ini karena C02 memiliki massa yang lebih berat dari oksigen. Selain itu, CO2 juga memiliki suhu yang lebih dingin dibanding oksigen sehingga membuat pemadaman api lebih mudah. Namun ada hal yang perlu Anda perhatikan ketika menggunakan CO2 yakni sirkulasi udara di lokasi kebakaran. Pastikan ada ruangan yang cukup luas agar tidak mengganggu pernapasan. 

  • Powder (Dry Chemical)

Bahan pemadam api powder ini terbentuk dari bahan kimia yang berbentuk serbuk kering, umumnya menggunakan campuran ammonium sulfate dan Monoammonium. Bahan ini bekerja dengan cara menyelimuti bahan yang terbakar sehingga oksigen yang menyebabkan kebakaran akan terpisah dari sumber api. Bahan pemadam api powder ini sering disebut bahan pemadam api serbaguna sebab dapat digunakan untuk memadamkan api di hampir seluruh kelas kebakaran yakni A, B dan C. Sayangnya bahan ini menghasilkan residu atau bekas. Jadi saat tidak disarankan digunakan untuk memadamkan api di area industri karena dapat merusak peralatan. 

  1. Gas Halon 

Gas Halon merupakan bahan pemadaman api yang terbentuk dari beberapa unsur kimia seperti Carbon, Fluorine, Clorine, Bromide, dan Iodine. Sama seperti bahan powder dan CO2, gas Halon juga bekerja dengan cara isolasi. Gas Halon umumnya berbentuk cairan dan disimpan di dalam tabung portable atau semi portable. Bahan ini biasanya digunakan untuk memadamkan api di sistem otomatis pada instalasi tetap seperti pada peralatan mesin dan listrik. 

Demikian penjelasan mengenai jenis bahan pemadaman api untuk kebakaran. Apabila Anda membutuhkan alat pemadaman kebakaran seperti APAR, nozzle, fire hose dan lainnya, Adan dapat menghubungi kami melalui whatsapp dan email. 

Baca Juga : Harga APAR Dan Jenis Serta Ukuran Terlengkap

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Alat Pemadam Kebakaran di jakarta dan juga menjual Heat Detector, Fireman Life Line, Fireman Axe, APAR, Fire Blanket, Fire Hose Coupling, Smoke Detector dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Fireman Rubber Boots alat rigging, alat lifting, tali mooring, tali tambang, Fireman Belt, Fireman Outfit, Fire Hydrant, Fire Hose, Fire Hose Box, Fire Hose Connector, EEBD, Fireman Helmet, Fire Hose Nozzle, GPS   dll. Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.

Alat Pemadam Api Ringan (APAR) merupakan alat pemadam kebakaran yang paling sering  digunakan. APAR bisa ditemui di di berbagai fasilitas seperti rumah, gedung, sekolah hingga fasilitas publik lainnya. Ada beberapa jenis apar yang dibedakan berdasarkan media yang digunakan, salah satunya adalah APAR powder. Ketahui Fungsi dan Cara Menggunakan APAR Powder

APAR powder adalah salah satu jenis APAR yang menggunakan media dry chemical powder untuk memadamkan api. Di dalam tabung APAR powder terdiri dari tekanan dan media pemadam. Dimana APAR powder menggunakan sistem tekanan stored pressure sedangkan untuk medianya merupakan kombinasi dari mono-amonium dan ammonium sulphate.

APAR powder berfungsi untuk memadamkan api untuk kelas kebakaran A, B, dan C. Karena APAR powder ini dapat mengatasi kebakaran hampir di berbagai kelas kebakaran maka tidak heran jika jenis APAR sering disebut dengan APAR multifungsi. Dimana kelas kebakaran A meliputi kebakaran yang diakibatkan oleh benda kering seperti kertas, kayu dan lainnya. Kelas kebakaran B disebabkan benda cair seperti bensin, oli dan lainnya.Hingga kelas C yang diakibatkan oleh masalah kelistrikan. 

Dalam memadamkan api, APAR powder ini bekerja dengan dua cara yakni : 

  • Smothering : mengisolasi atau menyelimuti api agar tidak mendapat pasokan oksigen yang menjadi user pembentukan api. 
  • Starvation: memisahkan dan mengurangi unsur lain yang menjadi bahan kabar pembentukan api.  

Dengan memiliki cara kerja yang ganda ni, memungkinkan APAR powder mampu memadamkan api secara cepat dan efisien. Dengan begitu kebakaran dapat dicegah secara cepat sehingga dapat meminimalisir resiko atau kerugian yang lebih besar. 

Cara Menggunakan APAR Powder

Cara menggunakan APAR Powder terbilang cukup mudah. Sama seperti APAR jenis lainnya, cara menggunakan APAR powder juga menggunakan teknik P.A.S.S. (Pull, Aim, Squeeze, Sweep). 

  • Pull : Cara pertama yakni dengan pull atau menarik safety pin atau pin pengaman yang terletak di bagian tuas APAR.
  • Aim : Setelah pin pengaman ditarik lalu pegang ujung selang dan arahkan nozzle ke titik api. Pastikan Anda memegang nozzle dengan kuat supaya media yang keluar dari APAR dapat terkendali. 
  • Squeeze: Setelah nozzle diarahkan ke titik api dan dipegang dengan kuat, lalu langkah selanjutnya adalah menekan tuas APAR secara maksimal hingga media yang ada di dalam APAR habis. 
  • Sweep: Cara menggunakan selanjutnya adalah sapukan atau arahkan media pemadam yang keluar dari nozzle secara merata ke titik ap. 

Demikian Ketahui Fungsi dan Cara Menggunakan APAR Powder. Meski cara penggunaanya cukup mudah, namun Anda perlu memperhatikan beberapa hal lain seperti arah angin. Jangan menyemprotkan APAR powder berlawanan dengan arah angin. Sebab hal ini akan membuat api justru akan mengarah ke tubuh dan dapat membahayakan bagi keselamatan Anda. 

Selain itu dalam memilih APAR powder juga harus bersertifikat atau telah direkomendasikan oleh damkar sehingga kualitasnya dapat terjamin dan aman digunakan. Jika Anda membutuhkan APAR powder berkualitas Anda menghubungi marketing kami.  PT Velasco Indonesia Persada menjual APAR powder dan peralatan pemadam kebakaran lainnya dengan kualitas terbaik dan harga kompetitif. 

Baca Juga : Perbedaan APAR foam dan Powder

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier APAR di jakarta dan juga menjual Heat Detector, Fireman Life Line, Fireman Axe, Fire Blanket, Fire Hose Coupling, Smoke Detector dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Fireman Rubber Boots alat rigging, alat lifting, tali mooring, tali tambang, Fireman Belt, Fireman Outfit, Fire Hydrant, Fire Hose, Fire Hose Box, Fire Hose Connector, EEBD, Fireman Helmet, Fire Hose Nozzle, GPS   dll. Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected]

Mungkin Anda sudah akrab dengan alat satuni ini. Hook merupakan salah satu alat yang sering digunakan dalam aktifitas lifting dan rigging. Dengan menggunakan hook proses pengangkatan dan penarikan benda dalam bobot yang berat dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Maka tak heran jika hook sering digunakan dalam berbagai industri seperti manufaktur, minyak dan gas, hingga konstruksi. PT Velasco Indonesia Persada Jual Berbagai Jenis Hook dengan Harga Terbaik

Hook atau yang sering disebut juga dengan ganco merupakan salah satu alat bantu untuk mengangkat beban dengan cara mengangkat beban tersebut ke hook rantai. Hook memiliki bentuk seperti tanda tanya terbalik dan umumnya alat ini diaplikasikan ke  gantry crane, dan beberapa jenis alat pengangkat lainnya.

Jenis hook terbagi dari berbagai macam bentuk dan materialnya yang disesuaikan dengan kebutuhan. Selain itu hook juga biasanya dilengkapi dengan kait yang berfungsi sebagai pengunci supaya benda yang diangkat tidak mudah jatuh atau terlepas. Hook juga tersedia dalam berbagai ukuran dan kapasitas mulai dari 1 ton, 3,2 ton, 2 ton, 8 ton, 5,3 ton, 21,2 ton, 31,5 ton, 15 ton, dan 12,5 ton. Selain itu, hook juga terbuat dari berbagai material mulai dari baja besi dan stainles steel. 

Tak hanya dari materi saja hook juga dibagi berdasarkan bentuk kepalanya yakni : 

1.Clevis Hook

Clevis Hook merupakan hook umumnya  hanya digunakan untuk rantai saja, jadi tidak dapat digunakan untuk kawat sling. Bagian pangkal hook jenis ini memiliki bentuk huruf U, yang membantu memperkuat tarikan saat diberikan beban. Hook jenis ini dianggap lebih fleksibel karena dapat dipasangkan langsung ke mata rantai tanpa harus dipasangkan dengan hammerlock atau pengikat tambahan.

2. Eye Hook

Eye hook memiliki bentuk bulat dengan celah di tengahnya. Jenis ihook ini biasanya digunakan untuk chain sling maupun wire rope sling. Namun jika hook ini ingin disambungkan ke rantai atau chain sling, hook ini akan membutuhkan connecting link / hammerlock. Eye hook memiliki keunggulan dalam segi fleksibilitas pergerakan yang tinggi. Sementara itu, eye hook memiliki kekurangan yakni sifatnya yang permanen. Jadi jika terdapat kerusakan pada bagian eye atau mata, maka seluruh bagian harus diganti.

3.Swivel Hook

Swivel Hook biasanya digunakan sebagai alat angkat di industri pelayaran karena memiliki penyambung dengan poros yang memungkinkan mereka berputar saat mengangkat barang. 

Harga Jual Berbagai Jenis Hook 

Harga hook sangat bervariasi tergantung pada jenis dan ukurannya. Seperti yang telah disebutkan diatas jika hook memiliki berbagai ukuran dan jenis yang dibedakan mulai dari material hingga bentuk matanya. PT Velasco Indonesia Persada jual berbagai jenis hook dengan harga terbaik di Jakarta. 

VELASCO INDONESIA PERSADA adalah distributor dan Supplier Hook di jakarta dan juga menjual  Clevis Grab Hook, Eye Bolt, Spelter Socket, Swivel Shur Loc Hook, Eye Hook ,Hammerlock, Ratchet Load Binder, Master Link Assembly, Shackle, Thimble Heavy Duty, Turnbuckle, Swivel, Wire Clip, Rachet, Webbing Sling, Lever Block, Chain Block dll, dengan pelayanan terbaik di Jakarta. Kami juga menjual alat kapal, Lihat produk kami lainnya di sini. Rantai, rigging, wire rope, alat keselamatan kapal, peralatan safety, chemical product Semua barang yang kami jual dilengkapi sertifikat dan berkualitas. Silahkan hubungi kami lewat Whatsapp (081290808833) atau 021 690 5530. Bisa juga melalui email ke [email protected] atau [email protected] Atau lihat produk kami lainnya di sini.